TRIBUNNEWSSULTRA.COM - YouTuber dan konten kreator, Farida Nurhan mengakui bahwa keputusannya untuk 'pamit' dari YouTube karena persoalan uang.
Ia menyebut bahwa pendapatannya tak seperti dulu lagi di platform yang telah membersarkan namanya itu.
Dulu, wanita yang akrab disapa Omay itu bisa mendapatkan hingga Rp400 juta, belakangan ini pendapatannya terjun bebas jadi cuma sekitar Rp18 juta per konten.
Kondisi ini menjadi alasan dirinya memilih untuk menjual akun YouTubenya saja.
Tak tanggung-tanggung, ia menjual akun yang memiliki subscriber 5,3 juta itu hingga Rp10 miliar.
Terpantau dari channel YouTube Farida Nurhan yang telah diverifikasi, ia masih mengupload konten mereview makanan walaupun tak sering.
Bahkan di tahun 2026 ini, dirinya baru mengunggah satu konten saja.
Baca juga: Cara Farida Nurhan Tetap Bertahan Jadi Konten Kreator, Meski Pensiun dari YouTube Gegara Cuan
Tentu saja, hal ini menandakan dirinya sudah enggan fokus di platform dengan logo berwarna merah.
Selain itu, dari jumlah penonton memang vierws dari pemilik jargon 'emplok-emplok' ini sudah tak seramai dulu yang bisa mencapai jutaan.
Sementara, pada tiga konten terakhirnya di YouTube, nampak jumlahnya tak begitu fignifikan.
Paling tinggi mencapai 140 ribu viewers. Dari jumlah penonton ini salah satunya bisa membuat Farida Nurhan mendapatkan penghasilan AdSense.
Namun karena hal tersebut makin anjlok jadi penyebab utama, Farida Nurhan meninggalkan YouTube.
Farida tak langsung semerta-merta memutuskan untuk hengkang.
Ia tentu saja butuh waktu yang lama untuk bisa memastikan keputusannya adalah hal tersebut.
Hal ini sampai memantik reaksi publik beragam.
Namun, Omay memastikan bahwa keputusannya sudah bulat.
"Keputusan yang tidak mudah, maju mundur sejak 18 bulan yang lalu," tulisnya di akun TikTok @farida.nurhan.
Ia lantas mengucapkan terima kasih dengan perjalanannya di YouTube memberikan pengalaman luar biasa.
"Terimakasih buat pengalaman dan pembelajaran tak terhingganya Youtube, terimakasih untuk pengalaman yang sometime di luar nalar juga, kamu juga membuat Omay menjadi Hamba Tuhan yang jauh lebih baik lagi dari sebelumnya," imbuhnya.
Rupanya Farida Nurhan memilih menjual akun YouTube agar dirinya lebih fokus pada TikTok. Namun ia juga tidak melupakan penggemar yang selalu setia menonton konten di YouTube miliknya.
"To be honest, selama ini Omay bertahan tetap ngonten sebagai ucapan terimakasihku kepadamu, but now i have to go…. TIKTOK LIVE MEMANGGILKU….
Aku doain semoga kamu bangun lagi, menunjukkan taring dan sayapmu, i wish you the best, semoga dengan kegiatan Omay yang terbaru di TIKTOK LIVE juga diberikan kemudahan dan kelancaran, menciptakan 3.700 video awur - awur emplok adalah goal dan rekor tersendiri buat Omay, aku bangga bergelar sebagai salah satu YOUTUBER INDONESIA," tulisnya.
Keterangan lebih lanjut mengenai alasan dirinya mantap meninggalkan YouTube sempat dibungkap saat Farida Nurhan hadir di podcast Deddy Corbuzier. Ia menyebut penurunan pendapatan menjadi alasan utama.
"View menurun, penghasilan juga menurun," ujarnya, dikutip dari Tribunnews.
Selain itu, Omay juga menyinggung soal tingginya biaya produksi konten yang tak sebanding dengan hasilnya. Atas pertimbangan-pertimbangan itu membuat dirinya akhirnya memutuskan untuk berhenti membuat konten di YouTube.
"Enggak cukup untuk bayar kru," ucap Farida.
Kini konten kreator Farida Nurhan atau Omay mantap untuk pensiun dari YouTube yang telah membesarkan namanya. Terungkap alasan ia memilih menjual akun seharga Rp 10 miliar ialah karena penurunan pendapatan serta modal produksi yang tak sebanding dengan hasilnya.
Namun Farida Nurhan akan tetap menjadi seorang konten kreator. Ia mengaku sudah menemukan sumber penghasilan lain dari Facebook dan TikTok.
"Orang sekarang lebih suka video pendek, enggak ribet," tandasnya.
Dikutip dari Kompas.com, nama Farida Nurhan atau yang akrab disapa Omay sudah tak asing bagi penikmat konten kuliner di Indonesia.
Dikenal dengan jargon ikonik "Awur-Awur Emplok", perjalanan karier Farida Nurhan bagaikan kisah inspiratif karena transformasinya dari seorang pekerja migran menjadi konten kreator papan atas.
Farida Nurhan lahir di Lumajang, Jawa Timur, pada 3 September 1982.
Kehidupan masa mudanya dilalui dengan tantangan ekonomi yang cukup berat.
Ia sempat menikah di usia remaja dan dikaruniai seorang putri tunggal bernama Permesta Dhyaz Ris Putri Wibowo yang lahir pada Maret 2000.
Namun, hubungan pernikahan tersebut tidak bertahan lama dan Farida harus berjuang sebagai ibu tunggal.
Demi memperbaiki kondisi finansial keluarga dan masa depan anaknya, Farida memutuskan untuk bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri pada tahun 2001.
Ia tercatat pernah bekerja di Singapura selama 11 bulan sebelum akhirnya pindah ke Hong Kong.
Setelah lebih dari lima tahun bekerja sebagai TKW, Farida pulang ke Indonesia pada tahun 2007.
Ia kemudian merintis karier di Jakarta sebagai broker properti selama kurang lebih 10 tahun.
Ketertarikan Farida pada dunia digital dimulai ketika ia membuat kanal YouTube pada tahun 2017.
Ulasannya yang jujur, gaya bicara yang apa adanya, serta kecintaannya pada masakan pedas dan kuliner nusantara dengan cepat menarik perhatian warganet.
Salah satu ciri khasnya adalah cara makan yang mencampurkan nasi dan lauk secara merata, yang kemudian melahirkan jargon "Awur-Awur Emplok".
Kesuksesannya di YouTube membuka peluang bagi Farida untuk merambah dunia wirausaha.
Ia mendirikan bisnis kuliner bernama "Ngemplok by Omay" yang berfokus pada penjualan makanan beku (frozen food) berdasarkan resep pribadinya.
Dedikasinya di dunia konten kreatif membuahkan hasil pada tahun 2021, di mana ia masuk dalam nominasi kategori Content Creator Kuliner Terfavorit dalam ajang Video Content Creator Awards 2021.
Hingga saat ini, Farida Nurhan terus aktif membagikan ulasan makanan di berbagai platform media sosial serta sering berkolaborasi dengan jajaran selebritas maupun pengusaha kuliner lainnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Desi Triana)(Grid.id)(Kompas.com)