TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM - Dalam rangka persiapan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Sumatera Selatan dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas), Pengurus Cabang Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Muara Enim akan menjaring atlet muda berbakat dan mengirimkan dua orang wasit ke tingkat Provinsi Sumatera Selatan untuk mengikuti pelatihan berlisensi nasional.
"Kita buktikan bahwasanya Domino benar-benar naik kelas. Awalnya hanya sekedar permainan hiburan, sekarang menjadi salah satu Cabor (Cabang Olahraga) yang banyak diminati oleh masyarakat. Mulai dari kalangan bawah sampai atas, semua berpeluang menjadi atlet domino profesional," ujar Ketua ORADO Muara Enim, Drs. Rahmad Noviar, didampingi Sekretaris Tamiri, saat memimpin rapat koordinasi di Sekretariat ORADO, Jln. Inspektur Selamet, Kelurahan Pasar II, Kecamatan Muara Enim, Rabu (21/1/2026).
Baca juga: Tenggelam di Sungai Lematang, Balita di Muara Enim Ditemukan Tewas Sejauh 80 KM di PALI
Menurut Noviar, pertemuan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat struktur kepengurusan guna menindaklanjuti instruksi Pengurus Pusat dan Provinsi terkait kesiapan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Jakarta.
Sebab hal ini sangat penting sebagai komitmen kolektif dari seluruh pengurus untuk membesarkan organisasi.
"Kita harus mengubah persepsi masyarakat terhadap domino dari sekadar permainan hiburan menjadi olahraga prestasi yang diakui," ujar Noviar.
Untuk itu, lanjut Noviar, dalam rangka persiapan Kejurprov dan Kejurnas yang akan datang, Pengcab ORADO Muara Enim telah menyiapkan beberapa langkah strategis, seperti akan mengirimkan dua tim unggulan yakni Tim Junior kategori usia maksimal 17 tahun dan Tim Senior kategori usia minimal 18 tahun.
Selain itu, untuk peningkatan kualitas SDM Wasit, pada tanggal 24-26 Januari 2026 mendatang, Pengcab ORADO Muara Enim akan memberangkatkan dua orang wasit ke tingkat Provinsi Sumatera Selatan untuk mengikuti pelatihan berlisensi nasional.
"Kami akan menjaring atlet terbaik di Kabupaten Muara Enim dan memberikan pembinaan intensif. Target kita bukan hanya lokal, tapi bagaimana atlet kita bisa Go International mengharumkan nama Kabupaten Muara Enim," pungkasnya. (ari)