TRIBUNTRENDS.COM - Eva Manurung kembali menjadi sorotan publik usai membongkar dugaan tabiat buruk mantan menantunya, Inara Rusli.
Pernyataan tersebut muncul di tengah kasus dugaan perzinaan yang dilaporkan oleh Wardatina Mawa.
Ibunda Virgoun itu mengungkapkan sejumlah pengalaman yang menurutnya mencerminkan karakter Inara selama masih menjadi bagian dari keluarganya.
Baca juga: Pasang Badan demi Anak, Eva Manurung Bongkar Rahasia di Balik Sandiwara Cinta dengan Jordan Ali
Dalam perbincangan bersama Krisna Murdi di kanal YouTube milik sang host, Eva Manurung menuding Inara Rusli memiliki sikap yang membuat asisten rumah tangga tidak betah bekerja.
Eva bahkan menyebut pergantian ART di rumah Inara terjadi dalam jumlah yang tidak wajar.
“Saya bukan mau menjelekkan, ini kenyataan, dalam setahun pembantu bisa ganti sampai 60 orang, easy come, easy go,” ujar Eva, Kamis (22/1).
Tak hanya soal pergantian ART, Eva Manurung juga menyebut setiap asisten yang keluar dari rumah Inara membawa pengalaman pahit.
Menurutnya, sistem dan perlakuan di rumah tersebut tidak sesuai dengan standar kerja yang manusiawi.
“Standar operasionalnya tidak cocok. Orang keluar dari sana itu membawa luka dan duka,” lanjut Eva.
Baca juga: Respon Dingin Wardatina Mawa Dipaksa Damai Inara Rusli, Restorative Justice Terkunci Penolakan
Sebelumnya, Eva Manurung juga pernah mengungkapkan dugaan pola asuh keras yang diterapkan Inara Rusli terhadap anak-anaknya dengan Virgoun.
Ia mengaku kerap menyaksikan perlakuan kasar terhadap cucu-cucunya, bahkan menyamakannya dengan perlakuan terhadap pelaku kriminal.
“Gimana ya, kalau mukulin anak itu seperti mukulin maling,” ujar Eva dengan nada emosional.
Eva Manurung juga memberikan gambaran lebih jauh terkait dugaan kekerasan tersebut.
Eva Manurung juga menyebut Inara pernah menjambak hingga menyeret anaknya dari tangga.
Pernyataan itu menambah panjang daftar tudingan yang diarahkan kepada Inara Rusli terkait pengasuhan anak.
Baca juga: Luruskan Pandangan Inara Rusli, Pesan Ustaz Derry Sulaiman: Janda Nikah Tanpa Wali Itu Tidak Sah!
Menanggapi tudingan tersebut, Inara Rusli tidak sepenuhnya membantah. Ia mengakui pernah melakukan tindakan fisik terhadap anaknya, namun menegaskan hal itu dilakukan karena alasan tertentu.
Menurut Inara, tindakan tersebut dipicu oleh kesalahan anak yang dianggapnya sangat serius.
“Kalau aku pukul, pernah. Tapi karena satu hal yang menurut aku fatal, seperti mencuri,” ungkap Inara.
Inara Rusli menegaskan bahwa tindakannya dilatarbelakangi oleh keinginannya untuk memberikan pendidikan tentang konsekuensi dalam hidup.
“Seorang anak harus belajar bahwa dalam hidup ini ada konsekuensi,” tegasnya.
Pernyataan saling berseberangan antara Eva Manurung dan Inara Rusli pun terus menyita perhatian publik, terutama di tengah proses hukum yang masih bergulir.
(TribunTrends.com/Talitha)