TRIBUNWOW.COM - Inilah sosok Dejan Tumbas, pemain asing Persebaya Surabaya yang dikabarkan ikut bergabung ke Persis Solo setelah dilepas Persebaya Surabaya.
Dejan Tumbas merupakan striker berkebangsaan Serbia yang bermain untuk Persebaya Surabaya sejak Januari 2025.
Selain berposisi sebagai striker, Dejen Tumbas juga bisa bermain sebagai winger, gelandang, bahkan bek.
Kabar terbaru, Persebaya Surabaya resmi melepas enam pemainnya pada transfer paruh musim 2025/2026, satu di antaranya Dejan Tumbas.
Kabar tersebut telah disampaikan oleh akun Instagram resmi Persebaya Surabaya, @officialpersebaya pada Kamis (22/1/2026).
Pada unggahan tersebut Persebaya Surabaya mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan dedikasi yang telah diberikan oleh keenam pemainnya.
"Diego Mauricio, Dejan Tumbas, Dime Dimov, Rizky Dwi Pangestu, Kadek Raditya, dan Rendy Oscario, tidak lagi menjadi bagian skuad Persebaya di putaran kedua BRI Super League 2025/ 2026. Persebaya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan perjuangan selama ini bersama Green Force.
Good luck and best wishes Rek…!" tulis akun @officialpersebaya
Baca juga: Hasil Persis Solo Vs Borneo FC: Pesut Etam Bawa Pulang 3 Poin, Geser Persib di Puncak Klasemen
Lepas dari Persebaya Surabaya, Dejan Tumbas dirumorkan tetap bermain di Super League dengan bergabung ke Persis Solo.
Dejan Tumbas dikabarkan masuk dalam daftar pemain yang menjadi incaran Persis Solo, setelah klub berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut berhasil mendapatkan Kadek Raditya.
Kabar minatnya Persis Solo terhadap Dejan Tumbas ini diunggah oleh satu di antara akun Instagram seputar sepak bola, @bolasidoel pada Kamis (22/1/2026).
"Dejan Tumbas diminati Persis Solo," tulis akun @boalsidoel.
Dejan Tumbas saat ini berstatus sebagai pemain tanpa klub, sehingga peluang Persis Solo untuk mendapatkannya sangat terbuka.
Persis Solo hanya perlu melakukan negosisasi terkait gaji dan kontrak, tanpa perlu mengeluarkan biaya transfer apa pun.
Dikuti dari Transfermarkt, Dejan Tumbas adalah pemain sepak bola profesional berkebangsaan Serbia yang lahir pada 5 Agustus 1999.
Dengan tinggi badan sekitar 1,85 hingga 1,87 meter, Dejan Tumbas berposisi sebagai striker namun juga memiliki kemampuan untuk bermain di berbagai posisi seperti winger, gelandang, bahkan bek.
Pemain dengan harga pasar Rp 3,48 miliar ini pernah meraih predikat pemain asing terbaik Liga Tajikistan musim 2024.
Kariernya dimulai dari akademi muda Hajduk 1912 U-19 dan Partizan U-19 sebelum bergabung dengan FK Backa pada usia 18 tahun dan bermain selama dua tahun.
Pada 2019, ia pindah ke Dinamo Vranje, mencatatkan 8 gol dan 1 assist dari 40 pertandingan selama dua musim.
Selanjutnya, Dejan Tumbas bermain untuk Kolubara dari 2021 hingga 2023 dengan total 31 penampilan.
Januari 2023 menjadi awal perjalanan kariernya di luar negeri dengan klub Montenegro Rudar Pljevlja, di mana ia mencetak 4 gol dan 2 assist dalam 16 laga selama 7 bulan.
Setelah kembali ke Serbia untuk bermain di Sloboda Uzice (28 pertandingan, 1 gol, 1 assist), Dejan Tumbas bergabung dengan FK Khujand di Tajikistan pada 2024 dan menunjukkan performa impresif dengan 8 gol serta 2 assist dari 13 pertandingan.
Pada Januari 2025, ia resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Persebaya Surabaya untuk mengikuti putaran kedua Liga 1 2024/2025.
Semasa kariernya di sepak bola, Dejan Tumbas telah mencatat 158 pertandingan, 21 gol, 8 asist, dan 10.793 menit bermain.
Profil Dejan Tumbas
Dikutip dari Transfermarkt, berikut profil Dejan Tumbas :
Nama di negara asal : Дејан Тумбас
Tanggal lahir/Umur : 5 Agustus 1999 (26)
Tempat kelahiran : Krivaja, Serbia
Tinggi : 1,87 m
Kewarganegaraan : Krivaja
Posisi : Penyerang - depan - tengah
Kaki dominan : Kanan
Klub Saat Ini : Tanpa Klub
Bergabung : 22 Januari 2026
Kontrak berakhir : -
Harga Pasar : Rp 3,48 miliar
Statistik Berdasarkan Klub
Persebaya Surabaya : 30 pertandingan , 0 gol, 2 assist, 6 kartu kuning, 2.661 menit bermain.
FK Dinamo Vranje (1947 - 2022) : 40 pertandingan, 8 gol, 1 assist, 13 kartu kuning, 3.281 menit bermain.
FK Kolubara Lazarevac : 31 pertandingan, 0 gol, 0 assist, 1 kartu kuning, 1.311 menit bermain.
GFK Sloboda Uzice : 28 pertandingan, 1 gol, 1 assist, 6 kartu kuning, 1.595 menit bermain.
Rudar Pljevlja : 16 pertandingan, 4 gol, 2 assist, 8 kartu kuning, 1.115 menit bermain.
FK Khujand : 13 pertandingan, 8 gol, 2 asis, 3 kartu kuning, 1.005 menit bermain.
(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret/Ratna Desti Astuti)