SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG – Siapa sangka, di balik ketenangan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur (Jatim), terdapat sebuah kekuatan besar yang menggerakkan industri kecantikan tanah air.
Terletak di Jalan Raya Blitar No. 14, Desa Rejotangan, PT Mash Moshem Indonesia telah bertransformasi menjadi pusat produksi kosmetik terkemuka yang melayani pasar domestik hingga mancanegara.
Berdasarkan data yang diterima SURYA.co.id, sejak berdiri pada tahun 2011, perusahaan jasa produksi atau maklon ini telah menangani lebih dari 1.700 brand dengan portofolio mencapai 7.000 SKU varian produk. Angka ini membuktikan bahwa kualitas produksi lokal mampu bersaing di level global.
CEO PT Mash Moshem Indonesia, Scorpi Filia Setri, menegaskan bahwa meskipun berlokasi di daerah, standar operasional pabriknya tetap mengacu pada kualitas internasional.
Hal ini disampaikan saat kunjungan Junior Chamber International (JCI) East Java, Sabtu (24/1/2026).
"Kami memang ada di lokal Tulungagung, tetapi standar kami internasional," ujar Filia.
Salah satu keunggulan strategis perusahaan ini adalah efisiensi biaya produksi (HPP). Dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tulungagung sebesar Rp 2,7 juta, Mash Moshem mampu menawarkan harga yang sangat kompetitif bagi para pemilik merek.
"Dengan UMK tersebut, kami dapat HPP yang bagus, sehingga klien mendapatkan nilai jual yang kompetitif di pasar," tegas Filia.
PT Mash Moshem Indonesia juga dikenal sangat bersahabat dengan pelaku UMKM. Perusahaan ini menawarkan Minimum Order Quantity (MOQ) yang sangat rendah, yakni mulai dari 100 buah saja.
Dengan investasi mulai dari Rp 10 juta, pelaku usaha skala kecil sudah bisa memiliki produk kecantikan siap jual.
Menariknya, seluruh urusan perizinan dan desain produk sudah ditangani oleh tim Mash Moshem, sehingga pengusaha bisa fokus pada pemasaran.
Filia menambahkan, bahwa tren bisnis kecantikan dalam lima tahun terakhir terus menunjukkan grafik meningkat.
"Di Indonesia, tidak hanya skincare, produk hair care dan make up juga berkembang pesat. Kami sangat optimis," tuturnya.
Kepala Pelaksana BP Rebana, Helmy Yahya, yang turut meninjau pabrik, memberikan apresiasi tinggi terhadap higienitas dan profesionalitas PT Mash Moshem.
Menurutnya, model bisnis maklon adalah solusi efisien bagi pemilik brand besar yang ingin fokus pada branding tanpa harus terbebani biaya operasional pabrik.
"Pabrik ini sangat higienis dan keren. Ini bisa jadi contoh. Pemilik produk tinggal fokus pada distribusi, promosi,dan branding, sementara produksi dan perizinan ditangani maklon," kata sosok yang dijuluki Raja Kuis Indonesia tersebut.
Helmy juga mendorong para pengusaha lokal untuk tidak lagi bergantung pada jasa maklon luar negeri yang sering kali memiliki kendala bahasa, hukum dan risiko penipuan.
"Kalau maklon, kenapa harus luar negeri? Bantu bangsamu sendiri. Di sini lebih enak, proses komplain lebih mudah, dan kualitasnya pun terjamin," pungkas Helmy.
Memiliki brand produk sendiri kini bukan lagi sekadar impian bagi para entrepreneur. Dengan hadirnya sistem maklon, siapa pun bisa meluncurkan produk berkualitas tinggi tanpa harus memusingkan urusan teknis produksi atau membangun pabrik yang mahal.
Secara sederhana, maklon adalah jasa produksi barang yang dilakukan oleh pihak ketiga (pabrik) berdasarkan permintaan pemilik merek. Prosesnya mencakup pengolahan bahan baku, formulasi, hingga pengemasan produk akhir. Dengan model bisnis ini, Anda sebagai pemilik merek dapat lebih fokus pada aspek kreatif seperti desain, strategi pemasaran, dan peningkatan penjualan.
Layanan maklon sangat populer di berbagai industri strategis, mulai dari kosmetik, fashion, makanan dan minuman, hingga produk herbal.
Mengapa banyak pengusaha beralih ke jasa maklon? Berikut adalah beberapa alasan utamanya:
Terdapat beberapa sektor industri yang menyediakan layanan ini secara luas:
Proses kerja sama dengan penyedia maklon biasanya mengikuti alur yang terstruktur. Dimulai dari konsultasi konsep produk dan formulasi, pembuatan sampel (prototipe), pengurusan legalitas (seperti izin edar BPOM atau Halal), hingga produksi massal.
Umumnya, pabrik maklon menetapkan Minimum Order Quantity (MOQ) atau jumlah pesanan minimum yang bervariasi, sehingga tetap bisa dijangkau baik oleh industri kecil maupun skala besar. Dengan dukungan mitra produksi yang tepat, bisnis Anda siap bersaing di pasar global.