TRIBUNSUMSEL.COM - Sebelum meninggal dunia, selebgram Lula Lahfah sempat memimpikan almarhumah Laura Anna, sang sahabat.
Saat itu Lula tengah dirawat di rumah sakit awal Januari 2026 lalu.
Selama menjalani rawat inap, Lula Lahfah ternyata mengaku bermimpi bermain bersama Laura Anna yang meninggal 2021 lalu usai alami kecelakaan.
Hal itu diungkap kakak kandung Laura, Edelenyi Greta Iren dalam sebuah chat yang dikirim Lula.
Erin mengunggah tangkap layar pesan Lula dalam rasa duka hari ini, Sabtu (24/1/2025) melalui akun @edlngretairen.
"Iren..
Aku mimpiin laura
Main sama dia gitu
Terus
Aku cerita ke dia
"(sensor) bandel noh baru putus"
Terus dia jawab 'kamu juga bandel (sensor)"
Terus aku jawab 'dih kok lu tau tauan aja'
Dia bilang
Terus aku kebangun karena suster masuk," tulis pesan Lula yang dibagikan Iren.
Baca juga: Ambil Saja Aku, Ungkapan Pilu Reza Arap Usai Lula Lahfah sang Pacar Meninggal Dunia, Tangis Pecah
Diduga pesan tersebut terjadi saat Lula dirawat di rumah sakit pada awal tahun 2026.
Pasalnya ada kalimat suster yang merujuk dia tidak berada di rumah.
Dalam unggahan tersebut, Iren juga menuliskan pesan untuk Lula agar menyampaikan pesan rindunya untuk sang adik, Laura.
"Lul, semoga kamu ketemu Laura yaa. Bisa main beneran deh sekarang. Aku titip salam jg yaa. Dateng ke mimpi aku sama Laura jg yaaahh
Tuhan aku mohon sangat untuk berikan Lula tempat terbaik disisiMu yaa. Terima kasih udah memperkenalkan aku dengan Lula.
Yang tenang disana yaa sayang. You know I love you luli," tulis @edlngretairen.
Selebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di kamar apartemen pada Jumat (23/1/2026).
Lula ditemukan tak bernyawa di kamar apartemen yang terkunci pada pukul 18.44 WIB.
Jenazah dilarikan ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan untuk melakukan visum.
Sebelum ditemukan meninggal, Lula Lahfah sempat dirawat di rumah sakit karena penyakit ISK, Gerd, batu ginjal, hingga radang usus.
Ia menginap di rumah sakit selama satu pekan.
Kekasih Reza Arap tersebut bahkan melewatkan tahun baru di kamar rumah sakit.
Baca juga: Kondisi Terakhir Lula Lahfah Pacar Reza Arap saat Ditemukan Meninggal Dunia, Tubuh Membiru
Pihak kepolisian mengungkap kronologis meninggalnya influencer Lula Lahfah pacar dari musisi Reza Oktovian atau Reza Arap.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan, menjelaskan Lula Lahfah ditemukan tak bernyawa di unit apartemennya di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026).
"Benar, telah ditemukan seorang perempuan meninggal dunia atas nama Lula Lahfah di Kamar Ruang 25 BN, Lantai 25 Apartemen Essence," ujar Kombes Pol I Putu Yuni dari keterangan resmi yang diterima, Sabtu (24/1/2026).
Peristiwa tersebut, pertama kali diketahui oleh saksi yang berada di luar kamar apartemen korban.
Saat itu, pintu kamar Lula Lahfah dalam kondisi terkunci dari dalam.
“Saksi merasa curiga dan khawatir karena korban tidak merespons. Mengingat sebelumnya korban sempat berobat bersama sopir atau asisten pribadinya, saksi kemudian meminta bantuan pihak pengelola apartemen untuk membuka pintu,” ucapnya.
Setelah pintu berhasil dibuka, saksi bersama pihak manajemen apartemen yang berjumlah sekitar empat orang masuk ke dalam kamar.
Korban ditemukan dalam posisi terlentang, dengan kondisi mulut terbuka dan warna kebiruan.
"Kondisi almarhumah tidak adanya napasnya, dalam kondisi telentang dengan mulut terbuka warna biru," ungkapnya.
“Saksi sempat memeriksa denyut nadi dan detak jantung korban, namun sudah tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan,” jelasnya.
Pihak kepolisian kemudian menghubungi asisten pribadi korban bernama Sindy, yang saat itu berada di luar apartemen. Sekitar 15 menit kemudian, asisten tiba di lokasi kejadian.
Kronologi lain disampaikan saksi kedua yang mengaku sempat bangun sekitar pukul 08.00 WIB dan beraktivitas di kawasan Fatmawati untuk menjaga bazar pakaian milik almarhumah.
Pada pukul 17.30 WIB, saksi mendapat telepon dari seseorang bernama Asiah yang mengabarkan bahwa Lula Lahfah sudah tidak bernapas.
“Saksi kemudian meminta agar dipastikan kondisi korban dan menyarankan untuk segera dibawa ke rumah sakit terdekat,” kata Putu Yuni.
Saat saksi tiba kembali di apartemen, korban sudah dalam kondisi tidak bernapas, dengan posisi terlentang, mulut terbuka, dan warna kebiruan.
Sekitar pukul 19.23 WIB, dokter pribadi korban, tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan menemukan sejumlah obat di sekitar korban.
Pihak kepolisian kemudian datang dan melakukan identifikasi.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Namun, di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah obat-obatan dan surat rawat jalan dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI).
"Catatan dari pemeriksaan awal, tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Ditemukan obat-obatan serta surat rawat jalan dari RSPI di lokasi," ungkap Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Endy Mahandika.
Jenazah Lula Lahfah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati pada pukul 21.20 WIB menggunakan ambulans untuk dilakukan visum lebih lanjut.
(Tribunnews.com/ Siti N/ Fauzi Alamsyah)