TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Kapten PSIS Semarang Otavio Dutra berhasil menjawab tekanan atas kritik rapuhnya lini pertahanan saat laga kontra Deltras FC, pekan lalu.
Dalam laga menjamu Persela Lamongan di Stadion Jatidiri, Sabtu (24/1/2026) malam, lini belakang PSIS menunjukkan kerapatannya mencegah serangan lawan.
Bahkan, Dutra menjadi pahlawan kemenangan PSIS lewat gol semata wayang yang tercipta di menit ke-54.
"Ya, puji Tuhan kita bisa mendapatkan tiga poin di kandang."
"Ini tiga poin pertama (Kemenangan-red) sejak saya datang ke sini," kata Dutra seusai pertandingan.
Baca juga: Otavio Dutra Jadi Pahlawan Kemenangan PSIS Atas Persela Lamongan
Tampil dengan skema 3-5-2, PSIS bermain lebih solid dibandingkan di laga sebelumnya.
Di lini belakang, Dutra bahu membahu dengan Aldair Simanca dan Dani Ibrohim.
Dikatakan Dutra, kemenangan atas Persela harus dibayar dengan perjuangan keras.
Apalagi, Mahesa Jenar harus bermain dengan 10 orang di pertengahan babak pertama karena Safna Delpi diusir wasit lewat kartu merah.
Pertandingan juga berlangsung di bawah guyuran hujan sepanjang 90 menit.
"Pertandingan sangat berat, apalagi kami harus bermain dengan kekurangan satu pemain di babak pertama."
"Tapi, kami tidak terlalu merasakan itu karena semua pemain bekerja keras," kata dia.
"Meskipun kehilangan satu pemain, teman-teman justru tampil lebih dan itu menurut saya menjadi kunci kesuksesan kami sehingga kami bisa meraih tiga poin di kandang," ungkapnya.
Disinggung soal performanya yang sempat disorot saat laga melawan Deltras FC, termasuk juga ketika melawan PSS Sleman, Dutra membela diri.
Menurutnya, faktor adaptasi sempat menjadi kendala sebagai pemain yang baru bergabung dengan PSIS di paruh kedua musim ini.
"Ya, karena kami baru datang dan saya belum terlalu mengenal teman-teman."
"Memang kami butuh waktu."
"Banyak pemain baru datang dan kami belum banyak bermain bersama."
"Baru hari ini kami benar-benar bermain sebagai satu tim dan hasilnya bisa kita lihat."
"Semua bekerja keras dan puji Tuhan kami bisa menang melawan tim yang kuat," ungkap pemain berusia 42 tahun tersebut.
Baca juga: Denilson Rodrigues Akhirnya Debut untuk PSIS hadapi Persela Lamongan Malam Ini
Dutra berharap, adaptasi dan chemistry antar pemain bisa semakin terbentuk untuk sisa laga yang masih menanti musim ini.
Terdekat, PSIS kembali akan menjamu Kendal Tornado FC dalam laga pekan ke-18 atau laga penutup putaran kedua kompetisi BRI Championship 2025/2026 musim ini.
Mereka akan kembali menjalani laga kandang di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat pekan depan.
"Kami punya tim yang bagus tetapi masih membutuhkan banyak komunikasi dan kerja sama karena setiap pertandingan itu berbeda."
"Terima kasih untuk dukungan suporter yang datang dan memberikan semangat luar biasa," katanya. (*)