TRIBUNJATIM.COM - Sebuah sepeda motor ditinggalkan oleh pemiliknya di atas jembatan Bengawan Solo di Desa Karanggeneng, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan pada Minggu (25/1/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut pertama kali ditemukan warga desa.
Warga kemudian melaporkan penemuan motor tak berpenghuni itu ke petugas jaga Polsek Karanggeneng sekitar pukul 03.58 WIB.
Kapolsek Karanggeneng Iptu Sofian Ali bersama petugas jaga Polsek Karanggeneng langsung mendatangi lokasi untuk menindaklanjuti informasi tersebut.
"Motor dan surat- suratnya lengkap ada di dalam jok," kata Ali, Minggu (25/1/2026).
Saat dilakukan pemeriksaan di lokasi, petugas mendapati motor nopol S 4081 JCM dalam kondisi terparkir di atas jembatan dengan kunci kontak masih menempel di kendaraan.
Namun, pengendara motor tidak ditemukan di sekitar lokasi.
Baca juga: Asyik Tidur, Pria di Lamongan Dikepruk Kepalanya oleh Sang Ayah Pakai Tabung Elpiji hingga Tewas
Baca juga: Warga Lamongan Resah, Pencurian Meteran Air PDAM Marak di Kecamatan Sukodadi
Saat dilakukan pengecekan pada bagian jok motor, petugas menemukan satu unit handphone dan sebuah dompet warna hitam yang berisi identitas diri berupa KTP atas nama Nur Afandi (32) warga Desa Pangkatrejo, Kecamatan Lamongan Kota.
"Ada beberapa kartu lainnya, serta STNK kendaraan," tambahnya.
Sampai saat ini belum diketahui di mana pemilik motor tersebut.
Namun ada kejelasan tentang status dan dugaan mengapa Afandi meninggalkan motor tersebut.
Petugas kemudian meminta keterangan saksi.
Dari data identitas yang tertinggal pada kendaraan, petugas Polsek Karanggeneng menghubungi Kepala Desa Pangkatrejo agar menghubungi keluarga pemilik kendaraan.
Baca juga: Koperasi Merah Putih Sukodadi Lamongan Rugi Rp4 Juta usai Kemalingan, Pintu dan Laci Rusak
Salah satu kakak Afandi, Sulistiyani sudah memberikan keterangan di Polsek bahwa ada persoalan dengan adiknya.
Nur Afandi sejatinya hendak menikah, namun ada masalah yang membuat rencana pernikahannya gagal.
"Itu keterangan dari keluarga, kakaknya. Katanya rencana pernikahannya nggak jadi," kata Ali.
Meski begitu, pihaknya belum bisa memastikan keberadaan Afandi.
Demi keamanan dan keperluan penyelidikan lebih lanjut, motor beserta barang-barang yang ditemukan kemudian diamankan ke Polsek Karanggeneng.
Polsek Karanggeneng juga sudah menerbitkan laporan orang hilang dan keluarga saat ini masih dalam penyelidikan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan tidak segan melapor ke pihak kepolisian jika menemukan hal-hal yang mencurigakan, demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama, " pungkasnya.