TRIBUNTRENDS.COM - Kepergian Lula Lahfah pada Jumat, 23 Januari 2026 meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya.
Hingga kini, kabar kepergian Lula Lahfah masih menyisakan kesedihan bagi orang-orang terdekat, terutama adiknya, Shaquille.
Shaquille menceritakan detik-detik dirinya menerima kabar bahwa Lula Lahfah meninggal dunia.
Baca juga: Lula Lahfah Ternyata Baru Operasi Batu Ginjal & Punya Asam Lambung Akut, Ini Pengakuan ART-nya
Dikutip dari Tribunnews.com, adik kandung Lula, Shaquille, mengungkapkan momen pertama kali dirinya menerima kabar meninggalnya sang kakak.
Shaquille mengatakan kabar tersebut disampaikan langsung oleh sang ibunda, Tatu, yang saat itu sudah dalam kondisi histeris.
“Ditelepon mama, mama udah histeris kayak gitu,” ujar Shaquille, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Senin (26/1/2026).
Shaquille mengaku sempat tidak percaya dengan kabar tersebut, dan ia baru benar-benar menyadari setelah mendatangi rumah sakit tempat jenazah Lula disemayamkan.
“Awalnya enggak nerima. Pas dapat kabar juga enggak langsung bertindak. Maghrib dulu, terus isya, baru ke rumah sakit. Di sana sudah ramai,” tuturnya.
Baca juga: Lula Lahfah Ternyata Baru Operasi Batu Ginjal & Punya Asam Lambung Akut, Ini Pengakuan ART-nya
Shaquille juga membagikan cerita mengenai komunikasi terakhirnya dengan Lula sebelum sang kakak berpulang.
Menurutnya, dua malam sebelum meninggal dunia, Lula sempat mengajaknya untuk datang ke rumah.
“Dua malam sebelumnya, dia ngajak main ke rumahnya,” ungkap Shaquille.
Ayahanda Lula, Muhammad Feros, mengungkapkan kondisi kesehatan putrinya sebelum meninggal dunia.
Ia menyebut Lula sempat mengalami gangguan kesehatan serius, termasuk penyakit GERD yang sering kambuh serta pembengkakan usus.
“Waktu tahun baru dia sempat dirawat beberapa hari. Dia punya GERD dan sering kambuh. Terus ada pembengkakan di usus,” kata Feros di TPU Rawa Terate.
Baca juga: Misteri 16 Jam di Kamar: Lula Lahfah Tak Merespons Sejak Matahari Terbit, ART Nunggu di Balik Pintu
Feros mengaku keluarga merasa sangat terpukul karena baru mengetahui kondisi Lula secara mendalam setelah kepergiannya.
Feros menyebut sang putri lebih sering mengeluhkan sakitnya kepada teman-teman dibandingkan keluarga.
“Itu yang sering dia keluhin, tapi enggak ke keluarga, dia ceritanya ke teman-temannya, katanya sakit banget,” ujarnya.
Ia pun menyesalkan bahwa keluarga tidak sempat membawa Lula untuk menjalani perawatan lebih intensif.
“Kalau kita tahu, mungkin kita suruh berobat, kita bawa, tapi dia enggak bilang, mungkin dia tahan sampai akhirnya komplikasi,” ucap Feros lirih.
Muhammad Feros menduga kepergian putrinya berkaitan dengan kondisi kesehatan yang selama ini diderita.
Ia menegaskan bahwa Lula sempat menjalani perawatan di rumah sakit selama sekitar satu minggu di awal 2026.
(TribunTrends.com/Talitha)