TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Influencer Reza Arap rupanya telah diperiksa pihak kepolisian terkait kematian pacarnya yakni Selebgram Lula Lahfah pada Senin (26/1/2026) malam.
Baca juga: Misteri Sosok Reza Arap di Lokasi Kematian dan Erangan Kesakitan Lula Lahfah
Reza Arap ternyata datang diam-diam ke Polres Metro Jakarta Selatan jelang tengah malam.
Sekira pukul 23.00 WIB, Reza Arap datang. Kedatangannya luput dari pandangan media karena tidak melalui pintu utama Mapolres.
Tidak diketahui Reza Arap datang dengan siapa untuk mengklarifikasi peristiwa yang menimpa pacarnya itu.
Baca juga: Fakta Lula Lahfah Meninggal: Reza Arap & Saksi Lain Diperiksa, Polisi Dalami soal Peristiwa Pidana
Reza Arap datangi pemeriksaan sampai Selasa (27/1/2029) dini hari.
"(Pemeriksaan sampai) jam 3.46 WIB," ucap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah kepada wartawan, Selasa (27/1/2026).
Dalam pemeriksaan itu, Reza Arap dicecar 30 pertanyaan soal kematian Lula.
Namun, Iskandarsyah tidak merinci soal materi apa saja yang diajukan kepada Reza Arap itu.
"(Ditanya) 30 pertanyaan, ujar dia.
Sebelumnya, polisi mengungkap alasan memeriksa influencer, Reza Arap dalam kasus meninggal dunianya Lula Lahfah yang merupakan pacar Reza.
AKBP Iskandarsyah menyebut keterangan Reza Arap sangat penting mengungkap kasus kematian dari Lula.
Hal itu karena Reza disebut oleh saksi yang dimintai keterangan polisi hadir di kamar apartemen saat dikabari Lula telah meninggal.
"Dari satu saksi dia (Reza) hadir di TKP pada saat diinfokan meninggal. Iya setelah dikabari. Makanya kan dugaan masih ada, kalau dugaan belum tahu kan, kita masih ada saksi yang jelas melihat cuman dia ada di TKP,” kata Iskandarsyah kepada wartawan, Senin (26/1/2026).
“Kalau di TKP saat kejadian atau pada saat sebelumnya kita masih dalamin. Kan waktunya, kita juga polisi nggak liat, hanya saksi-saksi ini kita masih dalami semuanya,” sambungnya.
Sebagai informasi, Lula Lahfah menghembuskan napas terakhir di apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Jumat, 23 Januari 2026.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan mengungkap kronologi meninggalnya influencer Lula Lahfah pacar dari musisi Reza Oktovian atau Reza Arap.
"Benar, telah ditemukan seorang perempuan meninggal dunia atas nama Lula Lahfah di Kamar Ruang 25 BN, Lantai 25 Apartemen Essence," ujar Kombes Pol I Putu Yuni dari keterangan resmi yang diterima, Sabtu (24/1/2026).
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh saksi yang berada di luar kamar apartemen korban.
Saat itu, pintu kamar Lula Lahfah dalam kondisi terkunci dari dalam.
“Saksi merasa curiga dan khawatir karena korban tidak merespons. Mengingat sebelumnya korban sempat berobat bersama sopir atau asisten pribadinya, saksi kemudian meminta bantuan pihak pengelola apartemen untuk membuka pintu,” ucapnya.
Setelah pintu berhasil dibuka, saksi bersama pihak manajemen apartemen yang berjumlah sekitar empat orang masuk ke dalam kamar.
Korban ditemukan dalam posisi terlentang, dengan kondisi mulut terbuka dan warna kebiruan.
"Kondisi almarhumah tidak adanya nafasnya, dalam kondisi terlentang dengan mulut terbuka warna biru," ungkapnya.
“Saksi sempat memeriksa denyut nadi dan detak jantung korban, namun sudah tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan,” jelasnya.
Pihak kepolisian kemudian menghubungi asisten pribadi korban bernama Sindy, yang saat itu berada di luar apartemen. Sekitar 15 menit kemudian, asisten tiba di lokasi kejadian.
Kronologi lain disampaikan saksi kedua yang mengaku sempat bangun sekitar pukul 08.00 WIB dan beraktivitas di kawasan Fatmawati untuk menjaga bazar pakaian milik almarhumah.
Pada pukul 17.30 WIB, saksi mendapat telepon dari seseorang bernama Asiah yang mengabarkan bahwa Lula Lahfah sudah tidak bernapas.
“Saksi kemudian meminta agar dipastikan kondisi korban dan menyarankan untuk segera dibawa ke rumah sakit terdekat,” kata Putu Yuni.
Saat saksi tiba kembali di apartemen, korban sudah dalam kondisi tidak bernapas, dengan posisi terlentang, mulut terbuka, dan warna kebiruan.
Sekitar pukul 19.23 WIB, dokter pribadi korban, tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan menemukan sejumlah obat di sekitar korban.
Pihak kepolisian kemudian datang dan melakukan identifikasi.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Namun, di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah obat-obatan dan surat rawat jalan dari Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI).
"Catatan dari pemeriksaan awal, tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Ditemukan obat-obatan serta surat rawat jalan dari RSPI di lokasi," ungkap Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Endy Mahandika.
Jenazah Lula Lahfah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati pada pukul 21.20 WIB menggunakan ambulans untuk dilakukan visum lebih lanjut.