TRIBUNTRENDS.COM - Ayah mendiang Lula Lahfah, Muhammad Feroz, tampak terkejut saat pertama kali mendengar kabar bahwa Reza Arap dipanggil pihak kepolisian.
Informasi tersebut membuatnya syok lantaran pemeriksaan itu disebut berkaitan dengan meninggalnya sang putri.
Feroz mengaku sama sekali belum mengetahui adanya pemanggilan terhadap Reza Arap maupun proses pengusutan kasus kematian Lula.
Bahkan, kabar tersebut baru ia dengar setelah disampaikan oleh awak media.
Mendengar hal itu, Feroz pun tampak kebingungan.
"Saya belum dengar, diperiksa gimana?" tanya Feroz soal Reza Arap kabarnya diperiksa polisi.
Baca juga: Batal Kumpul dengan Teman, Ini yang Dilakukan Lula Lahfah, Pukul 10 Malam Pulang, Erangan Kesakitan
Sejak kepergian putri tercintanya, Feroz menyebut dirinya fokus mengurus rangkaian acara tahlilan untuk Lula.
Hal serupa juga dilakukan oleh ibunda Lula, Tatu, yang turut disibukkan dengan persiapan acara tersebut.
Kesibukan keluarga dalam mengurus tahlilan membuat Feroz mengaku tidak mengetahui sama sekali kabar mengenai tunangan putrinya yang disebut-sebut tengah diperiksa aparat kepolisian.
"Saya belum tahu, belum dapat kabar. Soalnya kita dari pagi pisah ngurusin kelompok laki-laki bantu bebenah, ibu bantu di dalam," kata Feroz.
Tak hanya itu, Feroz juga terlihat tersentak saat mendengar isu yang beredar di masyarakat.
Ia mengaku kaget ketika mendengar kabar bahwa Reza Arap disebut berada di apartemen saat Lula meninggal dunia.
"Pas kejadian maksudnya gimana?" tanya Feroz ke wartawan.
"Belum tahu," sambungnya.
Sementara itu terkait dengan alasan Reza Arap diperiksa terkait kematian Lula Lahfah, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah sempat mengurai fakta.
Bahwa kepolisian telah memeriksa tempat kejadian perkara (TKP) yakni di apartemen Lula lalu menemukan beberapa barang bukti hingga memeriksa saksi-saksi.
"Kami sudah memeriksa, melaksanakan klarifikasi kepada saksi-saksi yang ada di TKP yang melihat, menyaksikan dan mendengar saksi tersebut. Kita mendapatkan alur cerita dan barang bukti yang ada di TKP juga sudah kita amankan. Akan kita proses lebih lanjut karena beberapa membutuhkan laboratorium forensik," kata AKBP Iskandarsyah.
"Sampai saat ini kita sudah memeriksa enam saksi yang sudah ada di TKP. Selain juga ada pihak rumah sakit. Karena berdasarkan informasi saksi, saudari LL ini mengalami gangguan kesehatan. Oleh karena itu kita berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk klarifikasi terkait fakta yang ada," kata AKBP Iskandarsyah.
Tak cuma tim dokter, polisi juga mengundang tunangan mendiang Lula, Reza Arap untuk diperiksa.
Alasan Reza Arap bakal diperiksa penyidik karena saat Lula meninggal, ia diduga berada di apartemen mendiang.
"Sampai saat ini dugaan untuk pacarnya ada dari keterangan bahwa ada di TKP. Oleh karena itu kita tetap melakukan klarifikasi. Saudara RA, pacarnya ini kooperatif dan akan hadir pada pemeriksaan atau klarifikasi di Polres Metro Jakarta Selatan," ujar AKBP Iskandarsyah.
Baca juga: Terjawab Teka-teki Reza Arap di TKP Lula Lahfah Meninggal, Diam-diam Datangi Mapolres Malam Hari
Lebih lanjut, Feroz juga mengurai cerita soal sosok Lula di mata keluarga.
Lula dikenal sebagai pribadi yang menyenangkan dan disukai saudara-saudaranya.
"Lula nyenengin di keluarga," akui Feroz.
Kendati karib dengan keluarga, Lula nyatanya tak tinggal bersama ayah, ibu, serta saudara-saudaranya.
Terkait dengan hal tersebut, Feroz punya penjelasan.
Kata Feroz, alasan Lula memilih tinggal di apartemen adalah karena barang-barangnya yang terlampau banyak.
"Kenapa Lula enggak tinggal sama kita kan karena dia selebgram. Enggak mungkin dia (Lula) satu rumah sama kita, sementara barang-barangnya banyak. Hampir semua mungkin seperti itu, jadi itu hal yang wajar," imbuh Feroz.
Sebelum tinggal di apartemen, Lula sempat tinggal bersama orangtuanya.
Tapi beberapa tahun ke belakang Lula memilih untuk mandiri.
"Lain halnya kalau dia bukan siapa-siapa tapi enggak tinggal sama orang tua, itu lain cerita. Tapi kan karena dia selebgram. Waktu dulu tinggal sama kita aja kan berantakan tempat kita sama barang-barang dia endorse. Makanya dia akhirnya pindah," kata Feroz.
Kendati demikian, Feroz selalu memastikan putri tercintanya itu selalu aman meskipun tinggal sendirian.
"Itu pun dia enggak tinggal sendiri. Ada pembantu, ada sopir, jadi dia ke mana-mana dikawal, aman," ujar Feroz.
(TribunTrends/TribunBogor)