SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Sebanyak 18 pemain Sriwijaya FC diberangkatkan via Bus SFC dari Palembang, Selasa (27/1/2026) malam menuju Serang, Banten.
"Malam ini kita berangkat jam 9 ke banten. Ada 18 pemain yang dibawa," ungkap Asisten Pelatih Sriwijaya FC, Tedi Berlian kepada Sripoku.com semalam.
Coach Tedi Berlian mengatakan skuat Sriwijaya FC bertekad memaksiamalkan laga pamungkas puataran kedua Pegadaian Championship 2025/26 dengan kondisi yang memprihatinkan saat ini.
"Kita memaksimalkan pertandingan laga terakhir putaran kedua ini. Semoga ada rezekinya untuk Sriwijaya FC. Walaupun kita realistis, mohon doanya aja agar kami semua bisa menuntaskan sisa laga ini," kata coach Tedi Berlian.
Tim Elang Andalas yang kini telah tiba di Serang, Banten dijadwalkan bakal menjalani official training dan pre match press conference sore ini di Banten International Stadium.
"Insya Allah OT kita sore nanti," kata coach Tedi Berlian yang sebelumnya menangani tim PSB Bogor.
Sementara striker anyar Sriwijaya FC, Redi Rusmawan, menegaskan tekadnya untuk tampil habis-habisan saat menghadapi Adhyaksa FC Banten pada laga pamungkas putaran kedua Pegadaian Championship 2025/26.
Pertandingan ke-18 tersebut akan digelar di Banten International Stadium, Serang, Kamis (29/1/2026) pukul 19.00 WIB. Laga ini menjadi ujian berat bagi Laskar Wong Kito yang harus bertandang ke markas tim papan atas klasemen.
“Saya sebagai pemain akan berusaha semaksimal dan semampu saya berjuang di pertandingan nanti,” ujar Redi Rusmawan kepada Sripoku.com.
Mantan winger Persita Tangerang itu juga mengajak seluruh pemain Sriwijaya FC, khususnya para pemain muda, untuk memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan pelatih.
“Ini kesempatan kalian untuk mendapatkan menit bermain. Buktikan kemampuan kalian,” kata pemain asal Bogor tersebut.
Redi menyadari laga kontra Adhyaksa FC Banten tidak akan berjalan mudah. Menurutnya, seluruh pemain harus bekerja ekstra demi mencuri hasil positif di kandang lawan.
“Kita tahu Adhyaksa FC Banten sekarang berada di papan atas klasemen. Jadi pasti butuh kerja lebih ekstra untuk kita,” ujarnya.
Kehadiran Redi Rusmawan sendiri mendapat sambutan positif dari Manajer Tim Sriwijaya FC, Eko Saputro. Ia menilai pengalaman Redi akan sangat membantu meningkatkan daya serang Elang Andalas.
“Redi Rusmawan mantan Persita Tangerang, posisinya winger. Harapannya di Sriwijaya FC bisa menambah daya serang. Dia kan sudah senior, jadi sudah paham situasi,” ungkap Eko.
Selain Persita, Redi sebelumnya juga sempat membela PSB Bogor dan turut berkontribusi dengan mencetak dua gol. Pengalaman panjangnya di sepak bola nasional menjadi alasan Sriwijaya FC merekrutnya di paruh musim ini.
Redi Rusmawan lahir di Bogor, 4 Desember 1996, dan berposisi sebagai sayap kanan. Karier profesionalnya dimulai bersama Persikabo pada 2015, sebelum melanglang buana ke berbagai klub seperti Persika Karawang, Persikota, Bogor FC, PSIM Yogyakarta, hingga akhirnya mencatatkan namanya sebagai bagian dari skuad Persita Tangerang yang promosi ke Liga 1.
Baca juga: Sumsel United Tantang Garudayaksa FC Demi Tahta Klasemen! Nil Maizar Siapkan Taktik Jitu
Dengan segudang pengalaman tersebut, Sriwijaya FC berharap Redi Rusmawan bisa menjadi pembeda di laga terakhir putaran kedua, sekaligus membantu tim bertahan di kerasnya persaingan Pegadaian Championship musim ini.
Direktur Olahraga PT SOM, Anggoro Prajesta membenarkan dengan kondisi krisis finansial saat ini, tim Sriwijaya FC telah berangkat dari Palembang menuju Serang, Banten via Bus SFC untuk menjalani laga pamungkas putara kedua.
"Ya, tim malam ini kita berangkatkan via bus," kata Anggoro Prajesta.