TRIBUNNEWS.COM - Kebun binatang Solo Safari memperkenalkan pengalaman olahraga yang unik melalui jogging track yang mulai dibuka sejak tahun 2024.
Aktivitas ini memungkinkan pengunjung berlari atau berjalan santai di tengah kawasan hijau sambil menikmati satwa eksotis.
Kegiatan jogging di Solo Safari ini menjadikannya destinasi olahraga sekaligus wisata edukatif.
Marketing Communication Solo Safari Madani Matadian mengungkapkan bahwa pihaknya ingin memanfaatkan area safari walking sebagai destinasi olahraga pada sore hari. Apalagi saat itu sedang gencar-gencarnya acara lari.
Jadi, pihak Solo Safari memanfaatkan konsep safari walking untuk para pengunjung yang ingin jogging dengan pengalaman berbeda.
“Kita mencoba riding the wave with positive ways,” ujar Mada kepada wartawan Tribunnews pada Selasa (27/1/2026).
Program jogging di Solo Safari bukan sekadar jalur olahraga biasa.
Aktivitas ini menggabungkan olahraga sehat, rekreasi, dan edukasi satwa, sehingga pengunjung bisa sekaligus belajar tentang satwa eksotis yang ada di area safari.
Menurut Mada, konsep ini memberikan pengalaman yang menyegarkan tubuh sekaligus pikiran.
Ia menambahkan track jogging sudah 100 persen selesai dan memang didesain khusus untuk berjalan kaki sehingga aman untuk segala usia.
Baca juga: Tak Sekadar Taman Satwa, Solo Safari Rayakan 3 Tahun dengan Experience Baru untuk Pengunjung
“Track-nya sudah 100 persen dan memang didesain untuk orang berjalan kaki,” kata Mada.
Lintasan jogging atau jogging track Solo Safari menawarkan pengalaman berbeda karena pengunjung dapat menikmati udara segar, pepohonan rindang, dan pemandangan satwa.
Tidak semua satwa dapat dilihat secara langsung ketika jogging karena beberapa satwa sudah masuk kandang. Namun, pengunjung tetap merasakan sensasi lari di kawasan safari.
“Solo Safari menghadirkan experience berbeda, lari di safari,” tambah Mada.
Panjang lintasan jogging yang disediakan sekitar 3 kilometer, dengan jalur yang ramah untuk segala usia, sehingga cocok untuk pengunjung keluarga maupun komunitas olahraga.
Jalur jogging di Solo Safari ini juga dilengkapi toilet dalam area dan beberapa titik food & beverages untuk pengunjung yang ingin beristirahat atau menikmati camilan.
Bahkan ada misty fan atau kipas angin di beberapa tempat yang disediakan jika pengunjung merasa kegerahan.
Selain itu, beberapa petugas ditempatkan di titik-titik strategis, seperti area lost and found, untuk membantu pengunjung dan memastikan keamanan selama berolahraga di jalur jogging.
Pengunjung bernama Melia turut memberikan kesannya saat mencoba jogging track Solo Safari.
Ia menilai jalur ini sangat menarik dan aman untuk pengunjung.
“(Jogging track) safety, ada playground gratis juga,” ujarnya.
Melia menambahkan bahwa area ini juga memiliki dua playground, sehingga anak-anak bisa tetap betah bermain sementara orang tua berolahraga.
“Dia dua tempat. Jadi anak-anak betah,” papar dia.
Untuk masuk ke jogging track, pengunjung tidak dikenakan biaya tambahan, hanya biaya masuk di awal saja sebesar Rp15.000 dan sudah mendapatkan air mineral.
Waktunya mulai pukul 16.00 WIB hingga 18.30 WIB. Setelah itu, lampu akan dimatikan sehingga area akan menjadi gelap.
Syaratnya sederhana, pengunjung cukup memakai pakaian olahraga dan sepatu yang nyaman.
Sistem ini berlaku flat dari anak-anak hingga dewasa untuk weekdays, sehingga masyarakat dapat berolahraga tanpa repot memikirkan tiket khusus.
Jogging track di Solo Safari ini dibuka setiap hari pada sore hari.
(Tribunnews.com/Ika Wahyuningsih)