TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Eskpresi Reza Arap saat mendampingi Lula Lahfah yang sudah dimasukkan ke dalam kantung mayat tuai sorotan.
Hal itu terungkap dalam rekaman CCTV di apartemen Lula Lahfah yang diungkap oleh pihak kepolisian.
Detik-detik Reza Arap tiba di apartemen pun terekam dengan jelas.
Pada Kamis (22/1/2026) malam itu, Lula Lahfah terakhir pulang ke apartemennya pada pukul 22.51 WIB.
Sejak malam itu, Lula Lahfah tidak terlihat lagi dalam rekaman CCTV.
Bahkan Lula yang biasanya olahraga pagi, pada Jumat (23/1/2026) tampak tidak muncul.
"Di hari berikutnya tidak terlihat aktivitas LL seperti biasa, biasanya olahraga tapi tidak ada," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Mohamad Iskandarsyah dikutip dari Youtube Kompas TV, Sabtu (31/1/2026).
Kemudian sore harinya, terlihat ART Lula yang berinisial A mencoba meminta bantuan untuk membuka paksa kamar.
Hal itu dilakukan karena Lula tidak memberikan respon sama sekali, dan kamar dalam kondisi terkunci dari dalam.
Dengan bantuan engineer dari apartemen, pintu kamar Lula kemudian dibuka paksa sekitar pukul 17.50 WIB.
"Kamar saudari LL terkunci dari dalam, lalu dibuka kunci secara paksa sehingga ditemukan saudari LL tergeletak membujur kaku," jelasnya.
Sang ART dan sopir pribadi kemudian menghubuhi beberapa teman Lula.
"Itu yang mengakibatkan A, R (sopir pribadi) panik, sehingga menghubungi beberapa teman terdekat saudari LL," kata dia lagi.
Lalu datang VA dan C sekitar pukul 18.14 untuk mengecek langsung kondisi Lula.
Barulah setelah itu sang kekasih, Reza Arap terlihat datang bersama dokter pada pukul 19.21 WIB.
"19.21 RA sudah hadir bersama dengan tim dokter yang merupakan kenalan C," katanya lagi.
Pada video rekaman CCTV, Reza Arap datang mengenakan jaket hoodie berwarna abu-abu dan memakai topi hitam.
Ia memakai topi lalu menutupnya lagi dengan hoodie.
Baca juga: Kecurigaan ART Jadi Awal Terungkapnya Kematian Lula Lahfah, Tak Terlihat Olahraga Pagi
Di rekaman CCTV itu, Reza Arap tampak menunduk sehingga wajahnya tidak terlihat jelas.
Setelah Lula dinyatakan sudah meninggal dunia, C kemudian menghubungi ambulans.
Pada video berikutnya, terlihat jenazah Lula sudah dimasukan ke dalam kantong jenazah.
Terlihat Reza Arap masih mengenakan baju yang sama terlihat lunglai berjalan menuju ke lift.
"Melalui lift barang, pukul 21.20 RA menemani LL yang sudah ada dalam kantung jenazah, terus menuju ke RS Fatmawati," bebernya.
Arap terlihat berjalan di samping jenazah Lula.
Sebelum masuk ke dalam lift, ia sempat mengeluarkan ponsel dari kantongnya.
Ia sempat melihat sebentar, lalu masuk ke dalam lift dan berdiri di samping jenazah Lula.
Tatapan Arap di video itu tampak kosong.
Ia terus melihat ke arah jasad sang kekasih.
Diduga saat di ambulans itulah Reza Arap membuat video ucapan permohonan maaf.
Di RS Fatmawati, Lula Lahfah dinyatakan meninggal dunia bukan karena penganiayaan.
"Keterangan dari RS bahwa LL meninggal dunia dengan kehabisan napas, dan tidak ada tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan," kata dia.
Baca juga: Misteri Tabung Pink di Kematian Lula Lahfah Terjawab, Polisi Ungkap Hasil DNA dan Rekaman CCTV TKP
Bahkan berdasarkan keyakinan polisi, jenazah Lula saat itu tidak dilakukan otopsi.
Rekaman CCTV itu beredar di media sosial dan memunculkan banyak komentar.
Beberapa mengaku salut dengan Reza Arap yang setia menemani Lula mulai dari apartemen, rumah sakit, rumah duka, hingga pemakaman.
Banyak juga yang menyinggung para sahabat Lula Lahfah, yang justru mengucapkan terimakasih kepada Elnanda Utomo.
Beberapa teman Lula, seperti Keanu, Dara Arafah, hingga Awkarin menulis terimakasih di posting Elnanda yang hadir di rumah sakit, pemakaman, hingga tahlilan Lula.
"Gk ada yang bilang mksh sma yb," tulis akun @fitrii.
"yb yg ngurusin tapi el yg dapat makasih,anehh," kata @kalasnikov.
"harusnya makasihnya sama yb gk siih," tulis akun @MERES.
https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t