Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Kondisi terbengkalai bangunan fasilitas umum yang berada di kawasan objek wisata Pantai Karapyak, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran.

Pantauan Tribun di lapangan Sabtu, 31 Januari 2026, fasilitas umum berupa toilet itu dibangun di harim laut Karapyak. Untuk jaraknya, sekitar 10 meter dari bibir pantai.

Bangunan yang berwarna cat putih dengan atap asbes itu terlihat berdiri kokoh, namun banyak sarana belum selesai dilengkapi.

Seperti, WC, wastafel, listrik, air, hingga pintu kamar mandi. Bahkan, atap bangunan fasilitas umum itu sudah banyak yang rusak.

Kemudian, banyak sampah berserakan dan rumput pun menjalar di sekitar bangunan fasilitas umum tersebut.

Baca juga: Penampakan Ratusan Hektare Sawah di Pangandaran Setelah Banjir Surut

Pada dinding bangunan tertulis bangunan tersebut merupakan aset Pemda yang dikelola Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Disparbud Kabupaten Pangandaran.

Informasi yang dihimpun, bangunan itu dibangun pada masa Jeje Wiradinata menjadi Bupati Pangandaran sekitar tahun 2023. Tapi, untuk anggaran pembangunan hingga kini belum diketahui.

Kepala Disparbud Kabupaten Pangandaran, Dadan Sugistha, mengatakan pihaknya akan melihat aset bangunan itu baik langsung di lapangan maupun secara administrasi.

"Tapi, kalau kaitan dengan tahun berapa dan berapa anggarannya, saya harus bertanya dulu karena saya belum tahu," ujar Dadan dihubungi Tribun Jabar melalui WhatsApp, Sabtu siang.

Meskipun demikian, saat ini pihaknya sedang melakukan penataan aset yang dikelola Disparbud secara keseluruhan.

"Pada prinsipnya, insyaallah ke depan akan lebih ditata dan sekarang juga sedang dilakukan pengkajian," katanya.

Seorang wisatawan asal Sidareja, Kabupaten Cilacap, Retno Wulandari (36) menyayangkan fasilitas umum yang baru dibangun tapi tidak bisa dimanfaatkan. Ia datang jauh dari Jawa Tengah untuk menikmati suasana pantai di Pangandaran.

"Ya kang, ini kan bangunannya masih baru, tapi anehnya tidak bisa dimanfaatkan kita. Sayang, kalau buang-buang anggaran," ucap Retno.(*)

Baca Lebih Lanjut
Kuliner di Pangandaran: Makan Pizza dan Kopi Rempah dari Rooftop dengan Pemandangan Pantai
Mereguk Machiato dari Ketinggian Grand Palma Pangandaran Sambil Menikmati Indahnya Pantai
Satpol PP Pangandaran Edukasi Kebersihan kepada Para Pedagang di Kawasan Wisata Pantai Batuhiu
Fasilitas Umum di Jakarta jadi Sasaran Pencurian
KumparanNEWS
Kisah Pardi, Pria Asal Pangandaran yang Kini Jadi Pemandu Wisata di Gunung Alpen Swiss
Cegah Pencurian, Seluruh JPO yang Baru Dibangun di Jakarta Pakai Material yang Tidak Bisa Dicuri
Pantai Coconut, Wisata Pantai Berbatu Alami yang Eksotis di Bengkulu Selatan
Baru Setahun Dibangun, Tanggul Sungai di Desa Torosik Bolsel Retak dan Terancam Ambruk
Wisata Pantai Coconut Bengkulu Selatan Jadi Magnet Pengunjung Meski Baru 2 Tahun Beroperasi
Wisata Murah Meriah di Bima, Intip Keindahan Pantai Lawata yang Ikonik Sejak 1961