BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kini warga Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bisa bermain padel!
Olahraga yang tengah naik daun ini hadir di Golden Palace Padel Pangkalpinang, berlokasi di kawasan Girimaya, Kota Pangkalpinang.
Golden Palace Padel Pangkalpinang diresmikan pada Minggu (1/2/2026), ditandai dengan prosesi pengguntingan pita, serta dihadiri sejumlah tamu undangan, komunitas olahraga dan pengurus KONI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Sebagai informasi, padel adalah olahraga yang memadukan unsur tenis dan squash.
Permainannya dilakukan berpasangan di lapangan berdinding kaca yang ukurannya lebih kecil dari lapangan tenis. Bola yang digunakan mirip dengan bola tenis, hanya saja tekanan udaranya lebih rendah sehingga pantulannya lebih lembut dan mudah dikendalikan.
Karena dimainkan berpasangan, suasananya terasa lebih hidup. Setiap pukulan, tawa, dan strategi kecil di lapangan menciptakan interaksi yang membuat permainan ini terasa akrab dan menyenangkan. Tak heran, padel digemari mereka yang ingin berolahraga sambil bersosialisasi.
Golden Palace Padel Pangkalpinang menghadirkan tiga lapangan padel indoor dengan fasilitas pendukung yang lengkap.
Tempat ini juga ramah bagi pemula yang belum memiliki perlengkapan pribadi.
Owner Golden Palace Padel Pangkalpinang, Jimmy mengatakan pihaknya menyediakan layanan penyewaan raket agar semua kalangan dapat merasakan pengalaman bermain padel dengan nyaman.
"Kami menyiapkan tiga lapangan. Untuk tarif sewa lapangan sementara ini di kisaran Rp300 ribu per jam dan di jam sibuk Rp400 ribu per jam, sambil melihat perkembangan kedepan," ujar Jimmy kepada Bangkapos.com, Minggu (1/2/2026).
Tak hanya itu, Golden Palace Padel Pangkalpinang juga menyediakan sewa raket dengan berbagai pilihan.
Raket standar disewakan Rp40 ribu per jam, sementara raket premium dibanderol Rp100 ribu per jam, sehingga pemain bisa mencoba dan menemukan raket yang paling sesuai dengan karakter bermain masing-masing.
"Tujuan kami supaya semua orang bisa merasakan bermain padel dengan raket yang nyaman dan berkualitas," tambahnya.
Golden Palace Padel Pangkalpinang buka setiap hari, mulai pukul 06.00-24.00 WIB. Untuk reservasi, masyarakat dapat menghubungi melalui WhatsApp di 0823-7101-5821, DM Instagram, atau melalui aplikasi ayo.co.id.
Atlet padel, Jessy Rompies membagikan beberapa tips bagi pemula yang baru memulai olahraga ini.
Menurutnya, hal pertama yang perlu dikuasai bukan kekuatan pukulan, tetapi kemampuan mengontrol bola.
“Kalau untuk beginner-beginner (pemula) pastinya tipsnya itu pertama kontrol bolanya ya. Jadi, semua beginner yang aku pernah lihat dan latih juga, kontrol bolanya itu kadang masih kurang. Jadi kadang masih suka mukulnya keras-keras gitu,” ujar Jessy saat ditemui dalam acara Wardah Padel Open 2025 di Bounce Social Club, Jakarta Selatan, Sabtu (8/11/2025).
Di balik keseruannya, menurut Jessy, padel tetap membutuhkan teknik dan kontrol agar bisa dimainkan dengan baik.
1. Fokus dan sabar saat bermain
Jessy mengatakan, banyak pemain pemula cenderung terburu-buru saat bermain. Mereka terlalu fokus ingin memukul bola sekeras mungkin, padahal padel tetap membutuhkan strategi dan penempatan bola.
“Terus abis itu juga banyak banget backswing-nya segala macam. Jadi, tips itu paling pertama harus sabar. Beginner-beginner harus fokus lihat bolanya, fokus sama bola-bolanya. Terus jangan terburu-buru,” katanya.
Saat bermain padel, pemain yang sabar akan lebih mudah mengatur ritme permainan dan memahami arah pantulan bola.
Dengan begitu, permainan jadi lebih stabil dan bisa meminimalkan kesalahan pukulan.
2. Latihan rutin untuk tingkatkan permainan
Selain fokus, Jessy menilai latihan secara rutin menjadi kunci yang tak kalah penting bagi pemain pemula.
Kemampuan padel tidak bisa dibangun dalam satu atau dua kali permainan saja, melainkan perlu latihan berulang agar refleks, koordinasi tubuh, dan pukulan bola lebih terarah.
“Terus harus terus latihan pastinya. Dari banyaknya latihan, dari banyaknya mabar-mabar (main bareng) pastinya juga kemampuan bermainnya pasti akan naik lah,” tuturnya.
Meskipun padel termasuk olahraga yang relatif mudah dipelajari, teknik dasar seperti membaca arah bola dan memukul dengan kontrol yang tepat tetap membutuhkan waktu untuk menguasainya
“Ya setidaknya harus rutin karena olahraga-olahraga kayak gini memang harus dirutinkan dan memang enggak gampang juga. Lebih gampang pastinya daripada olahraga lain,” ucap Jessy.
“Pasti ada progress, pasti bisa upgrade. Tapi harus benar-benar rutin lah setidaknya,” tambahnya.
3. Bangun muscle memory
Di samping itu, membangun muscle memory (ingatan otot) juga menjadi hal yang harus diperhatikan bagi pemain pemula.
Setiap gerakan, mulai dari memukul bola, membaca arah bola, hingga mengatur posisi tangan memerlukan latihan berulang agar menjadi refleks alami bagi tubuh.
“Tapi tetap harus ada rutinitas yang muscle memory yang harus dilatih gitu. Jadi enggak cuma satu kali, dua kali. Pantang nyerah gitu,” ucap Jessy.
Makin sering tubuh dilatih, makin baik pula koordinasi antara pikiran dan gerakan tubuh saat bermain.
Hal ini membantu pemain untuk mengontrol bola supaya presisi tanpa harus berpikir terlalu lama di tengah permainan.
4. Konsistensi adalah kunci
Selain latihan, atlet yang juga memainkan tenis ini menekankan pentingnya konsistensi.
Menurutnya, muscle memory yang sudah terbentuk tidak akan bertahan lama jika tidak dijaga dengan rutinitas.
Padel adalah olahraga yang menuntut keseimbangan antara teknik, refleks, dan ketenangan, semua hal itu bisa dicapai dengan latihan yang konsisten.
(Bangkapos.com/Kompas.com)