TRIBUNHEALTH.COM - Sariawan pada bayi sering kali membuat orang tua cemas.
Bayi menjadi lebih rewel, sulit menyusu, bahkan menolak makan karena rasa tidak nyaman di mulut.
Sariawan pada bayi umumnya ditandai dengan bercak putih atau luka kecil di lidah, gusi, atau bagian dalam pipi.
Kondisi ini sering disebabkan oleh jamur Candida albicans, iritasi ringan, atau kebersihan mulut yang kurang terjaga.
Kabar baiknya, sariawan ringan pada bayi bisa diatasi dengan cara sederhana tanpa obat, asalkan ditangani dengan tepat dan higienis.
Baca juga: 5 Pertolongan Pertama Saat Anak Mengalami Sembelit, Mudah Dilakukan di Rumah
Cara Mudah Atasi Sariawan pada Bayi Tanpa Menggunakan Obat
Berikut ini beberapa cara mudah yang bisa dilakukan orang tua di rumah untuk mengatasi sariawan pada bayi tanpa menggunakan obat.
1. Berikan ASI untuk si kecil
Air susu ibu adalah obat terbaik untuk mengatasi masalah sariawan yang terjadi pada bayi, terutama bayi yang usianya di bawah 6 bulan.
Saat si kecil sariawan, ibu dianjurkan untuk menyusui secara perlahan.
Tidak perlu memaksa si kecil untuk menyusu lebih lama, tapi berikan sedikit demi sedikit untuk mengurangi rasa nyeri akibat sariawan.
Selain menyembuhkan sariawan, memberikan ASI juga dapat menghindari malnutrisi dan dehidrasi ketika bayi sedang merasa tidak nyaman.
Baca juga: 6 Rekomendasi Bubur Instan MPASI untuk Bayi, Sehat dan Kaya Nutrisi
2. Gunakan kompres dingin
Untuk mengurangi rasa tidak nyaman yang timbul akibat sariawan, ibu bisa melakukan kompres dingin pada si kecil.
Kompres dingin dapat membuat sariawan mati rasa untuk beberapa saat.
Cara ini bisa dilakukan sebelum menyusui si kecil agar mereka tidak merasakan perih ketika sedang menyusu atau mengonsumsi makanan.
3. Berikan makanan dingin
Jika si kecil sudah memasuki usia 6 bulan dan sudah mengonsumsi makanan padat atau MPASI, ibu bisa memberikannya makanan dingin.
Seperti halnya kompres dingin, makanan dingin dapat membuat sariawan mati rasa untuk sementara waktu.
Beberapa makanan dingin yang bisa diberikan pada si kecil seperti buah dingin atau yogurt dingin.
Baca juga: Review Zwitsal Daily Diaper and Rash Cream, Krim Ruam Popok untuk Bayi
Baca juga: 7 Cara Mudah untuk Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh Anak
4. Berikan susu dengan sendok atau gelas
Seringkali bayi tidak mau menyusu saat sedang sariawan, karena rasa nyeri yang timbul.
Sebagai alternatif agar si kecil tetap mengonsumsi ASI atau susu, berikan ASI atau susu tersebut dengan sendok atau gelas.
Dengan demikian, sariawan pada bayi tidak akan tersentuh puting susu.
Gunakan sendok khusus anak-anak dan jangan gunakan sendok orang dewasa yang terlalu besar.
5. Tingkatkan asupan nutrisi si kecil
Sariawan bisa disebabkan karena kurangnya asupan nutrisi pada bayi.
Oleh karena itu, pentingnya ibu meningkatkan asupan nutrisi yang dibutuhkan si kecil, seperti vitamin B2, B5, B12, dan C.
Selain memenuhi kebutuhan vitamin, penuhi juga mineral untuk si kecil seperti zinc, asam folat, hingga zat besi.
Baca juga: 6 Rekomendasi Sampo Bayi, Lembut, Aman dan Tidak Pedih di Mata
6. Jaga kebersihan gigi bayi
Salah satu faktor risiko sariawan pada bayi adalah infeksi bakteri.
Oleh karena itu, pastikan ibu selalu menjaga kebersihan gigi dan mulut bayi, terutama jika si kecil sudah mulai tumbuh gigi.
Kondisi sariawan bisa semakin parah apabila mulut dan gigi si kecil kotor.
Biasakan menggosok gigi si kecil minimal dua kali sehari secara rutin untuk menjaga kesehatannya.
Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua di rumah untuk mengatasi sariawan pada bayi.
(Tribunhealth.com)
Baca juga: 5 Rekomendasi Botol Susu Bayi Terbaik, Bebas BPA dan Aman untuk Si Kecil