TRIBUNKALTIM.CO - Big match tersaji di pekan ke-25 Liga Inggris saat Manchester United menjamu Tottenham di Stadion Old Trafford.
Laga Manchester United vs Tottenham di Liga Inggris berlangsung pada Sabtu (7/2/2026) pukul 19.30 WIB.
Pertandingan ini bukan sekadar duel dua klub papan atas, melainkan juga pertemuan sarat gengsi yang berpotensi memengaruhi peta persaingan klasemen Liga Inggris.
Kedua tim datang dengan kondisi yang sama-sama tidak sepenuhnya stabil, namun justru hal inilah yang membuat laga diprediksi berlangsung ketat dan penuh drama.
Pertemuan ini menjadi sorotan karena sejarah head-to-head yang lebih memihak Spurs dalam beberapa musim terakhir.
Meski demikian, Manchester United tetap percaya diri berbekal tren positif di kandang sendiri.
Old Trafford masih menjadi benteng kuat bagi Setan Merah, sekaligus tempat di mana mereka berharap bisa memutus rangkaian hasil kurang memuaskan melawan Tottenham.
Baca juga: Prediksi Manchester City vs Newcastle Leg 2 Semifinal EFL Cup, The Citizens Bidik Gelar Pertama
Manchester United datang ke laga ini dengan modal kemenangan 3-2 atas Fulham di pekan sebelumnya.
Dalam pertandingan tersebut, tim asuhan Erik ten Hag memang hanya menguasai 42 persen bola, tetapi tampil efektif.
Dari 13 tembakan yang dilepaskan, enam di antaranya mengarah tepat ke gawang.
Gol-gol kemenangan dicetak oleh Casemiro pada menit ke-19, Matheus Cunha di menit ke-56, serta Benjamin Šeško pada menit ke-94 yang menjadi penentu kemenangan dramatis.
Fulham sempat memberi perlawanan melalui gol Raúl Jiménez dan Kevin, yang membuat laga berlangsung menegangkan hingga akhir.
Namun, kemenangan itu juga kembali menyoroti kelemahan United di lini pertahanan. Dalam enam pertandingan terakhir, mereka kebobolan di lima laga dengan total sembilan gol bersarang.
Artinya, meski produktif di depan, stabilitas di belakang masih menjadi pekerjaan rumah besar.
Dalam catatan prapertandingan, Manchester United belum pernah menang melawan Tottenham dalam enam pertemuan liga terakhir.
Meski begitu, mereka tetap punya kepercayaan diri karena tidak terkalahkan dalam enam laga kandang terakhir di Liga Premier. Faktor bermain di Old Trafford menjadi salah satu modal psikologis penting.
Tottenham Hotspur juga datang dengan hasil imbang 2-2 melawan Manchester City.
Dalam laga tersebut, Spurs hanya menguasai 39 persen bola, tetapi mampu menciptakan 12 peluang dengan enam tembakan tepat sasaran. Dominic Solanke menjadi bintang dengan dua gol pada menit ke-53 dan ke-70.
Meski tampil agresif, Tottenham masih menyimpan masalah saat bermain tandang. Mereka belum meraih kemenangan dalam tiga laga tandang terakhir di liga.
Namun, satu hal yang patut diperhitungkan adalah konsistensi mereka dalam mencetak gol. Dalam enam pertandingan terakhir, Spurs selalu berhasil membobol gawang lawan, total mencetak 10 gol.
Statistik ini menunjukkan bahwa Tottenham memiliki daya serang yang cukup stabil, meski belum selalu diiringi dengan pertahanan solid. Situasi ini membuka peluang terciptanya banyak gol di Old Trafford nanti.
Jika menelisik enam pertemuan terakhir sejak Januari 2024, Manchester United belum sekali pun mencatat kemenangan. Tottenham memenangkan sekitar 67 persen dari laga tersebut.
Total 20 gol tercipta, dengan Spurs mencetak 13 gol dan United hanya tujuh gol. Rata-rata 3,33 gol per pertandingan menunjukkan bahwa duel kedua tim sering berlangsung terbuka.
Pertemuan terakhir di pekan ke-11 Liga Premier musim ini berakhir imbang 2-2.
Tottenham sempat unggul melalui Mathys Tel dan Richarlison, namun United membalas lewat Bryan Mbeumo dan Matthijs de Ligt. Laga itu menjadi gambaran betapa ketatnya duel dua tim ini.
Prediksi Taktik dan Susunan Pemain
Manchester United diperkirakan menggunakan formasi 4-2-3-1, sebuah sistem yang menempatkan empat bek, dua gelandang bertahan, tiga gelandang serang, dan satu penyerang utama.
Sistem ini dirancang untuk menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan.
Susunan pemain yang kemungkinan diturunkan adalah Senne Lammens di bawah mistar, dengan Diogo Dalot, Harry Maguire, Lisandro Martínez, dan Luke Shaw di lini belakang.
Di lini tengah, Casemiro akan berduet dengan Kobbie Mainoo sebagai poros permainan. Tiga gelandang serang akan diisi Amad Diallo, Bruno Fernandes, dan Matheus Cunha, sementara Bryan Mbeumo menjadi ujung tombak.
Tottenham Hotspur diperkirakan menggunakan formasi 4-3-3, yang mengandalkan tiga penyerang untuk menekan sejak awal. Guglielmo Vicario akan mengawal gawang, dengan Archie Gray, Cristian Romero, Radu Dragusin, dan Destiny Udogie sebagai bek.
Di tengah, Conor Gallagher, João Palhinha, dan Yves Bissouma akan bertugas menjaga ritme permainan. Lini depan akan dihuni Randal Kolo Muani, Mathys Tel, dan Xavi Simons.
Prediksi Akhir: Laga Ketat di Old Trafford
Melihat performa kedua tim, pertandingan ini diprediksi berjalan sangat seimbang. Manchester United memang tampil lebih kuat di kandang, sementara Tottenham memiliki rekor pertemuan yang lebih baik.
Prediksi dari Footballpredictions menyebutkan bahwa laga akan dimenangkan Manchester United dengan skor tipis 2-1. Spurs diyakini mampu mencetak gol, tetapi kemungkinan akan kebobolan lebih banyak karena kelemahan di lini belakang.
Jika prediksi ini terbukti, maka Setan Merah tidak hanya mengamankan tiga poin penting, tetapi juga memutus tren buruk mereka melawan Tottenham. Sebaliknya, Spurs harus kembali mengevaluasi performa tandang mereka yang belum stabil.



















