TRIBUNSTYLE.COM - Dini Kurnia, penyanyi asal Banyuwangi, mengejutkan publik dengan mengungkap pernikahannya dengan Ressa Rizky Rossano.
Banyak yang akhirnya penasaran dengan kisah cinta keduanya yang kini harus berakhir dengan perpisahan.
Menurut Dini Kurnia, pernikahannya dengan Ressa Rizky Rossano terjadi sekitar tahun 2021–2022.
Ia mengaku mengenal Ressa sejak 2018 ketika masih sama-sama duduk di bangku SMA, meski berbeda sekolah dan angkatan.
"Kenal dari teman, beda sekolah. Seumuran tapi beda angkatan, aku satu tingkat di atas Ressa," jelasnya, lewat tayangan Youtube Cumi-cumi, Selasa (3/2/2026).
Dari pernikahan itu, ia menyebut memiliki seorang anak laki-laki bernama Aldan Rizky Julia Rosano yang kini berusia enam tahun.
Namun pernikahan tersebut tak berjalan mulus, keduanya bercerai karena sudah tidak sejalan.
"Alasan perpisahan mungkin sudah tidak sejalan, karena masing-masing punya keinginan dan sudah tidak sepemikiran," ungkap Dini.
Baca juga: Beda Pengakuan, Mantan Istri Ungkap Ressa Tak Rutin Bayar Nafkah Anak: Saya Gak Memberatkan
Saat ini, ia tengah menyiapkan bukti-bukti yang berkaitan dengan pernikahan tersebut.
Dini juga meluruskan foto yang beredar di media sosial bukan foto prewedding, melainkan hanya sesi foto untuk kebutuhan konten.
Lebih lanjut, kini komunikasi Ressa dan Dini mengenai anaknya terputus setelah ia menikah dengan pria lain.
Pada awal Januari 2025, Dini pun menikah dengan pria bernama Mufli Dalilu Rahman.
Sang suami berprofesi sebagai keyboardis dan arranger.
Dari pengakuan Dini, kini sang anak mengetahui bahwa Ressa adalah ayah kandungnya dan pernah menanyakan keberadaannya.
Ia mengaku awalnya tak ingin membuka persoalan ini ke publik, namun terkejut mendengar pernyataan Ressa yang membantah memiliki anak.
Dini menegaskan kalau sang anak bisa saja merasakan kekecewaan yang sama dengan yang dialami oleh Ressa.
"Mungkin melihat bapaknya pernah memberikan pernyataan seperti ini, apakah kecewanya tidak sama seperti apa yang dia rasakan seperti ini," katanya.
Setelah bercerai, kata Dini Ressa pernah memberikan nafkah untuk sang anak.
"Cuma gak rutin setiap tanggal berapa. Saya juga tidak memberatkan, karena bagaimanapun anak saya tetap tanggung jawab saya," ungkap Dini.
Meski begitu, Dini menyebut Ressa sempat memberi nafkah, walau tidak rutin.
Saat ini komunikasi keduanya disebut sudah terputus, terlebih setelah ia menikah lagi.
"Sudah tidak ada kontak, jadi susah komunikasi. Dari ibu saya ke Ressa atau ke ibunya Ressa. Kata ibu saya, komunikasi masih baik cuma kadang dibalas, kadang nggak," kata Dini lagi.
Di sisi lain, Dini mengaku ikut senang setelah Denada mengakui Ressa sebagai anak.
"Dengan ibu Dena sudah mengakui Ressa, aku juga ikut senang karena itu keinginan Ressa," tegasnya,
Namun ia berpesan pada Ressa untuk tidak membuat anaknya merasakan apa yang ia rasakan.
"Pesan saya kepada Ressa, jangan apa yang kamu rasakan, akan dirasakan oleh anak kamu. Saya harap kamu bisa membangun komunikasi yang baik kepada saya, kepada keluarga saya, dan meluruskan apa yang terjadi," ungkapnya.
Selain itu, ia berharap Ressa tidak mengulangi pengalaman yang sama kepada anaknya dan mau membangun komunikasi yang baik ke depan.
"Kamu mati-matian minta pernyataan, pengakuan kepada ibu kamu, kamu ingin diakui oleh ibu kamu, tapi kamu sendiri melakukan hal yang sama. Mungkin untuk saat ini anak saya tidak merasakan apa yang dia rasakan, tapi ketika nanti Aldan sudah dewasa, dia bisa mengetahui jejak digital kan pasti tidak akan hilang," pungkas Dini.
Baca juga: Ogah Ikuti Jejak Denada, Ressa Benarkan Sudah Nikah dan Punya Anak, Klaim Tanggung Jawab Nafkah
Pengacara Ressa Rossano, Ronald Armada membenarkan kalau kliennya itu memang sudah menikah.
"Sebetulnya soal pernikahan itu ada. Jadi yang bersangkutan itu tidak mau melibatkan diri kepada Ressa," jelas Ronald, dalam sebuah wawancara Reyben Entertainment, Selasa (3/2/2026).
Ressa adalah sosok yang bertanggung jawab terhadap darah dagingnya sendiri ditekankan oleh Ronald.
Ronald menegaskan bahwa selama ini Resa tetap menjalankan kewajibannya sebagai seorang ayah, meskipun hubungan pernikahannya telah kandas.
"Dia ini setiap hari ketemu dengan anaknya dan memberikan nafkah kepada dia. Dia sudah memberikan nafkah," ujar Ronald.
Pihak keluarga justru mencium adanya upaya dari pihak tertentu yang ingin memanfaatkan situasi ini demi kepentingan pribadi atau "panjat sosial" (pansos).
Ronald memperingatkan pihak-pihak yang mencoba menyudutkan Resa dengan isu penelantaran anak.
"Cuma si orang ini mau mencari panggung di sini. Pansos ini, pansos yang memanfaatkan Resa ya. Kenapa kok dia pisah? Ya nanti kalau dia membedah masalah itu," katanya.
Lebih lanjut, Ronald memberikan peringatan keras kepada pihak mantan istri atau siapapun yang berniat melayangkan gugatan hukum terkait masalah ini.
Ia mengklaim memiliki bukti-bukti kuat mengenai penyebab sebenarnya dari perpisahan mereka.
"Nanti kalau enggak bertanggung jawab, silakan aja gugat. Tapi ingat ya, kalau dia menggugat, nanti ada lagi yang akan terblow up ya," tegasnya.
Ronald bahkan menyinggung adanya tindakan amoral di masa lalu yang menjadi alasan perpisahan tersebut.
Ia menyatakan siap membuktikan hal itu di persidangan jika memang diperlukan.
"Karena tindakan amoral yang dilakukan, nanti bisa saya buktikan di sidang kalau itu. Nah, kalau ini si Resa insyaallah sudah saya didik dengan benar ya, termasuk dengan papai dan mamai, dia bertanggung jawab."