- Orang tua bocah yang tertimpa pembatas salat di sebuah masjid di Semarang memberikan klarifikasi terbaru.
Ia menegaskan kabar yang menyebut anaknya meninggal dunia adalah hoaks, meski video kejadiannya viral di medsos.
Saat ini, bocah berusia 3 tahun 8 bulan tersebut sudah dalam kondisi membaik pasca-pemeriksaan medis.
Hasil CT scan menunjukkan adanya pendarahan otak, namun dokter menyatakan tidak perlu tindakan operasi.
Kondisi korban kini cukup ditangani dengan obat-obatan untuk menghentikan pendarahan tersebut.
Peristiwa terjadi pada 26 Januari 2026, saat korban datang ke masjid bersama kakeknya untuk beribadah.
Berdasarkan CCTV, pembatas roboh setelah tak sengaja tersenggol anak lain yang sedang bercanda.
Pihak orang tua mengaku terpukul melihat video anaknya terus disebar dan meminta masyarakat berhenti membagikannya.
Masalah ini pun berakhir damai setelah keluarga yang bersangkutan datang meminta maaf secara kekeluargaan.