- Orang tua bocah yang tertimpa pembatas salat di sebuah masjid di Semarang memberikan klarifikasi terbaru.

Ia menegaskan kabar yang menyebut anaknya meninggal dunia adalah hoaks, meski video kejadiannya viral di medsos.

Saat ini, bocah berusia 3 tahun 8 bulan tersebut sudah dalam kondisi membaik pasca-pemeriksaan medis.

Hasil CT scan menunjukkan adanya pendarahan otak, namun dokter menyatakan tidak perlu tindakan operasi.

Kondisi korban kini cukup ditangani dengan obat-obatan untuk menghentikan pendarahan tersebut.

Peristiwa terjadi pada 26 Januari 2026, saat korban datang ke masjid bersama kakeknya untuk beribadah.

Berdasarkan CCTV, pembatas roboh setelah tak sengaja tersenggol anak lain yang sedang bercanda.

Pihak orang tua mengaku terpukul melihat video anaknya terus disebar dan meminta masyarakat berhenti membagikannya.

Masalah ini pun berakhir damai setelah keluarga yang bersangkutan datang meminta maaf secara kekeluargaan.

Baca Lebih Lanjut
BREAKING NEWS - Bocah yang Hanyut di Cisadane Bogor Ditemukan Meninggal, Orangtua Terkulai Lemas
Suami di Asahan Bunuh Istri, Pelaku Rekayasa Korban Tewas Kecelakaan Jatuh dari Motor
Jenazah Korban KM Dharma Kartika IX Tiba di Sulsel, Anak Ungkap Sikap Ibu Sebelum Meninggal
Rumah Roboh di Kaligandu Kota Serang, Lansia 80 Tahun Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan
Berita Duka, Turisno Meninggal Dunia
Suasana Haru di Rumah Bocah 8 Tahun yang Hanyut di Sungai Cisadane Bogor, Tangis Sang Ibu Pecah
Pria yang Aniaya Ibu Rumah Tangga di Blitar Hingga Meninggal Ditangkap Polisi, Hasil Visum Terungkap
Tribun
Basarnas Ungkap Detik-detik Evakuasi Korban KM Dharma Kartika IX di Pelabuhan Semayang Balikpapan
Pelaku Perampokan Bos Sate Kambing di Boyolali Diduga Beraksi Sendiri & Bersajam, Tewaskan Bocah
Bocah 10 Tahun di Malang Curi Motor, Kapolres Ungkap Motifnya, Sudah Beraksi 2 kali