TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Jalan Raya Kemang Parung dan Jalan Raya Parung, Kabupaten Bogor belakangan menjadi sorotan warganet karena banyaknya kecelakaan di jalan ini.
Banyak warganet yang mengeluhkan kondisi jalan raya ini karena banyak lubang.
Pantauan TribunnewsBogor.com, Rabu (4/2/2026), lubang jalan di jalan raya ini sudah bisa ditemukan dari kawasan Simpang Salabenda.
Kawasan jalan ini disebut Jalan Raya Kemang Parung Bogor atau Jalan Raya Jakarta - Bogor
Lubang terpantau cukup banyak ditemukan di jalur kanan dan kiri hingga ke Jalan Raya Kemang Parung kawasan Bomang, atau sekitar sejauh 7 Km.
Menyambung dari sana ke Jalan Raya Parung, juga ditemukan lubang-lubang serupa hingga ke kawasan Parung atau sejauh sekitar 6,5 Km.
Bentuk lubang di sepanjang Jalan Raya Kemang Parung dan Jalan Raya Parung ini tidak seperti jalan rusak pada umumnya.
Karena lubang-lubang jalan ini seperti tersebar berbentuk titik-titik di antara permukaan jalan yang mulus.
Ukurannya rata-rata memang tak terlalu begitu besar, namun kedalaman lubangnya cukup berbahaya.
Ada yang berbentuk satu titik lubang yang berjauhan dengan titik lubang lainnya.
Ada pula sekelompok titik-titik lubang jalan yang saling berdekatan.
Pengendara yang melintas terpantau banyak yang memacu kecepatan tinggi di jalan raya ini, karena jalannya memang terkesan mulus.
Apalagi jalan ini juga banyak digunakan oleh para pekerja dari Bogor ke Depok, Tangerang, dan Jakarta atau sebaliknya.
Jika tak hati-hati, pengendara yang melaju kencang bisa jadi tak sadar dan tak sempat menghindar saat ada titik lubang jalan di depannya, bak melintasi jalan yang disertai jebakan.
Kedalaman lubang jalan yang dalam cukup berbahaya bagi pemotor.
Bisa jadi, pemotor langsung celaka jika melintasi lubang jalan ini dengan kecepatan tinggi.
Dia adalah Dedi Permadi (48), karyawan swasta yang mengalami kecelakaan saat hendak berangkat kerja ke Jakarta pada 30 Januari 2026 subuh kemarin.
"Tiba-tiba motor di depan saya menghindari lubang, saya gak keburu. Motor saya melindas lubang dan langsung jatuh ke kanan jalan," katanya, Selasa (3/2/2026).
"Lubang yang saya lintasi lebarnya sekitar 50 centimeter, dalemnya sekitar 15 cm," ujar Dedi.
Akibat kejadian itu, Dedi Permadi mengalami retak di pergelangan kaki kanannya.