TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Kebakaran hebat yang melanda Rita Pasaraya Cilacap menyisakan trauma mendalam bagi para pemilik tenant.

Salah satunya Astrio Akbar. Pemilik usaha di food court yang telah hampir lima tahun beroperasi di pusat perbelanjaan tersebut.

Astrio mengungkapkan bahwa insiden kebakaran ini bukan yang pertama. Sebelumnya Rita Pasaraya juga pernah mengalami kebakaran pada pertengahan Desember 2025.

“Sekira 20 Desember 2025 sudah pernah ada kebakaran, tapi tidak besar,” ujar Astrio, Rabu (4/2/2026).

Baca juga: Rita Pasaraya Pusat Perbelanjaan Terbesar di Cilacap Terbakar Hebat

• Sopir Ambulans di Semarang Kena Prank, Ordernya Jemput Pasien Malah Disuruh Menagih Utang

Dia menceritakan, informasi awal kebakaran diterimanya dari laporan pegawai melalui grup WhatsApp. Namun saat itu dia masih menganggap situasi terkendali seperti kejadian sebelumnya.

“Saya sempat santai karena sebelumnya juga pernah kebakaran dan biasanya cepat ditangani, jadi ngikutin arahan manajemen,” katanya.

Situasi berubah drastis sekira setengah jam kemudian, ketika Astrio melihat siaran langsung di TikTok yang memperlihatkan api membesar di lantai satu Rita Pasaraya.

“Pas saya lihat live di TikTok, apinya sudah gede banget, makin lama makin besar. Dari situ saya langsung bilang di grup sebaiknya tutup saja,” ungkapnya.

Saat kebakaran terjadi, Astrio berada di Purwokerto Banyumas karena mengelola beberapa cabang usaha. Sementara tenant di Rita Pasaraya Cilacap telah berjalan selama empat tahun sepuluh bulan.

Seusai mendapat kabar kebakaran besar, keesokan harinya Astrio menuju Cilacap dan tiba di lokasi sekira pukul 18.30, dimana area mal masih dipasangi garis polisi dan dijaga petugas.

“Saya sempat izin ke polisi dan damkar untuk masuk sebentar sekira dua menit buat laporan ke pabrik, memang masih ada sisa-sisa, tapi sudah ludes,” tuturnya.

Dia menduga penyebab kebakaran kali ini bukan berasal dari gas, melainkan kemungkinan besar akibat konsleting listrik seperti insiden-insiden sebelumnya.

“Kalau dari kejadian-kejadian sebelumnya, biasanya konsleting listrik, bukan gas,” kata Astrio.

Baca juga: Ini Penyebab Kebakaran Rita Pasaraya Cilacap, Api Berasal Dari Area Genset

• Beda Toko Beda Harga, Emas Satu Gram di Purwokerto Selisih Rp1 Juta

Akibat kebakaran tersebut, Astrio mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp30 juta karena seluruh peralatan dan stok dagangan hangus terbakar.

“Kerugiannya sekira Rp30 juta, benar-benar ludes semua,” ujarnya lirih.

Ironisnya, kebakaran ini terjadi saat masa sewa baru saja dimulai pada 1 Februari 2026, sehingga Astrio berharap ada kejelasan dan tanggung jawab dari manajemen Rita Pasaraya.

Tiga Bangunan Ikut Terbakar

Sebelumnya, kebakaran hebat melanda Rita Pasaraya Cilacap, Senin (2/2/2026) malam. Api baru bisa dipadamkan Selasa (3/2/2026) dini hari. 

Akibat kebakaran tersebut membuat bangunan tiga lantai itu ludes terbakar. Selain itu, tiga bangunan lainnya yang berada di samping Rita Pasaraya juga ikut terbakar. 

Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Cilacap, Gatot Arief Widodo mengatakan, saat ini api di lokasi sudah padam.

"Api sudah padam hijau mulai pukul 19.00," kata Gatot. (*)

Baca Lebih Lanjut
Kebakaran Rita Pasaraya Cilacap Bukan yang Pertama, Tenant Penyewa Tunggu Kejelasan dari Manajemen
Ini Penyebab Kebakaran Rita Pasaraya Cilacap, Api Berasal Dari Area Genset
Polisi Soal Penyebab Rita Pasaraya Cilacap Terbakar: Diduga Korsleting Listrik
KumparanNEWS
Rita Pasaraya Cilacap 3 Lantai Hangus Terbakar
Bangsa yang Sibuk Terlihat Baik, Tapi Enggan untuk Benar-Benar Benar
Rovindo Trgn
Bahkan, Kucing Terjerat Kail Pancing Juga Diselamatkan Damkar Cilacap
Damkar Sidaraje Cilacap Turun Tangan, Bantu Selamatkan Kucing Terjerat Kail Pancing
Bus PO Haryanto Ludes Terbakar di Tol Pejagan-Pemalang, Seluruh Penumpang Selamat
Diolah Jadi RDF, Pemkab Banyumas Klaim Tekan Biaya Sampah 75 Persen
Ditinggal Pemilik ke Kebun, Dua Rumah di Semadam Awal Aceh Tenggara Terbakar