TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Penjualan kue bakul jelang Tahun Baru Imlek 2026 mulai mengalami peningkatan.

Salah satunya terjadi di toko kue Phin Phin, Jalan Dewa Ruci, yang sudah mempertahankan produksi kue bakul tradisional selama kurang lebih 30 tahun.

Owner toko kue Phin Phin, Jhony Halim mengatakan, pihaknya mulai memproduksi kue bakul sejak dua minggu sebelum perayaan Imlek untuk memenuhi permintaan masyarakat.

Biasanya, kue bakul dipesan untuk kebutuhan sembahyang saat hari Imlek maupun setelah perayaan berlangsung.

“Penjualan sudah mulai meningkat. Setiap tahun pasti naik, dan tahun ini juga meningkat lagi sekitar 20 persen,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).

Untuk tahun ini, toko menargetkan produksi mencapai sekitar 900 kilogram. Dalam sehari, produksi dilakukan bertahap mulai dari 70 kilogram.

Selain memenuhi pasar Medan, kue bakul juga dikirim ke luar daerah seperti Jakarta, Pekanbaru, dan Bali.

Menurut Jhony, lonjakan pembelian biasanya terjadi satu minggu sebelum Imlek. Tahun ini diperkirakan puncaknya terjadi sekitar 14 Februari 2026, saat masyarakat mulai mempersiapkan kebutuhan sembahyang dan perlengkapan Imlek.

Jhony menjelaskan, proses pembuatan kue bakul di tokonya masih mempertahankan cara tradisional untuk menjaga cita rasa khas.

Proses dimulai dari pengolahan tepung ketan yang dibuat sendiri. Tepung ketan kemudian dicampur dengan gula hingga menjadi adonan kental.

Setelah itu, adonan dimasukkan ke dalam cetakan, lalu dimasak menggunakan tungku api tradisional. Proses memasak ini memakan waktu cukup lama, yakni sekitar 12 jam hingga kue matang sempurna.

Menurutnya, kualitas bahan menjadi kunci utama dalam pembuatan kue bakul.

“Karena kalau bahannya itu simpel, hanya dua bahan dasar, tepung ketan dan gula,” ungkapnya.

Ia menambahkan, menjaga ciri khas dan rasa otentik resep turun temurun menjadi komitmen utama agar pelanggan tetap loyal dari tahun ke tahun.

Kue bakul sendiri memiliki daya tahan cukup lama, yakni sekitar dua bulan dalam suhu ruang, sehingga memungkinkan produksi dilakukan lebih awal menjelang perayaan.

(cr26/tribun-medan.com)

 

Baca Lebih Lanjut
Berita Foto: Tradisi Kue Bakul Makanan Khas Tahun Baru Imlek, Pertahankan Kualitas Original
Resep Kue Keranjang Pisang Kukus, Sajian Manis Sarat Makna untuk Imlek 2026
Mia Della Vita
Sejarah Kue Lapis Legit, Kuliner Belanda yang Kini jadi Hidangan Khas Imlek di Solo
Perajin Lilin Imlek di Medan Pertahankan Produksi Tradisional di Tengah Penurunan Pesanan
Asal-Usul Kue Mangkok Kuliner Khas Imlek Sarat Filosofis, Sering Dijumpai di Pasar Tradisional Solo
TERNYATA Ini Arti dan Sejarah Kue Keranjang dalam Perayaan Tahun Baru Imlek, Ada Makna Penting
Resep Pindang Bandeng Asam Manis, Sajian Spesial Pembawa Hoki saat Imlek 2026
Bagaimana Cara Makan Kue Keranjang yang Enak dan Tidak Membosankan saat Imlek 2026?
Mia Della Vita
Arti dan Sejarah Kue Keranjang dalam Perayaan Tahun Baru Imlek, Ternyata Punya Makna Penting
Fidiah Nuzul Aini
3 Resep Kue Tradisional Jambi untuk Maniskan Buka Puasamu, Ada Kue Padamaran