TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Suasana duka menyelimuti Perumahan BTN Trijaya Residence, Simbuang, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Sebuah rumah dengan pagar kayu cokelat yang biasanya tampak hidup kini terlihat sunyi dan kosong.
Rumah tersebut merupakan kediaman satu keluarga yang menjadi korban kecelakaan maut di Jalan Poros Makassar–Parepare, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Rabu (4/2/2026) tengah malam.
Baca juga: Satu Keluarga dari Mamuju Tertimpa Kontainer di Pangkep Hendak Pulang Kampung Hadiri Acara Keluarga
Baca juga: BREAKING NEWS: Truk Kontainer Terguling Timpa Mobil Plat DC Sulbar di Pangkep 3 Penumpang Meninggal
Berdasarkan pantauan di lokasi, rumah bernuansa krem dan putih itu tampak lengang.
Sebuah pagar minimalis dengan kombinasi pelat putih dan trali kayu berwarna cokelat tertutup rapat.
Di sisi kiri rumah terdapat sebuah ruang terbuka yang menyerupai garasi atau area servis yang masih dalam tahap pembangunan, memperlihatkan dinding bata putih tanpa plester.
Halaman depan rumah terlihat apa adanya, dengan beberapa kantong plastik berisi barang dan sebuah ember hijau yang tergeletak di depan tembok pembatas.
Tidak ada aktivitas berarti di sekitar rumah yang berdiri di bawah rimbunnya perbukitan hijau tersebut.
Seorang tetangga korban, Hasman, menuturkan ia masih sempat melihat aktivitas keluarga tersebut sebelum mereka berangkat menuju Kabupaten Pangkep.
“Terakhir saya lihat dua hari lalu, Selasa (3/2/2026). Tidak ada firasat apa-apa kalau itu jadi pertemuan terakhir,” ujar Hasman dengan nada rendah saat ditemui, Kamis (5/2/2026).
Perjalanan sejauh 351 kilometer dari Mamuju menuju Desa Kanaungang, Kecamatan Labakkang, Pangkep, berakhir tragis.
Mobil Honda Brio berwarna merah dengan nomor polisi DC 1471 GI yang mereka tumpangi tertimpa bak kontainer kosong dari sebuah truk yang hilang kendali.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 23.30 WITA itu merenggut nyawa sang ayah, MA (35), yang merupakan pengemudi mobil, serta dua anaknya, NA (7) dan PS (5).
Baca juga: KRONOLOGI Mobil Angkut 1 Keluarga dari Mamuju Tertimpa Kontainer, Sopir Truk Tabrak Pembatas Jalan
Ketiganya meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat setelah atap mobil ringsek tertindih beban berat.
Sementara itu, sang ibu, M (30), dan bayinya yang baru berusia satu tahun berhasil selamat dari maut meski mengalami luka parah.
Kepala Unit Gakkum Satlantas Polres Pangkep, IPDA Habib Harahap, menjelaskan kecelakaan bermula saat truk kontainer bernomor polisi DP 8904 AP melaju searah dengan mobil korban dari arah Parepare menuju Makassar.
“Truk diduga berusaha menghindari kendaraan lain, namun nahas justru naik ke median jalan dan terguling ke sisi kiri, tepat menimpa mobil sedan Brio milik korban,” jelas IPDA Habib.
Sopir truk sempat melarikan diri karena panik, namun akhirnya menyerahkan diri ke Mapolsek Mandalle yang berjarak sekitar 750 meter dari titik kejadian pada Kamis dini hari.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi