Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alisan Lasande
TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Luwuk mengeluarkan pengumuman terbaru.
Disebutkan, kapal feri di lintasan Kolonodale tujuan Baturube, Kabupaten Morowali Utara belum beroperasi mulai Rabu (4/2/2026).
Sebab, armada feri ini akan docking tahun lalu di galangan kapal milik PT Arsa Mega Pratama di Kendari, Sulawesi Tenggara.
Baca juga: Bupati Parigi Moutong Tawarkan Skema PPPK Paruh Waktu dengan SK 5 Tahun, Syarat Anggaran Cukup
Kapal fery diberangkatkan ke tempat docking dari Pelabuhan Fery Siliti di Desa Baturube, Kecamatan Bungku Utara, Morowali Utara, Sulawesi Tengah, Jumat (6/2/2026).
Terhitung mulai Kamis (5/2/2026) KMP Dolosi tak melayani penyeberangan Kolonodale-Baturube sampai selesai.
ASDP Cabang Luwuk mengestimasi proses docking berlangsung selama 20 hari.
"Selama kapal melaksanakan docking, tidak ada kapal pengganti," tulis ASDP Cabang Luwuk.
Perlintasan Kolonodale-Baturube ramai karena penggunanya mulai dari pekerja di industri nikel sampai truk sawit.
Baca juga: Baru 8 Bulan Menjabat, Ini Sosok Mulyono Purwo Wijoyo Kepala KPP Madya Banjarmasin yang Kena OTT
Dari Luwuk, ibukota Kabupaten Banggai, Pelabuhan Fery Siliti berjarak 190 kilometer dengan waktu tempuh empat jam.
Penyeberangan pulang pergi juga ditempuh selama empat jam.
Meski begitu, terdapat kapal rakyat berkonstruksi kayu sebagai alternatif, tapi hanya bisa mengangkut sepeda motor.
Baca juga: Angin Kencang Perburuk Kebakaran Hutan di Desa Avolua Parimo, Turun ke Perkebunan Warga
Dari Luwuk, bisa juga menempuh perjalanan darat melewati Tojo Una-una, Poso, hingga Kolonodale dengan jarak sekitar 250 kilometer. (*)