TRIBUNBATAM.id - Terungkap fakta-fakta dalam kasus seorang suami berinisial MA alias Muhammad Ali (29) membunuh istrinya AIP alias Ananda Isnaini Putri (20).

Pelaku menghabisi nyawa korban di rumahnya di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Senin (2/2/2026).

Kasus pembunuhan itu terungkap setelah warga merasakan kejanggalan ketika memandikan jenazah korban.

Warga langsung melaporkan kejanggalan tersebut kepada pihak kepolisian, hingga akhirnya pelaku diamankan di rumah duka.

Parahnya, pelaku MA membuat skenario seolah-olah istrinya menjadi korban kecelakaan atau jatuh dari motor.

Berdasarkan rangkuman dari TribunMedan.com, terungkap beberapa fakta dalam kasus suami bunuh istri tersebut.

Mulai dari awal mula pembunuhan, hingga sosok korban yang sering mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Berikut 6 fakta pembunuhan:

1. Diawali Cekcok Rumah Tangga

Sebelum pembunuhan terjadi, MA dan AIP terlibat cekcok pada Minggu (1/2/2026). 

AIP lalu pergi dari rumahnya di Asahan ke rumah orang tuanya di Kota Tanjung Balai.

Ayah korban, Zainal mengakui bahwa putrinya datang ke rumah.

Bahkan, Zainal sempat menerima telepon dari MA dan mengatakan bahwa dia akan bercerai dengan AIP.

"Siangnya suami dari anak saya ini menelpon, menanyakan keberadaan istrinya, terus kami jawab, memang istrinya berada di rumah kami. Dia bilang kalau memang AIP mau pisah, dia bersedia untuk menceraikan, tapi dia mau jumpa dulu," ujar Zainal kepada wartawan di rumahnya di Asahan, Selasa (3/2/2026).

2. Pelaku Paksa Korban Pulang

Lebih lanjut, kata Zainal, MA datang ke rumahnya pada sore hari dengan mengendarai mobil bersama kedua temannya.

Tak berapa lama, MA dan AIP bertemu. MA lalu mengajak AIP pulang namun dia tidak mau. Pertengkaran pun kembali terjadi.

Selanjutnya MA mengambil anak mereka yang masih balita dari tangan AIP dan membawanya ke mobil. Selanjutnya AIP masuk ke kamar sambil menangis.

"AIP nangis di kamar, karena anaknya dibawa sama suaminya, sudah dibawa masuk ke dalam mobil, mau dilarikan pulang ke Kisaran, Asahan," ujar Zainal.

Kemudian lantaran anaknya dibawa MA, korban AIP terpaksa ikut pulang dengan MA.

Baca juga: Gagal Bohongi Polisi, Suami di Asahan Ternyata Bunuh Istri Pakai Benda Tumpul

3. Pelaku Aniaya Korban

Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Immanuel Simamora mengatakan, pembunuhan terjadi pada Senin (2/2/2026) pukul 02.00 WIB.

Keduanya sempat cekcok di rumahnya yang berada di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kisaran Barat, Asahan. Pelaku kemudian menganiaya korban hingga tewas.

"Mereka itu bertengkar, mungkin di situlah terjadinya penganiayaan, itu wajahnya (korban) dimasukkan ke air, dianiaya, dipukuli kemudian sesak dadanya si korban, dibawa lah korban ke rumah sakit, sampai rumah sakit meninggal," ujar Immanuel saat dihubungi Kompas.com, Selasa (3/2/2026).

4. Skenario Korban Tewas Jatuh dari Motor

Usai membunuh istrinya, MA sempat membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kisaran.

Dia lalu membuat skenario korban mengalami kecelakaan lalu lintas.

"Iya sebelum kita (polisi) datang (ke RSUD), dia (pelaku) mengatakan korban ini (meninggal) karena jatuh dari sepeda motor," ujar Immanuel.

Namun polisi tidak lekas percaya dan melakukan otopsi terhadap jenazah korban, hasilnya korban tewas karena dianiaya.

"Alhasil pelaku tidak bisa mengelak lagi, akhirnya kita tangkap," kata Immanuel.

5. Motif Pertikaian

Immanuel mengatakan pihaknya masih mendalami motif pembunuhan tersebut. Saat ini pelaku ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.

"Dia disangkakan dengan Pasal 458 ayat (1), (2) subs Pasal 466 ayat (3) UU RI Nomor 1 tahun 2023," ujar Immanuel.

Sementara itu, Zainal, ayah korban, meminta pelaku dihukum setimpal dengan perbuatannya.

"Kepada pihak aparat kepolisian, khususnya polres asahan, kami meminta supaya kasus ini diusut sampai tuntas," tutupnya.

6. Sosok Istri

Banyak warganet mengucapkan duka cita atas nasib nahas Ananda.

Ananda memiliki akun Facebook bernama Putri Ananda yang sudah memiliki 6300 pengikut.

Di akun ini, ia kerap membagikan aktivitas layaknya konten kreator, yakni merekam kegiatan sehari-hari.

Namun, ia tidak lupa akan tugasnya sebagai ibu.

Ia pun sering ke pasar tradisional sembari menggendong anaknya yang masih balita.

Tak lupa pula ia membersihkan rumah sembari mengasuh sang anak.

Ananda juga beberapa kali membagikan momen sedang bersama suaminya.

Di sini, keduanya terlihat pasangan yang bahagia, layaknya pasangan muda lainnya yang tanggap kamera.

Dari berbagai postingan Adinda juga terlihat Ali memiliki postur tubuh kekar dan pecinta tato.

Hal ini berbanding terbalik dengan penampilan Adinda yang sehari-harinya memakai jilbab dan berpakaian layaknya emak-emak dengan dasternya.

Tak pelak, kepergian Ananda sangat disayangkan banyak pihak, terutama karena sosok pelakunya adalah suami sendiri.

Tetangga dan warga sekitar mengungkap bahwa Ananda kerap menjadi korban kekerasan rumah tangga oleh suaminya.

Meski sering terjadi di depan warga, pelaku tidak segan melakukan kekerasan.

Ananda tinggal di rumah susun sederhana dan sering mendapat dukungan dari tetangga, terutama ibu-ibu di sekitar.

(TribunBatam.id)

Baca Lebih Lanjut
Kejamnya Suami Bunuh Istri di Asahan Rendam Wajah ke Air, Buat Skenario Seolah Jatuh dari Motor
Suami di Asahan Bunuh Istri, Pelaku Rekayasa Korban Tewas Kecelakaan Jatuh dari Motor
Fakta Mengerikan Suami di Asahan Bunuh Istri, Korban Dicelupkan Berulang ke Air hingga Lemas & Tewas
Awal Mula Suami Bunuh Istri di Asahan, Pelaku Sempat Minta Izin Bercerai pada Mertua
Suami di Asahan Bunuh Istri karena Sakit Hati dan Kesal Tak Bisa Diatur
KumparanNEWS
Sosok Mama Muda 20 Tahun di Asahan Tewas di Tangan Suami Sendiri, Awalnya Dikira Alami Kecelakaan
Sosok Ananda Isnaini Putri, Ibu Muda 20 Tahun Tewas Dihabisi Suami Sendiri di Asahan
KRONOLOGI Kematian Tragis Mama Muda Berusia 20 Tahun Ananda Putri, Ternyata Dibunuh Suaminya Sendiri
Sosok Ananda Ibu Muda yang Tewas di Tangan Suami, IRT Nyambi Konten Kreator
Dijemput dari Rumah Ortu, Mama Muda Dibunuh Suami, Pelaku Sempat Berdalih Korban Jatuh dari Motor