TRIBUNPEKANBARU COM, PEKANBARU- Berawal dari gitarnya yang rusak, Rob kini menjadi sosok yang terampil. Percobaan yang berulang kali dan harus mengorbankan beberapa gitar kesayangannya, membawanya menjadi sosok yang banyak dicari untuk mendapatkan jasanya. Inilah cerita pemilik Rumah Bengkel Gitar di Pekanbaru, Robi Sugianto.

Robi baru saja tiba dibengkelnya di Jalan Brigjen Katamso, Nomor 3 Cinta Raja, Kecamatan Sail, Pekanbaru saat Tribunpekanbaru.com singgah, Senin (9/2/2206) pagi.

Senyuman tersungging dari wajahnya ketika Tribunpekanbaru.com memperkenalkan diri. Penyambutan ramahnya membuat suasana cepat akrab. Ketika Tribunpekanbaru.com menyebutkan tahu keberadaan bengkelnya dari Tiktok, Robi tampak sumringah 

" Iya, ada salah satu konten saya yang FYP," ungkapnya

FYP adalah singkatan dari For Your Page, yaitu halaman rekomendasi utama di aplikasi TikTok yang pertama kali muncul saat aplikasi dibuka. 

Konten yang masuk FYP direkomendasikan oleh algoritma berdasarkan minat pengguna, memungkinkan video ditonton banyak orang (bahkan yang tidak follow) hingga berpotensi viral.

Berkat kontennya yang banyak ditonton itu pula Robi mengakui bahwa Bengkel Gitar Pekanbaru yang ia jalani saat ini mulai banyak dilirik. Tidak hanya warga Pekanbaru saja, namun juga di berbagai daerah di Provinsi Riau.

Robi mempersilahkan Tribunpekanbaru.com duduk sembari mengambil kursi plastik. Di kios berukuran kurang lebih kurang tiga meter itu tampak berbagai gitar elektrik dan gitar akustik dengan senar nilon.

Gitar elektrik disusun rapi dan sebuah rak dengan posisi berdiri. Kemudian di bagian atas sebelah kanan, gitar-gitar akustik diposisikan lebih tinggi dengan penopang pada bagian headstock atau peghead atau kepala gitar.

Terdapat dua meja kerja. Dibagian dalam, meja dengan peralatan elektrik seperti solder dan juga kaca pembesar. Kemudian pada meja kerja yang lebih lapang tidak jauh dari meja pertama. 

Di meja kedua ini berbagai peralatan yang mendukung kerja perbaikan gitar diatur demikian rupa. Ada mesin bor mini duduk, berbagai kunci dan tang, alat penjepit, ragum mini serta berbagai tools lainnya.

Dimeja yang agak tinggi inilah Robi mengerjakan perbaikan pada pemasangan senar gitar dan perbaikan fisik gitar lainnya. Sebuah lampu penerangan juga dipasang hingga meja kerja terlihat lebih terang.

Dan saat berbincang dengan Tribunpekanbaru.com, Robi tengah memasangan senar gitar. Tangannya sudah sangat terampil. Melihat cara ia bekerja, tampak begitu detil. Gitar yang hendak diperbaiki ia bersihkan gridnya sebelum dipasangkan senar.

Berawal dari Kesulitan Mencari Mekanik Gitar

Robi terlihat asik dengan gitar yang ada didepannya. Sesekali ia melihat lekat gitar tersebut untuk memastikan detil yang harus ia perbaiki. 

" Kalau berkerja sejalan dengan hobi, ada rasa bahagia. Apalagi konsumen senang dengan hasilnya," ujar Robi.

Namun, bukan perkara mudah bagi Robi untuk mengambil keputusan serius menekuni Bengkel Gitar tersebut. Ada perjalanan panjang dimana ia harus mengorbankan gitar kesayangannya.

Robi memulai cerita awal ia akhirnya membuka Bengkel Gitar. Iasejatinya adalah seorang gitaris di Pekanbaru. Namun, pada satu ketika ia mendapati gitar miliknya rusak, itu pada tahun 2028 silam.

"Gitar yang sering saya pakai kok gak enak bunyinya, rusak. Kemudian saya coba mencari orang yang bisa memperbaiki. Tetapi saya kesulitan. Kalaupun ada di Jawa. Jadi saya coba bongkar sendiri," ungkapnya.

Dari nekat bongkar-bongkar itulah Robi harus menerima kenyataan gitar miliknya jadi korban. "Ya, prosesnya ada beberapa gitar yang rusak. Namun, karena saya coba terus akhirnya dapat chemistry juga ketika gitar enak dipakai," ujarnya.

Pengalaman dari nekat bongkar gitar dan mencoba memperbaiki sendiri itukah menurut Robi kemudian membuatnya makin paham. Banyak ilmu terkait dengan fisik gitar yang ia ketahui.

Sebagai seorang gitaris, Robi tentu saja sudah paham soal harmonisasi nada. Namun, soal teknis fisik gitar tentu baru ia ketahui setelah ia memberanikan diri mencobanya. 

" Setelah saya makin memahami bagaimana fisik gitar, secara bertahap saya mulai mencoba membuka jasa untuk service gitar," ungkap Robi.

Proses dari service gitar itulah pengetahuan Robi soal gitar makin mumpuni. Marasa bekal pengetahuan yang sudah banyak itukah kemudian Robi membuka Bengkel Gitar.

"Tahun 2008 mulai buka Bengkel Gitar. Sampai sekarang saya bisa bertahan. Karena semakin banyak yang mengetahuinya," ujar Robi.

Menurut Robi keputusannya membuka Bengkel Gitar memang antara yakin tak yakin. Namun, ia percaya bahwa usaha dan komitmenya terus sabar akhirnya membuahkan hasil.

Hingga kini, Robi masih konsisten. Satu persatu orang telah tahu Bengkel Gitar miliknya. Apalagi ia juga terus berusaha lewat promosi melalui media sosial 

"Alhamdulillah sudah mulai banyak yang tahu. Lewat media sosial mengetahui keberadaan Bengkel Gitar" ujar Robi.

Selain memperbaiki, Robi mengatakan di Bengkel Gitar miliknya juga tersedia gitar second dari berbagai brand.

"Ada Ibanez dan Fender. Kemudian juga ada gitar Yamaha. Untuk harganya bervariasi.",beber Robi.

Untuk harga seperti gitar Ibanez, Robi mengatakan bisa mencapai puluhan juta. Tentu saja itu itu sesuai dengan kualitas gitar itu sendiri.

Pelanggan Loyal

Menariknya, Bengkel Gitar Robi ternyata punya pelanggan militan. Sosok pelanggan tersebut bernama Anton. Pria yang susah tidak muda lagi.

Usia Anton diperkirakan hampir 60 tahun. Namun, secara fisik ia terlihat sangat sehat. Sosoknya ceria dan sangat positif. Kepada Tribunpekanbaru.com pria berkacamata ini mengaku memainkan gitar membuatnya tenang.

" Saya memainkan gitar akustik. Biasanya untuk lagi rohani. Jadi malam hari sebelum tidur saya mainkan gitar terasa tenang,"ungkap Anton yang ditemui Tribunpekanbaru.com di Bengkel Gitar.

Untuk urusan service dan kebutuhan gitarnya, Anton mengaku memang mengandalkan Bengkel Gitar Robi. Mulai dari service ringan sampai pada kebutuhan lainnya untuk gitar akustik miliknya.

Menurut Robi, pelanggannya itu sudah tiga tahun berinteraksi untuk kebutuhan berbagai hal terkait gitar.

" Ya begitulah, jika datang biasanya beliau akan langsung ke Bengkel. Sudah sangat lama dikenal," ungkap Robi.

Berbicara soal pelanggan, Robi mengakui bahwa masing-masing punya karakteristik. Mulai yang paham terkait seni gitar, hobi sampai hanya sekedar ingin main saja.

"Bagi yang memang hobi, biasanya tidak banyak tanya. Namun, ada juga yang harus saya berikan pemahaman agar tidak ada komplain. Sedangkan pelanggan gitaris biasanya bertanya lebih detil," ungkap Robi.

Robi mengakui sampai kini masih bertahan dengan Bengkel Gitar yangvia jalani. Baginya, hobi sembari mendatangkan cuan. Karena itu, baginya ada kesenangan ketika kerjaannya itu membuat pelanggan puas. Bagi yang ingin tahu lebih jauh Bengkel Gitar Pekanbaru, bisa juga mengunjungi media sosial Bengkel Gitar Pekanbaru di Tiktok, Instagram dan Facebook.

(Tribun Pekanbaru/Budi Rahmat)

Baca Lebih Lanjut
Apa Itu Broken Chord Guitar Surabaya, Musisi Bisa Bayar Servis Barter Pakai CD
Chord Gitar Lagu 1000x - Ghea Indrawari - Kunci G Cocok untuk Pemula
Glendi Manengal
Chord Gitar Lagu Berpisah Itu Mudah - Rizky Febian feat Mikha Tambayong - Kunci G
Glendi Manengal
Chord Gitar Lagu Sesalku Mengenalmu - Aprilian - Kunci Am Cocok untuk Pemula
Bawa Gitar Sambil Celingak-celinguk, Duo Curanmor Bekasi Gondol Motor Warga
Chord Gitar Lagu Rindu Lukisan - Hendri Rotinsulu - Kunci C Cocok untuk Pemula
Chord Gitar Lagu Iqro - Raim Laode - Kunci G: Bintang Bintang dan Pepohonan
Glendi Manengal
Chord Kunci Gitar S'bab Kau Besar - Citra Scholastika
Kunci Gitar Kuduslah Tuhan - Franky Sihombing - Chord C
Frandi Piring
Lirik dan Chord Gitar Yesus Kami Puja - Gloria Trio