BANJARMASINPOST.CO.ID - Beredar video memperlihatkan seekor buaya muncul di rawa halaman rumah warga Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Tampak buaya tersebut memiliki ukuran yang cukup besar, meski hanya menunjukkan sebagian tubuhnya ke permukaan.

Dilansir melalui unggahan akun Instagram @banjarku, Selasa (10/2/2026), kemunculan buaya itu pun membuat warga resah. Karena muncul di sekitar kawasan permukiman.

Dalam video yang beredar itu, seorang warga memperlihatkan rawa dengan kondisi air yang cukup dalam di halaman rumahnya.

Baca juga: Kemunculan Buaya di Amuntai Gegerkan Warga, Asyik Berjemur di Pinggir Sungai Meski Jadi Tontonan

Untuk melintasi rawa tersebut, terpasang jembatan dari kayu dengan panjang sekitar setengah meter.

Yang mengejutkan pemilik rumah, dari dalam rawa tersebut tiba-tiba muncul seekor buaya yang memperlihatkan bagian tubuhnya yakni sekitar kepala.

Buaya yang mengapung itu tampak memiliki ukuran cukup besar.

Diperkirakan memiliki bobot puluhan kilogram.

Meski hanya berdiam, buaya tersebut sewaktu-waktu dikhawatirkan dapat menyerang warga yang tinggal di sekitar lokasi kemunculannya.

“Seorang warga di Amuntai, Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan bagikan video saat ia berada di teras rumahnya dan viral di jejaring sosial beberapa waktu lalu.”

“Dalam video tersebut awalnya ia mengira bidawang namun saat diperhatikan dengan teliti itu seekor buaya. Kira-kira ngapain bisa sampai dirumah warga?” Terang unggahan tersebut.

Buaya itu dikhawatirkan bisa naik ke permukiman warga.

Terlebih saat kondisi air sedang pasang.

Sempat Muncul Dua Kali 

Sebelumnya, pada Januari 2026 lalu, kemunculan buaya di aliran Sungai Balangan di Desa Patarikan dan Lok Bangkai Kecamatan Banjang sempat menghebohkan warga sekitar. 

Buaya sempat muncul dua kali yang hanya berjarak 30 menit dari kemunculan pertama sekitar pukul 12.20 Wita, Senin (19/1/2026). 

Tullah saksi yang melihat kemunculan buaya awalnya sedang memancing dan melihat adanya buaya yang berada di aliran sungai jaraknya sekitar 20 meter dari tempat dirinya berada di tepian sungai. 

Pada kemunculan kedua lebih jauh dari posisi dirinya berada sekitar 40 meter.

Anggota Damkar dari Dinas Satpol PP dan Damkar langsung lakukan koordinasi dengan aparat Desa Lok Bangkai dan Desa Patarikan. 

Warga setempat juga ikut lakukan antisipasi atas kemunculan buaya tersebut.

“Untuk memberikan informasi kepada warga akan dipasang imbauan di bantaran sungai masing masing desa,” ujar Edy Saputra, anggota Damkar. 

“Agar untuk sementara tidak beraktivitas di sungai dan mewaspadai keberadaan buaya,” ucapnya.

Dan apabila ada masyarakat yang melihat kemunculan buaya tersebut, imbuhnya, agar segera melaporkan ke Damkar HSU.

(Banjarmasinpost.co.id/danti ayu)

Baca Lebih Lanjut
Satu Tindakan Tegas Petugas Damkar Terhadap Biawak Dua Meter yang Masuk Garasi Warga HSU Kalsel
Ini Titik Lokasi Kemunculan Buaya di Sulawesi Utara, Ada yang Serang Warga
Dewangga Ardhiananta
Lowongan Kerja Alfamart Kalsel 2026, Tersedia Posisi Kasir, Walk in Interview di SMKN 2 Amuntai HSU
Mulyadi Danu Saputra
Lokasi Kerangkeng Perangkap Buaya di Perairan Selat Manado, Warga Berharap Segera Tertangkap
Sepasang Buaya Muncul di Pantai Sikente Pasangkayu, Warga Diminta Waspada di Wisata Pantai Koa-Koa
Nurhadi Hasbi
Sungai Ranoyapo Minsel dan Jembatan Kaiya Bolmong, Ini 5 Tempat di Sulut yang Pernah Muncul Buaya
Rizali Posumah
Buaya Laut Muncul di Perairan Bitung Sulawesi Utara
Rizali Posumah
Hasil Pencarian Buaya di Perairan Manado Hari Kelima, Kerangkeng Masih Kosong
Alpen Martinus
Berita Populer Manado: 3 Pria Perakit Panah Wayer Ditangkap Polisi, Buaya Muncul di Kawasan Megamas
Viral Diduga Bawa Mayat Ternyata Biawak, Pria di Jakbar Ungkap Kronologinya ke Jacklyn Choppers
Satrio Sarwo Trengginas