Mengikuti operasi pada kedua matanya, kami terus melanjutkan proses pemulihan untuk mengembalikan penglihatan Tom ke kondisi yang siap digunakan untuk bertarung
Jakarta (ANTARA) - Tim dokter yang menangani operasi mata juara kelas berat (90-120,2 kg) Ultimate Fighting Championship (UFC) Tom Aspinall berupaya memulihkan Aspinall ke kondisi ideal yang siap untuk kembali bertarung.
"Mengikuti operasi pada kedua matanya, kami terus melanjutkan proses pemulihan untuk mengembalikan penglihatan Tom ke kondisi yang siap digunakan untuk bertarung," tulis Tim Dokter Tom Aspinall dalam media sosial yang dipantau di Jakarta, Rabu.
Aspinall masih menjalani proses pemulihan setelah menjalani operasi pada kedua matanya akibat cedera tusukan jari yang dialaminya dalam pertarungan melawan Ciryl Gane pada Oktober 2025.
Petarung asal Inggris itu belum kembali bertanding sejak insiden tersebut, yang terjadi dalam laga pertahanan pertamanya sebagai juara tak terbantahkan UFC.
Pertandingan itu berakhir dengan hasil no-contest setelah Aspinall tidak dapat melanjutkan laga akibat gangguan penglihatan.
Insiden double eye poke terjadi ketika Gane meluruskan tangan dalam sebuah pertukaran serangan, dengan dua jarinya secara bersamaan mengenai kedua mata Aspinall.
Pertandingan sempat dihentikan sementara, namun kondisi penglihatan Aspinall dinilai tidak memungkinkan untuk melanjutkan pertarungan sehingga wasit memutuskan menghentikan laga.
Tim ahli Opterga mengaku bangga bisa mendukung petarung MMA dan juara kelas berat UFC, Tom Aspinall dan terus berupaya memberikan yang terbaik untuk pemulihan.
Cedera tersebut menyebabkan Aspinall mengalami gangguan penglihatan yang cukup serius. Hingga saat ini, dia belum menetapkan jadwal pasti kapan dapat kembali berlaga, karena masih menjalani perawatan lanjutan.
Situasi itu menjadi kemunduran besar bagi Aspinall, yang sebelumnya sempat absen lebih dari satu tahun sambil menunggu kepastian pertarungan penyatuan gelar melawan Jon Jones.
Namun, Jones akhirnya memilih mundur dari laga tersebut dan melepaskan sabuk juara, sehingga UFC mengangkat Aspinall sebagai juara kelas berat UFC tak terbantahkan.
UFC kemudian menjadwalkan Aspinall menghadapi Gane sebagai laga pertahanan gelar resminya, namun pertarungan tersebut terhenti hanya beberapa menit setelah ronde pertama dimulai akibat insiden tusukan mata.
CEO UFC Dana White sempat menyatakan rencana untuk menjadwalkan ulang pertarungan Aspinall melawan Gane di kemudian hari. Namun, hingga kini belum ada kepastian jadwal laga ulang tersebut, mengingat kondisi pemulihan Aspinall yang masih berlangsung.
Sementara itu, Ciryl Gane juga belum kembali bertanding dan masih menunggu hingga Aspinall mendapatkan izin medis untuk dapat kembali menjalani laga perebutan gelar kelas berat UFC.