TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS — Kepala Puskesmas (PKM) Mandai, Fatmawaty, klarifikasi sekaligus permohonan maaf terkait penolakan pelayanan terhadap pasien pengguna Kartu Indonesia Sehat (KIS), Alifia Flanella.

Peristiwa itu terjadi di PKM Mandai, Kabupaten Maros, pada Selasa (10/2/2026).

Dokter Fatma menjelaskan, penolakan layanan dipicu miskomunikasi antarpetugas, serta kekeliruan memahami prosedur penanganan pasien dengan status KIS yang sedang dalam proses pemutakhiran data.

“Kami mohon maaf kepada keluarga pasien atas kejadian ini," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/2/2026).

Baca juga: Ayah Panik Anak Sakit, Puskesmas Mandai Disebut Tolak Pasien Pemegang KIS

Ia menegaskan, PKM Mandai tidak memiliki kebijakan menolak pasien, terutama masyarakat kurang mampu.

Menurutnya, insiden ini menjadi bahan evaluasi agar pelayanan kesehatan tetap mengedepankan sisi kemanusiaan.

“Pelayanan kesehatan harus mengutamakan keselamatan pasien," kata dia.

Ia menegaskan, kendala administratif tidak boleh menghambat penanganan, apalagi jika sudah ada atensi dari instansi terkait.

Sebagai tindak lanjut, pihak puskesmas pembenahan internal dengan memberikan arahan ulang kepada seluruh petugas layanan. 

Koordinasi dengan Dinas Sosial juga diperkuat untuk memperjelas mekanisme penanganan pasien dengan KIS yang nonaktif sementara.

Ayah Alifia, Hamzan menerima klarifikasi dan permohonan maaf tersebut.

"Kami berharap kejadian serupa tidak terulang," kata dia.

Ia juga berharap, pelayanan kesehatan semakin mengedepankan empati serta kemudahan akses bagi masyarakat.

Sebelumnya, kasus ini sempat menjadi perhatian publik setelah Alifia tidak mendapat pelayanan akibat status KIS yang nonaktif  karena proses pembaruan data.

Kini, kartu KIS pasien tersebut telah kembali aktif melalui fasilitasi Dinas Sosial Kabupaten Maros.

Peristiwa ini menjadi catatan penting bagi peningkatan kualitas layanan publik di fasilitas kesehatan tingkat pertama, khususnya dalam memastikan akses kesehatan tetap terbuka bagi kelompok rentan. (*)

Baca Lebih Lanjut
Ayah Panik Anak Sakit, Puskesmas Mandai Disebut Tolak Pasien Pemegang KIS
Ansar
20.488 Warga Maros Dinonaktifkan dari BPJS PBI, Dinsos Buka Layanan Reaktivasi
Ansar
Babak Akhir Kasus Toraja, Pandji Pragiwaksono Dijatuhi Sanksi Adat, Akui Kesalahan dan Minta Maaf 
Rita Lismini
Ada Rasa Muak, Gestur Denada Minta Maaf dan Akui Ressa Rossano Anak Kandung Disorot Pakar Ekspresi
Ibu Bhayangkari Minta Maaf Setelah Pamer Kartu Sakti saat Ditilang, Akun Sosmed Langsung Digembok
Ignatia Andra
Pakar Ekspresi Soroti Permintaan Maaf Denada Akui Ressa Anak Kandung, Sebut Ada Rasa Takut dan Muak
Dampak Kebakaran Puskesmas Babakan: Ruang Vaksin Rusak, Jaringan Listrik Terganggu
Wahyu Widiyantoro
Dua Ruangan Puskesmas Babakan Terbakar, Pelayanan Dialihkan ke IGD
Wahyu Widiyantoro
Pasca Akui Anak Kandung, Denada Telan Pil Pahit, Sikap Ressa Rizky Rossano Bikin Kecewa
Pairat
Prilly Latuconsina Klarifikasi soal Badge #OpenToWork, Minta Maaf seusai Tuai Kontroversi