TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Di balik video viral yang memperlihatkan seorang lansia dituding sebagai juru parkir liar di sebuah warung bakso di Jakarta Utara, tersimpan kisah hidup yang tak banyak diketahui publik.
Lansia bernama Candra Harahap (66) itu kini menjalani hari-harinya seorang diri di kontrakan petak sederhana di kawasan Semper Barat, Cilincing.
Candra tampak hidup dengan kondisi serba terbatas.
Ia mengaku tidak memiliki penghasilan tetap sejak pensiun sebagai guru pada tahun 2020.
Untuk bertahan hidup, pria lanjut usia itu kini mengais rezeki dengan memulung barang bekas di sekitar Jalan Tipar Cakung.
"Enggak ada kegiatan tetap. Cuma keliling di Jalan Tipar Cakung buat mulung. Kalau ada modal saya mau usaha. Kalau ada yang mau modali, saya siap nyicil," kata Candra di kontrakannya, Rabu (11/2/2026).
Ia bercerita, selepas pensiun sebenarnya sempat memiliki rencana membuka usaha kecil.
Namun harapan tersebut pupus setelah uang modal yang dimilikinya dibawa kabur orang lain.
Keseharian Candra diisi dengan berjalan kaki menyusuri jalanan untuk mengumpulkan barang rongsokan.
Sesekali ia beristirahat di sekitar warung atau tempat umum setelah berkeliling cukup jauh.
Candra mengaku tinggal seorang diri tanpa pendamping.
Ia memiliki empat anak, namun satu di antaranya telah meninggal dunia.
Hubungan komunikasi dengan anak-anak yang tersisa pun jarang terjalin.
"Saya malah sering nangis karena mereka jarang menghubungi. Sudah lama enggak komunikasi," katanya.
Meski hidup dalam keterbatasan, Candra berusaha tetap tegar menjalani kehidupan sehari-hari.
Ia mengaku masih memiliki harapan untuk membuka usaha kecil apabila suatu saat memiliki modal, salah satunya usaha tembakau.
Nama Candra menjadi sorotan setelah video viral memperlihatkan dirinya diminta meninggalkan area warung Bakso Pojoksari di Cilincing, Jakarta Utara, karena diduga sebagai juru parkir liar.
Dalam video tersebut, ia terlihat membantah tudingan tersebut dan mengatakan hanya duduk-duduk di lokasi.
Menanggapi polemik yang terjadi, Candra memilih bersikap tenang dan memaafkan semua pihak yang terlibat.
Ia tidak ingin memperpanjang persoalan yang sempat ramai di media sosial.