Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, SAPPORO – Festival salju dan es terbesar di Jepang, “2026 Sapporo Snow Festival (ke-76)”, resmi berakhir pada 11 Februari 2026. Indonesia juara kedua di festival salju tersebut.
Tradisi pembongkaran patung salju raksasa yang menjadi penutup acara kembali menarik perhatian banyak wisatawan.
Festival tahunan yang dikenal luas sebagai Sapporo Snow Festival ini pertama kali digelar pada tahun 1950 (Showa 25), berawal dari inisiatif siswa SMP dan SMA setempat yang membuat patung salju di Taman Odori. Sejak saat itu, acara ini berkembang menjadi ikon musim dingin Jepang yang mendunia.
Tahun ini festival digelar di tiga lokasi utama: Odori Venue, Tsudome Venue dan Susukino Venue.
Sekitar 200 patung salju besar dan patung es dipamerkan selama delapan hari penyelenggaraan.
Baca juga: Salju Ekstrem di Jepang Tewaskan 42 Orang, Transportasi Lumpuh
Jumlah pengunjung menunjukkan peningkatan signifikan:
Odori Venue: 1.926.000 orang (naik 156.000 dibanding tahun lalu)
Tsudome Venue: 613.000 orang
Susukino Venue: 1.378.000 orang
Di Odori 11-chome “International Plaza”, digelar Kompetisi Patung Salju Internasional ke-50, yang diikuti 10 tim dari berbagai negara.
Tim Finlandia, yang telah 30 kali berpartisipasi, berhasil meraih juara pertama lewat karya berjudul “Momentary Stillness atau Keheningan Sesaat”.
Ini menjadi kemenangan kedua mereka sejak 1988.
Posisi kedua diraih oleh tim Indonesia, sementara peringkat ketiga ditempati Mongolia — sebuah prestasi membanggakan bagi Indonesia di ajang internasional tersebut.
Pada pagi hari 12 Februari, pembongkaran patung salju raksasa dimulai menggunakan alat berat.
Momen ini telah menjadi tradisi khas penutupan festival.
Banyak wisatawan terlihat mengabadikan detik-detik karya seni salju tersebut dihancurkan, baik melalui foto maupun video.
Pemandangan itu menghadirkan perpaduan rasa kagum dan haru, mengingat karya seni yang dibuat dengan penuh ketelitian tersebut hanya bertahan sementara.
Penyelenggara mengumumkan bahwa festival berikutnya akan digelar pada 4–11 Februari 2027.
Sebagai salah satu festival musim dingin terbesar di dunia, Sapporo Snow Festival terus menjadi magnet wisata internasional dan simbol kreativitas yang lahir dari keindahan salju Hokkaido.
Diskusi musim dingin di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com