TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — PT Jetour Sales Indonesia bersama Kementerian Perhubungan dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengumumkan hasil investigasi kecelakaan yang melibatkan sebuah mobil BMW putih dan SUV Jetour T2 di Tol Jagorawi beberapa pekan lalu.

Berdasar hasil investigasi yang dipaparkan dalam rapat klarifikasi, sistem keselamatan kendaraan bekerja sesuai dengan desain dan standar yang ditetapkan.

"Pada saat benturan terjadi, airbag mengembang secara penuh dan keselamatan di sisi penumpang tetap terlindungi. Struktur kendaraan tetap stabil, tidak terguling, serta pintu masih dapat dibuka secara normal setelah benturan serius," sebut keterangan tertulis yang diedarkan ke media, Jumat malam, 13 Februari 2026.

Hasil investigasi menyebutkan, integritas struktur dan fungsi keselamatan berjalan sebagaimana dirancang serta dinyatakan memenuhi persyaratan keselamatan dan regulasi yang berlaku di Indonesia dan dunia.

Analisis teknis mendapati temuan bahwa insiden kecelakaan yang memicu terbakarnya mobil Jetour T2 tersebut terjadi akibat tabrak samping, bukan tabrak belakang.

"Kendaraan mengalami benturan ekstrem yang menyebabkan roda depan dan belakang kiri mengalami kerusakan berat," sebut hasil investigasi tersebut.

Insiden benturan samping tersebut memicu terjadinya gesekan langsung bagian bawah kendaraan dengan permukaan aspal sehingga memunculkan api dan menyebabkan kendaraan terbakar hebat seperti terekam dalam video amatir yang dibagikan netizen di media sosial.

Baca juga: Main Bahu Jalan, BMW Putih Seruduk Jetour T2 dan Terbakar, Begini Tanggapan Manajemen

Hasil investigasi menyatakan, secara teknis, produk Jetour juga telah memenuhi standar ASEAN NCAP, ECE
R153, ECE R34 dan regulasi lainnya untuk memastikan kesesuaian terhadap seluruh spesifikasi keselamatan dan regulasi yang berlaku di pasar domestik serta ketentuan peraturan lainnya yang menjadi acuan keselamatan kendaraan.

Audiensi investigasi ini dipimpin Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan, Kementerian Perhubungan RI Yusuf Nugroho,.S.T,.M.T bersama jajaran.

Audiensi dihadiri Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi, Kasubdit Uji Tipe Kendaraan Bermotor, Ketua Tim Kelompok Substansi Sertifikasi Tipe Kendaraan Bermotor, perwakilan Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor Bekasi, serta perwakilan PT Jetour Sales Indonesia.

Baca juga: Detik-detik Bus TransJakarta Lindas Pejalan Kaki Hingga Tewas di Jaksel, Polisi: Roda Belakang

Yusuf Nugroho mengatakan, pihaknya mengapresiasi PT Jetour SalesIndonesia atas respon cepat dalam melakukan investigasi terhadap kejadian yang ada.

"Tujuan diselenggarakannya klarifikasi ini adalah untuk memperoleh penjelasan terkait kronologi dan hasil investigasi atas insiden kendaraan merek Jetour, dengan fokus pada spesifikasi teknis kendaraan, sistem keselamatan (safety system), serta mekanisme perlindungan terhadap risiko kebakaran,” kata Yusuf Nugroho.

Peter Zhang, President Director PT Jetour Sales Indonesia, menyatakan, sejak awal pihaknya berkomitmen untuk menelaah insiden ini secara teknis, terbuka, dan berbasis fakta.

"Hasil investigasi menunjukkan bahwa sistem keselamatan kendaraan bekerja sesuai standar yang berlaku. Keselamatan konsumen merupakan prioritas utama kami dan kami akan terus memastikan setiap produk Jetour memenuhi regulasi dan standar kualitas tertinggi," ungkapnya.

Kronologi Insiden Sedan BMW Seruduk Jetour T2 di Tol Jagorawi

Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil sedan BMW berwarna putih dan SUV Jetour T2 terjadi di kilometer 31 Tol Jagorawi, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu malam, 1 Februari 2026.

Peristiwa tersebut terekam kamera dashboard seorang pengguna jalan tol dan viral di media sosial karena memperlihatkan detik-detik mobil terpental hingga terbakar hebat.

Video kecelakaan itu diunggah kun Instagram @dashcam_owners_indonesia dengan keterangan "Detik-detik Kecelakaan di Tol JAGORAWI KM. 31".

Dalam rekaman, Jetour T2 ditabrak dari belakang oleh mobil BMW warna putih yang melaju kencang di belakangnya. Kedua mobil sama-sama melaju menggunakan bahu jalan tol.

Kerasnya benturan membuat SUV Jetour T2 terbang, menabrak pembatas jalan di sisi kiri jalan tol lalu terbakar.

Dalam video tersebut, seorang wanita terlihat keluar dari kobaran api yang melahap mobil. Sementara itu, pengemudi mobil BMW, seorang pria, tampak turun dari kendaraannya dan menghampiri korban.

Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Jagorawi Kompol Akhmad Jajuli mengatakan, kecelakaan terjadi saat kedua kendaraan melaju dari Bogor menuju Jakarta.

"Jumlah korban dua orang luka ringan, luka bakar ringan bagian tangan," ungkap Jajuli Senin (2/2/2026). Jajuli menjelaskan, pengemudi dan penumpang Jetour T2 pasca kebakaran mobilnya hanya mengalami luka ringan.

"Korban sopir dan penumpang. Kendaraan 1 (Jetour) berjalan di bahu kiri, kemudian datang kendaraan 2 (BMW) dari lajur 2 hendak menyalip dari bahu kiri, lanjut menabrak bagian kanan kendaraan 1 yang mengakibatkan kendaraan 1 terpental ke kiri menabrak guardriil lanjut terbakar," terang Jajuli.

Baca Lebih Lanjut
Terungkap Hasil Olah TKP Kecelakaan 7 Kendaraan di Tol Jagorawi, Truk Sempat Berusaha Mengerem
Ahmadshalsamalkhaponda
Kronologi Kecelakaan Diva Siregar di Tol Jagorawi, Ngantuk & Tabrak Pembatas Jalan, Mobil Ringsek
Talitha Daren
Hasil Olah TKP Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi Bogor: 2 Mobil Rusak Berat, Tak Ada Korban Jiwa
Khairunnisa
Pengakuan Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Jagorawi Bogor, Tak Lihat Ada Antrean
Khairunnisa
Kondisi Model Diva Siregar Usai Kecelakaan di Tol Jagorawi, Sempat Ucap Gak Ada Harapan Hidup
Azis Husein Hasibuan
Alami Microsleep, Artis Diva Siregar Alami Kecelakaan di Tol Jagorawi Arah Bogor
Vivi Febrianti
Detik-detik Kecelakaan Beruntun di Underpass Tol Jagorawi, Berawal dari Adanya Proyek di Bahu Jalan
Khairunnisa
Kata Polisi Soal Diva Siregar Kecelakaan di Tol Jagorawi, Terbalik Usai Tertabrak Truk Boks
Refly Permana
Diduga Ngantuk, Artis Diva Siregar Tabrak Pembatas Jalan Tol Jagorawi Arah Bogor dan Ditabrak Truk
Irwan Wahyu Kintoko
Kondisi Truk Penyebab Kecelakaan di Terowongan Tol Ciawi Bogor, Polantas Sebut Layak Jalan
Khairunnisa