TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Menjelang waktu berbuka puasa, banyak warga mencari tempat ngabuburit yang tidak hanya nyaman tetapi juga memberi pengalaman bermanfaat.
Di Kabupaten Sukoharjo, salah satu pilihan menarik adalah berkunjung ke Perpustakaan Daerah yang kini menghadirkan fasilitas mini teater edukatif.
Untuk masuk dan menggunakan layanan di Gedung Perpustakaan Umum Kabupaten Sukoharjo (Perpusda Sukoharjo), tak dipungut biaya alias gratis.
Pendaftaran anggota baru biasanya tidak dipungut biaya.
Baca juga: Wanita Diduga Dipaksa Masuk Mobil & Minta Tolong, Warga Desa Gonilan Sukoharjo Tak Dengar Keributan
Jam Operasional: Perpusda Sukoharjo kini melayani hari Sabtu dan Minggu (biasanya tutup Senin atau hari libur nasional).
Berdasarkan data, jam layanan operasional rata-rata pukul 07.30–15.00 WIB (Senin-Kamis), Jumat 07.30–13.30, dan Sabtu-Minggu ada layanan khusus.
Perpusda Sukoharjo berlokasi di Jalan Wandyo Pranoto, Sawah, Mandan, Kec. Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo.
Perpustakaan daerah Sukoharjo ini menyediakan Mini teater di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sukoharjo dan menjadi favorit masyarakat sejak dibuka awal tahun 2026.
Meski berkapasitas sekitar 50 orang, antusiasme warga untuk menikmati pemutaran film gratis sangat tinggi.
Fasilitas ini menawarkan pengalaman ngabuburit yang berbeda: menonton film sambil menambah wawasan.
Baca juga: Pencipta Anthem Satu Jiwa Zoel Meninggal Dunia, Persis Solo Siapkan Penghormatan di Stadion Manahan
Cara Masuk Teater Mini
Bagi masyarakat yang ingin menonton, berikut alurnya:
Daftar secara online melalui aplikasi Sibonar.
Kuota otomatis ditutup jika kapasitas penonton sudah terpenuhi.
Datang sesuai jadwal pemutaran yang dipilih.
Karena kursi terbatas, sebaiknya mendaftar lebih awal agar tidak kehabisan kuota.
Film yang diputar tidak sekadar hiburan, tetapi juga mengandung unsur edukatif dan literasi. Beberapa tayangan menampilkan:
Dokumentasi sejarah dan potensi daerah Situs bersejarah seperti Makam Balakan, Kekayaan budaya lokal Sukoharjo
Tayangan juga disesuaikan dengan usia penonton:
Anak TK: film animasi dan tontonan ramah anak
Pelajar & umum: film edukatif sesuai kategori umur
Kepala dinas, Iwan Setiyono, menegaskan bahwa setiap tayangan tetap mengandung muatan literasi dan edukasi.
Selain untuk masyarakat umum, mini teater juga dapat dimanfaatkan sekolah dalam program kunjungan literasi. Jika peserta melebihi kapasitas, pemutaran dilakukan secara bergantian.
Alternatif Ngabuburit yang Bermanfaat
Konsep mini teater ini diharapkan mengubah pandangan masyarakat bahwa perpustakaan bukan sekadar tempat membaca buku, tetapi ruang edukasi yang interaktif dan ramah bagi semua kalangan.
Jadi, jika ingin ngabuburit dengan suasana tenang, ber-AC, dan penuh wawasan, Perpusda Sukoharjo bisa menjadi pilihan menarik sebelum waktu berbuka tiba.
Baca juga: Purboyo Resmi Gunakan Nama Sri Susuhunan di KTP, Tedjowulan: Status Raja Belum Definitif
(*)