TRIBUNTRENDS.COM - Tiga puluh satu tahun yang lalu, tepatnya pada 19 Maret 1995, penyanyi Nike Ardilla menemui ajalnya setelah mengalami kecelakaan mobil yang tragis di di Jalan Raden Eddy Martadinata (Jalan Riau), Bandung, Jawa Barat.
Mobil yang dikendarai pelantun lagu Seberkas Sinar tersebut menabrak bak sampah dan pagar kantor. Nyawanya pun tak tertolong dalam insiden tersebut.
Nike Ardilla mengalami luka parah di bagian kepala serta memar di area dada.
Lantas, seperti apa sebenarnya gambaran kecelakaan Nike Ardilla?
Ya, Honda Civic Genio yang membawa Nike Ardilla pada 19 Maret 1995, diduga mengalami masalah pada ban sehingga oleng dan menabrak sebuah pagar.
Dilansir dari tabloid OTOMOTIF edisi No. 46/IV Senin 27 Maret 1995, pihak kepolisian memberikan isyarat adanya kesalahan teknis.
"Ban kiri belakang berbeda dengan yang lainnya, ini mungkin jadi penyebabnya," ujar Lettu (Pol) Sudarta, yang membopong tubuh Nike sesaat setelah kecelakaan.
Sebagai gambaran, ban standar Genio menggunakan ukuran 185/60 R14. Sementara ban cadangannya mengusung model space saver tire, yang berukuran 125/70 R14.
Dalam kasus ini, Genio milik Nike Ardilla telah diganti pelek dan bannya dengan ukuran 205/50 R16.
Nah ceritanya ketika memasuki gedung parkir BRI Tower Bandung, mobil Nike Ardilla mengalami kempis ban dan langsung diganti dengan serepnya.
Baca juga: 7 Potret Jadul Nike Ardilla Bersama Rekan Artis Semasa Hidup, Ada Akrab dengan Mayangsari
Dari diskotek Polo di gedung itu, Nike dan teman-temannya meluncur ke rumah makan Kintamani. Sebuah cafe dan restaurant 24 jam yang terletak di Jl. R.E. Martadinata, Bandung.
Mereka sempat singgah beberapa saat di Kintamani, hingga akhirnya kembali menjelajah jalan tersebut.
Di jalan yang dulu bernama Jl. Riau ini, dari arah barat ke timur, mobil bernomor polisi D 27 AK kehilangan kendali.
Mobil tersebut diduga dipacu dalam kecepatan tinggi hingga akhirnya berbalik arah hingga nyaris 360 derajat dari posisi semula.
Tepatnya di depan kantor PT Nata Usaha Abadi, Civic Genio milik Nike Ardilla menabrak bak sampah dan pagar kantor.
Diduga karena ban kiri belakang kehilangan traksi, sangat mungkin bila kendaraan jadi melintir ke kanan.
Apalagi jalan ini agak melengkung ke kanan, saat momen selip ke arah kanan, otomatis setir mobil akan di-counter.
Alhasil mobil berbalik arah tanpa bisa terkontrol, terbayang bagaimana mobil Nike Ardilla alami kecelakaan.
Baca juga: Nasib Kang Umar, dari Asisten Nike Ardilla Jadi Pemulung di Tasikmalaya, Jabar, Rumahnya Triplek
(TribunTrends.com)(Gridoto.com)