TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Berburu takjil saat Ramadan selalu menjadi tradisi yang dinantikan.

Kabupaten Sukoharjo, salah satu pilihan takjil manis yang tetap diminati dari masa ke masa adalah Roti Dinar yang berada di Desa Kepuh, Kecamatan Nguter.

Usaha roti rumahan ini telah ada sejak era 1980-an dan dikenal luas sebagai sajian khas yang kerap hadir dalam hajatan hingga oleh-oleh keluarga.

Roti Dinar yang terletak di Kampung Bogor RT:01/II, Desa Kepuh, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo 
Roti Dinar yang terletak di Kampung Bogor RT:01/II, Desa Kepuh, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo  (TribunSolo.com)

Keunikan rasanya membuat roti ini tetap bertahan di tengah maraknya kuliner modern.

Roti Dinar mempertahankan resep bergaya Belanda yang dipadukan dengan cita rasa lokal agar sesuai dengan selera masyarakat.

Produk andalannya adalah roti Onbcook, roti lembut dengan aroma rempah khas yang memberikan rasa manis hangat dan tidak berlebihan.

Teksturnya yang empuk dan rasanya yang ringan menjadikan roti ini cocok sebagai menu pembuka saat berbuka puasa.

Usaha Keluarga Tanpa Cabang

Roti Dinar merupakan usaha keluarga yang diwariskan antar saudara.

Hingga kini, produksi tetap dilakukan secara tradisional dan hanya tersedia di Desa Kepuh.

Ketiadaan cabang justru membuat roti ini memiliki nilai eksklusif bagi para pencinta kuliner tradisional.

Pada hari biasa, produksi berkisar sekitar 100 roti per hari.

Namun saat Ramadan, Lebaran, atau musim hajatan, permintaan dapat meningkat signifikan.

Varian Rasa dan Harga

Selain Onbcook, Roti Dinar juga menghadirkan inovasi baru:

Onbcook – roti rempah khas
Harga: Rp8.000 – Rp25.000

Caketape Keju – perpaduan tape dan keju legit
Harga: Rp17.500 – Rp42.500

Takjil Sekaligus Oleh-Oleh

Selain cocok untuk berbuka puasa, Roti Dinar juga kerap dijadikan buah tangan bagi pemudik maupun tamu keluarga.

Rasanya yang khas dan daya simpan yang cukup baik menjadikannya pilihan praktis untuk dibawa pulang.

Bagi masyarakat yang melintas di wilayah Nguter, Roti Dinar bisa menjadi alternatif takjil tradisional yang menghadirkan rasa klasik sekaligus nostalgia kuliner lokal.

(*)

Baca Lebih Lanjut
5 Makan Siang Enak Dekat Alun-alun Bandung yang Populer dan Legendaris
Muhammad Yurokha May
Rekomendasi Tempat Ngabuburit di Sukoharjo, Bisa ke Perpustakaan Daerah Sukoharjo, Ada Teater Mini
Rifatun Nadhiroh
5 Chinese Food untuk Makan Siang Enak di Solo yang Populer
Muhammad Yurokha May
5 Tempat Berburu Takjil yang Wajib Dikunjungi di Ketapang, Dari Pasar Juadah hingga Cafe Anak Muda
Faiz Iqbal Maulid
Bakal ada takjil gratis dibagikan di halte Transjakarta
Antaranews
Tips Bikin Takjil Bareng Anak ala Nycta Gina: Kuncinya Cuma Satu, Sabar!
Ragillita Desyaningrum
Mengapa Lapis Legit Wajib Ada di Meja Imlek Warga Tionghoa Solo? Ternyata Ada Makna dan Sejarahnya
Putri Asti
Kuliner Enak di Solo, Mie Aceh Meuligoe Konsisten Selama 14 Tahun, Penjualnya Asli Tanah Rencong
Ika Putri Bramasti
Persib Bandung Semakin Mendunia: Media Belanda Bongkar Gerak-geriknya Coba Bajak Anak Ronald Koeman
Adisaputro
Fasilitas Gedung Perpustakaan Baru di Sukoharjo : Ada Mini Teater, Wifi hingga Tempat Bermain Anak
Delta Lidina