TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Selasa (17/2/2026) malam, tiga orang menjadi korban pembacokan di Kota Semarang.

Pelaku, seorang pria penjaga toko buah, mengamuk dengan senjata tajam di tangannya.

Insiden diduga dipicu persoalan pribadi antara pelaku dan para korban.

Baca juga: BREAKING NEWS: Tiga Orang Dibacok di Rumah Banyumanik Semarang, Seluruh Penghuni Sempat Diancam

Lokasi kejadiannya di Jalan Gaharu Raya, Kelurahan Srondol Wetan, Kecamatan Banyumanik. 

Peristiwa itu terjadi ketika si penjaga toko buah di jalan tersebut mendatangi rumah korban sambil membawa senjata tajam. 

Pelaku masuk ke dalam rumah dan menyerang orang-orang yang berada di dalamnya.

Hingga pukul 22.00 WIB, dua korban tampak masih mendapatkan penanganan medis di dalam ambulans yang terparkir tepat di depan rumah lokasi kejadian. 

Sementara satu korban lainnya telah lebih dulu dibawa ke RS Banyumanik. 

Tak lama kemudian, ambulans kembali meninggalkan lokasi untuk mengantar dua korban menjalani perawatan lanjutan.

Di sisi lain, pelaku telah diamankan aparat kepolisian dan dibawa ke Mapolsek Banyumanik untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. 

Situasi di sekitar rumah sempat ramai dipadati warga yang berkerumun ingin mengetahui kejadian tersebut.

Para relawan yang sebelumnya mengetahui periatiwa itu dan berkoordinasi menghubungi tim medis juga berada di lokasi kejadian.

Sementara, polisi masih melakukan penyelidikan.

DITANGANI TIM MEDIS - Satu di antara korban pembacokan ditangani tim medis di dalam ambulans yang terparkir di depan lokasi kejadian di Jalan Gaharu Raya, Srondol Wetan, Banyumanik, Kota Semarang, Selasa (17/2/2026) malam. Total terdapat tiga korban mengalami luka akibat serangan senjata tajam saat insiden penganiayaan yang diduga dipicu persoalan pribadi antara terduga pelaku dan korban.
DITANGANI TIM MEDIS - Satu di antara korban pembacokan ditangani tim medis di dalam ambulans yang terparkir di depan lokasi kejadian di Jalan Gaharu Raya, Srondol Wetan, Banyumanik, Kota Semarang, Selasa (17/2/2026) malam. Total terdapat tiga korban mengalami luka akibat serangan senjata tajam saat insiden penganiayaan yang diduga dipicu persoalan pribadi antara terduga pelaku dan korban. (TRIBUN JATENG/Reza Gustav Pradana)

Detik-detik pembacokan

Satu di antara korban selamat, Tri Wulandari (46), pemilik rumah, menceritakan detik-detik menegangkan saat pelaku datang membawa parang atau golok. 

Menurut dia, pelaku sempat menggoyang-goyangkan pagar sebelum masuk ke rumah dan langsung membacok tiga orang.

“Penjaga toko buah itu jalan ke rumah saya, bawa parang atau golok, goyang-goyangkan pagar, lalu dia masuk bacok-bacok langsung kena tiga orang. 

Tiga orang itu teman pelaku juga, temannya kumpul-kumpul,” kata Tri dengan mata berkaca-kaca.

Dia mengungkapkan, saat kejadian di dalam rumah terdapat tujuh orang. 

Pelaku bahkan sempat mengancam akan membacok semuanya. 

Dia pun langsung menyelamatkan anaknya dengan menarik dan menggandeng keluar rumah.

“Saya juga diancam dan hampir kena, lalu langsung tarik selamatkan anak saya. Saya sempat pingsan di teras sampai anak saya bangunin saya,” tambah dia.

Tiga korban yang dibacok diketahui bernama Fitri, Ibnu, dan Eko yang akrab disapa Bagong. Ketiganya tinggal di rumah tersebut dan disebut sudah dianggap seperti keluarga sendiri oleh Tri. 

Fitri mengalami luka di pergelangan tangan, sementara dua korban lainnya mengalami luka di bagian lengan dan pundak.

Di lokasi kejadian, tampak darah berceceran di sekitar teras dan ruang tamu rumah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi penyerangan tersebut diduga kuat dipicu persoalan pribadi antara terduga pelaku dan para korban. 

Hingga kini, polisi masih mendalami motif serta kronologi lengkap kejadian tersebut. (Reza Gustav Pradana)

Baca juga: Korban Ungkap Detik-Detik Pembacokan di Banyumanik Semarang: Dia Masuk Bacok-Bacok Kena Tiga Orang

Baca Lebih Lanjut
Bersenjata Golok, Penjaga Toko Buah di Banyumanik Semarang Ngamuk, Goyangkan Pagar Bacok 3 Orang
Theresia Felisiani
Korban Ungkap Detik-Detik Pembacokan di Banyumanik Semarang: Dia Masuk Bacok-Bacok Kena Tiga Orang
M Syofri Kurniawan
Banyak Yang Ngaku-ngaku! Pemilik Uang Berceceran di Cibinong Datang Bawa Bukti Kartu Keluarga
Muhammad Ulung Dzikrillah
Geng Motor Kocar-kacir Dikejar Polisi di Kandanghaur Indramayu, Tinggalkan Motor dan Senjata Tajam
Taufik ismail
Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Truk Boks di Flyover Jatingaleh Semarang, Lalu Lintas Arah Gombel Macet
Rika irawati
Truk Boks Tabrak Median di Underpass Jatingaleh Semarang, Pejalan Kaki Tewas Terseret 20 Meter
Deni setiawan
Prakiraan Cuaca Kota Semarang Hari Ini Rabu 18 Februari 2026: Sebagian Besar Berawan
M Syofri Kurniawan
Kronologi Tim Resmob Polresta Manado Tangkap Pemuda Bawa 2 Pisau, Diduga Picu Tawuran di Singkil
Alpen Martinus
Rumah Lansia Dibobol Maling, Pelaku Gasak Uang Tunai hingga Emas Hampir 100 Gram
Reny Fitriani
Seorang Pemuda di Singkil Manado Ditangkap Polisi, Terduga Pelaku Bawa Sajam dan Sengaja Lempar Batu
Ventrico Nonutu