TRIBUNTRENDS.COM - Sosok influencer Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas belakangan memicu amarah publik terutama di media sosial.
Hal itu terjadi setelah ia memamerkan paspor Inggris milik buah hatinya melalui media sosial. Dalam konten tersebut, ia turut menambahkan kalimat yang kontroversial.
"Cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan," ucap Tyas dalam konten yang kini sudah dihapus.
Ucapan menyulut api kemarahan karena dianggap merendahkan Indonesia. Apalagi setelah fakta mengenai pendidikannya terungkap.
Ya, Tyas ternyata merupakan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
LPDP adalah program beasiswa yang dananya diperoleh dari pajak rakyat Indonesia.
Publik seolah merasa dikhianati lantaran sosok yang studinya disokong oleh negara justru kini merendahakan bangsa.
Kemarahan publik makin meluap mendapati suami Tyas, Arya Pamungkas Iwantoro, ternyata juga penerima beasiswa LPDP.
Bahkan, Arya dilaporkan belum menunaikan kewajiban pengabdian di Tanah Air, padahal hal tersebut adalah syarat penerima LPDP.
Pada akhirnya ia diminta mengembalikan dana beasiswa, lengkap dengan bunganya.
Baca juga: Marah saat Sasetyaningtyas Hina Negara, Mahfud MD Mencoba Pahami Alasannya: Sepertinya Dia Lelah
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sempat menyentil Tyas terkait ucapannya yang dinilai menghina negara.
Ia turut menguak asal usul beasiswa LPDP yang mana didapat dari pajak rakyat dan sebagian utang.
"Saya harapkan ke depan, teman-teman yang dapat pinjaman LPDP, ya kalau mau enggak senang ya enggak senang tapi jangan menghina-hina negara lah," ungkap Purbaya.
"Jangan begitu, itu uang dari pajak dan sebagian dari hutang yang kita sisihkan untuk menastikan SDM kita tumbuh. Tapi kalau dipakai untuk penghinaan negara, ya kita minta uangnya dengan bunganya kalau gitu," jelasnya.
Baru-baru ini seorang netizen @nawrraa4 berkomentar di salah satu postingan TikTok Dwi Sasetyaningtyas yang diunggah pada Senin (23/2/2026).
Akun tersebut mengutip pernyataan Purbaya yang menyebut bahwa dana LPDP berasal dari pajak dan utang.
Maka dari itu, penggunaannya harus bertanggung jawab dan tidak digunakan untuk hal yang dinilai merugikan negara.
Baca juga: Biaya 5,68 M yang Disebut Harus Dikembalikan Suami Dwi Sasetyaningtyas Belum Angka Final, Ada Bunga
"Purbaya: uang itu dari pajak dan utang negara yang kita sisihkan, malah dipakai untuk menghina negara, iziiin," katanya di salah satu postingan TikTok Tyas.
Komentar itu lalu diarahkan kepada Tyas dengan nada sindiran.
Menanggapi hal tersebut, Tyas tidak tinggal diam. Ia memberikan balasan tegas dan membantah tudingan yang dilontarkan kepadanya.
"Bagian mana gue pakai uang pajak dan menguntungkan pribadi? Kalau enggak ada bukti namanya fitnah. Udah gue data orang-orang yang fitnah-fitnah ini mau nama lo gue masukin juga? #iziiin" balasnya lagi.
Respons tersebut menuai beragam reaksi dari warganet.
Tak sedikit yang mengecam komentar balasan dari Tyas.
(TribunTrends.com)(TribunJakarta.com)