Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Erwin Wicasono
TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Layanan penukaran uang baru di Kabupaten Lumajang mulai dipadati warga sejak pertama kali dibuka pada Kamis (26/2/2026).
Gerai yang digelar Bank Indonesia di Pendopo Arya Wiraraja, terlihat ramai didatangi warga yang sudah mengantre sejak pagi hari.
Antrean warga sudah mengular bahkan sebelum siang. Sekitar pukul 11.00 WIB, hampir ratusan orang tercatat menunggu giliran untuk menukarkan uang. Bank Indonesia terlihat menyiagakan dua kendaraan layanan kas keliling di halaman pendopo untuk melayani masyarakat.
Salah satu warga, Siti, asal Kecamatan Candipuro, mengaku sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan kuota. Ia menempuh perjalanan dari desanya di Candipuro menuju pusat kota Lumajang demi menukarkan uang pecahan baru untuk kebutuhan Lebaran.
Baca juga: Cara Gampang War Penukaran Uang Baru untuk Lebaran, Warga Ponorogo Tak Kapok
“Saya datang dari Candipuro, mau tukar uang buat Lebaran. Alhamdulillah dapat,” ujarnya.
Meski kuota penukaran maksimal yang disediakan mencapai Rp5 juta per orang, Siti memilih menukar Rp2 juta saja dengan berbagai pecahan.
Ia mengambil pecahan Rp2.000, Rp20.000, dan Rp50.000. Menurutnya, proses penukaran cukup praktis dan cepat. Sebelum datang ke lokasi, ia terlebih dahulu mendaftar secara daring melalui website pintar.go.id dari Bank Indonesia. Setelah mendapatkan bukti pemesanan, ia hanya perlu membawa dokumen tersebut beserta KTP saat penukaran.
“Pelayanannya cepat. Daftar online dulu lewat aplikasi, nanti dapat bukti, tinggal bawa itu sama KTP,” katanya.
Ia juga mengaku bersyukur bisa menukarkan uang jauh hari sebelum Idulfitri sehingga tidak perlu terburu-buru menjelang hari raya
Selama kegiatan berlangsung, suasana di Pendopo Arya Wiraraja tampak ramai namun tetap tertib. Tampak petugas bersenjata dari Brimob menjaga kelangsungan penukaran uang selama digelar.
Warga bergantian menunggu panggilan sesuai jadwal yang tertera dalam bukti pemesanan.