POS-KUPANG.COM- Pelatih kepala Persib Bandung, Bojan Hodak sudah mendapat empat kartu kuning dari wasit sepanjang kompetisi Super League 2025/26 digelar.
Kartu kuning diterima Bojan Hodak karena sering melakukan protes atas kepemimpinan wasit saat Persib bertanding.
Adapun kartu kuning yang diperoleh Bojan Hodak pertama kali saat Persib melawan Bali United (1 November 2025), kemudian melawan Borneo FC (5 Desember 2025), Persik Kediri (5 Januari 2026) dan teranyar melawan Persita Tangerang (22 Februari 2026).
Pada laga pekan ke 23 ini Bojan Hodak harus duduk manis di bangku cadangan tanpa berada di pinggir lapangan memberikan instruksi.
Seperti diketahui, Persib akan kontra Madura United di Gelora Bandung Lautan Api, Kamis, 26 Februari 2026 malam ini.
Baca juga: Persib Siap Tempur Igor Tolic Sebut Telah Mengantongi Strategi Mengalahkan Lawan
Ini juga menjadi kali kedua musim ini ia harus menepi akibat akumulasi kartu, setelah sebelumnya absen saat Persib bertandang ke markas Malut United pada Desember 2025.
Meski tak bisa memberi instruksi dari bench, Hodak dipastikan tetap hadir dan memberikan dukungan di GBLA pada pertandingan itu.
Bukan di ruang ganti atau sisi lapangan, tetapi dari tribun penonton. Dari tempat duduknya, Hodak bisa merasakan langsung energi bobotoh saat memberikan dukungan moral untuk perjuangan Maung Bandung di lapangan.
Sementara di area teknik, Hodak sudah mendelegasikan komando kepada asisten pelatih Igor Tolic.
Namun, Hodak memastikan seluruh persiapan sudah dimatangkan dan tim memahami rencana permainan yang akan dijalankan.
Baca juga: Igor Tolic Ambilalih peran Bojan Hodak di Laga Persib Kontra Madura United
Hodak mengingatkan kepada pasukannya untuk tetap waspada.
"Seperti semua tim yang datang ke sini (Bandung) untuk melawan kami, mereka biasanya akan bermain sangat defensif. Jadi pertandingan ini tidak akan mudah, akan cukup sulit," ucapnya.
Untuk memudahkan perjuangan para pemain di lapangan, Hodak mengajak bobooh untuk memberikan dukungan langsung dari tribun penonton bersamanya.
Persib tak memiliki banyak waktu untuk menatap laga pekan ke-23 Super League 2025/26.
Setelah mengalahkan Persita Tangerang 1-0, Pangeran Biru hanya memiliki waktu dua hari efektif untuk mempersiapkan tim menghadapi Madura United.
"Ya, persiapan kami memang singkat, hanya tiga hari," kata Bojan Hodak pelatih asal Kroasia ini.
Baca juga: Persib vs Madura United, Coach Bojan Hodak Ingatkan Anak Asuhnya Tetap Waspada
Kendati jadwal padat yang sedang dihadapi, Hodak menegaskan, timnya tetap dalam kondisi siap menghadapi pertandingan tersebut.
Dikatakan, pemain tidak ada yang mengalami cedera serius setelah pertandingan kontra Persita Tangerang, 22 Februari 2026 lalu.
Namun, Hodak mengingatkan anak asuhnya untuk tetap waspada.
Dia menyampaikan, Madura United memiliki performa lebih baik dibanding putaran pertama dan dikenal cukup solid dalam bertahan.
Saat ini Persib masih berada di puncak klasemen dengan 50 poin dibayang-bayangi Persija Jakarta di posisi kedua dengan 50 poin. Sementara Madura United berada di urutan ke 14 klasemen dengan 20 poin.(*)