TRIBUNBENGKULU.COM - Identitas sosok wanita yang berada di dalam mobil Toyota Calya yang melaju ugal-ugalan di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada Kamis (26/2/2026) akhirnya terkuak. 

Aksi pengemudi tersebut sempat viral di media sosial setelah videonya memperlihatkan kendaraan melintas secara membahayakan. 

Wanita itu sempat mengacungkan cari dari jendela ketika pengemudi berusaha kabur dari kejaran polisi dari masyarakat.

Ia sempat dianggap mengacungkan jari tengah oleh netizen.

"Pdhal itu di sampingnya cewenya ya. cewenya gk ngajarin apa itu buat gk bertindak kaya gitu,"

"Pada ngeuh gaa sii pas ceweknya dadah2 sambil tangan kanannya ngasii jari tengahh,"

"Iya kayaknya jari telunjuknya de kak, karna dia lagi megang hp sambil nunjuk ya,"

"Greget bgt sama si cewek nya,"

"Kayanya setres tu cewe ngapain dia dadah2,"

Mobil Toyota Calya hitam dikendarai oleh Hafiz Mahendra.

Usianya masih 25 tahun. Ia berasal dari Sidoarjo, Jawa Timur.

Saat itu Hafiz sedang bersama seorang wanita.

Ia mengaku kabur karena merasa takut ditilang akibat tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan tidak membawa STNK.

"Karena saya gak punya SIM dan gak bawa STNK. Saya takut sama polisi, takutnya ditilang," katanya.

Hafiz mengaku lawan arah di Gunung Sahari karena dia tidak mengetahui jalan.

Dari baru saja perjalanan dari Surabaya menuju ke Karawang.

Baca juga: Alasan Hafiz Mahendra Ugal-ugalan Lawan Arus, Panik Dikejar Polisi dan Tak Hafal Jalan di Jakarta 

Setelah itu ia berencana membawa wanita dalam mobil tersebut ke Ancol.

"Lawan arah gak tau jalan, dari Surabaya terus  ke Karawang menunju ke Ancol samaa pacar saya. Habis beli dimsum terus mau lanjut ke Ancol terus malah itu," katanya.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung mengatakan Hafiz memakai plat nomor palsu.

"Diduga menggunakan nomor pelat palsud. Sehingga diberhentikan anggota lantas Aiptu Basri dan Aipda Jimber," jelasnya.

Demi menghindari pengejaran polisi, Hafiz kabur ke Jalan Bunugur Besar lalu ke Simpang Empat MBAL.

Mobil kembali lawan arah di Jalan Pos.

Dari hasil pemeriksaan polisi, ditemukan empat pelat nomor polisi.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin mengatakan terdiri dari dua pelat B, satu pelat G, dan satu pelat D.

"Ya empat pasang TNKB berlainan," katanya.

Selain itu Hafiz juga membawa senjata tajam.

"Dua bukan senjata tajam, satu golok satu badik, satu senpi mainan," katanya.

Pengemudi di dalam mobil ternyata tidak sendirian. Ada sosok wanita yang menemaninya saat kejadian tersebut.

"Pengakuan sementara katanya pacarnya," kata Kombes Komaruddin. Kamis (26/2).

Komaruddin belum bisa memastikan identitas si wanita tersebut. Sebab, tidak ditemukan adanya kartu identitas pada wanita tersebut.

"Si wanita ini enggak bawa identitas sama sekali," imbuhnya.

Pengakuan pengemudi

Sebelumnya, Hafiz Mahendra telah mengurai pengakuan mengejutkan usai aksinya ugal-ugalan di Gunung Sahari membuat resah.

Kata Hafiz, alasannya ia ugal-ugalan di jalan lantaran panik tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM) serta tidak membawa STNK mobil yang ia kemudikan.

Karenanya saat bertemu dengan mobil polisi di jalanan, Hafiz bertingkah berlebihan.

Alih-alih berhenti saat berpapasan dengan mobil polisi, Hafiz malah memutar balik kendaraannya lalu nekat lawan arah.

"Karena saya enggak bawa SIM, enggak punya SIM dan enggak bawa STNK. Jadinya saya takut sama polisi, takutnya ditilang," akui Hafiz Mahendra.

Selain tak bawa SIM, Hafiz juga nekat lawan arah karena tidak tahu jalanan di Jakarta.

Hafiz merupakan warga Sidoarjo, Jawa Timur awalnya hendak menuju ke Ancol, Jakarta Utara. ke rumah sang pacar.

"(Saya) enggak tahu jalan. (Saya) dari Surabaya terus ke Karawang terus menuju ke Ancol ke rumah pacar saya," kata Hafiz.

Terkait dengan aktivitasnya sebelum tragedi ugal-ugalan di Gunung Sahari itu terjadi, Hafiz blak-blakan.

Hafiz mengaku baru saja membeli makanan dimsum dengan sang kekasih.

Tanpa pikir panjang, Hafiz langsung lawan arah saat bertemu dengan polisi di jalan.

Hal itu mengakibatkan sejumlah kendaraan motor dan mobil rusak hingga seorang warga luka-luka.

"Karena udah lawan arah, udah enggak bisa berhenti. Panik banget," akui Hafiz.

Baca Lebih Lanjut
Polisi Temukan Badik dan Golok di Dalam Mobil yang Ugal-ugalan di Gunung Sahari
Joanita Ary
Polisi amankan pengemudi mobil yang berkendara ugal-ugalan di Jakpus
Antaranews
Tampang Pengemudi Ugal-ugalan Lawan Arus yang Viral, Hafiz Mahendra Buat Pengakuan 
Rita Lismini
Polisi lakukan tes urine pada pengemudi mobil ugal-ugalan di Jakpus
Antaranews
Nasib Sopir Calya yang Nekat Lawan Arah dan Seruduk Pengguna Jalan
Kiki Novilia
Kronologi pengemudi mobil yang ugal-ugalan dan melawan arus di Jakpus
Antaranews
Kriminal kemarin,kasus penusukanhinggapengendara ugal-ugalan
Antaranews
"Panik Dikejar Warga" Alasan Hafiz Pengemudi Calya Nekat Lawan Arah dan Tabraki Beberapa Motor
Rival al manaf
Kronologi Tabrakan Bus TransJakarta dan Ojol di Gunung Sahari, Korban Dilarikan ke RS
Mia Della Vita
Ini dugaan penyebab kecelakaan Transjakarta di Gunung Sahari
Antaranews