TRIBUNNEWS.COM - Keberadaan warga negara Ukraina berinisial IK alias Igor hingga kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Di tengah perburuan terhadap enam warga negara asing (WNA) yang telah ditetapkan sebagai tersangka penculikan, pertanyaan besar masih menggantung soal nasib korban.

Baca juga: Catatan Tragedi Ketewel: Menggugat Profesionalisme Polda Bali Tuntaskan Kejahatan Transnasional

Apakah Igor masih hidup atau menjadi korban dalam kasus penemuan potongan tubuh manusia di Gianyar?

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy, S.I.K., menegaskan penyidik masih mendalami dua perkara tersebut secara paralel. Polisi memastikan berdasarkan data perlintasan keimigrasian, korban belum tercatat meninggalkan wilayah Indonesia.

“Keberadaan korban ya tentunya masih di wilayah kita. Karena identitas sudah terdata di imigrasi, tidak mungkin keluar dari wilayah kita. Kalau keluar pasti ketahuan,” tegas Ariasandy, Sabtu (28/2/2026).

Kronologi Kasus Penculikan Turis Ukraina di Bali

Kasus ini bermula pada Minggu malam, 15 Februari 2026, di kawasan Jimbaran, Kuta Selatan, Badung. Igor diduga diculik oleh enam pria WNA berinisial RM, VK, AS, VN, SM, dan DH.

Aksi tersebut sempat menggemparkan publik setelah video pengakuan korban yang disertai permintaan tebusan viral di media sosial.

Penyelidikan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali kemudian mengarah pada sebuah mobil Avanza dan dua sepeda motor yang terpantau melintas di wilayah Tabanan dan Badung.

Mobil tersebut diketahui disewa menggunakan paspor palsu oleh seorang WNA asal Nigeria berinisial C.

Ia berhasil diamankan di Nusa Tenggara Barat pada 23 Februari 2026. Meski mengaku hanya diminta menyewa kendaraan dengan imbalan Rp 6 juta tanpa mengetahui rencana penculikan, polisi masih mendalami keterlibatannya.

“Dari hasil penelusuran penyidik Polda Bali dan Polresta Denpasar, kami mendeteksi satu kendaraan roda empat dan dua kendaraan roda dua yang kami curigai. Kendaraan itu disewa oleh salah satu warga negara asing berinisial C,” jelas Ariasandy.

Berdasarkan penelusuran CCTV dan GPS kendaraan, mobil tersebut sempat berhenti di sebuah vila di wilayah Tabanan. Lokasi itu diduga menjadi tempat korban merekam video yang kemudian beredar luas di media sosial.

“Melalui GPS kendaraan rental tersebut, kita telusuri kendaraan ini mampir di mana saja. Ditemukan sempat berhenti di salah satu vila di Tabanan. Lokasinya mirip dengan yang ada di video,” ujarnya.

Di vila tersebut, penyidik menemukan sampel darah. Temuan serupa juga ditemukan di dalam mobil yang disewa.

Situasi semakin kompleks setelah pada Kamis, 26 Februari 2026, warga Banjar Keden, Pantai Ketewel, Sukawati, Gianyar, menemukan potongan tubuh manusia di muara Sungai Wos.

Meski memunculkan dugaan keterkaitan dengan kasus penculikan, polisi menegaskan kedua perkara masih ditangani secara terpisah sambil menunggu hasil identifikasi ilmiah.

“Itu dua kasus yang berbeda dan kita sedang melakukan penyelidikan kasus penculikan dan masalah penemuan potongan tubuh itu,” tegas Ariasandy.

Saat ini, kepolisian tengah melakukan uji DNA untuk memastikan identitas potongan tubuh tersebut, termasuk mencocokkannya dengan DNA orang tua korban.

6 WNA Jadi Tersangka dan Diusulkan Red Notice

Sementara itu, enam WNA yang telah ditetapkan sebagai tersangka kini diburu sebagai buronan internasional.

Empat di antaranya diduga melarikan diri melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, sementara dua lainnya masih dalam pengejaran di dalam negeri.

Polda Bali menyatakan telah berkoordinasi untuk menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) serta mengusulkan red notice melalui Interpol guna melacak keberadaan para tersangka.

Para pelaku dijerat Pasal 450 KUHP Baru tentang penculikan dan perampasan kemerdekaan dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara, serta kemungkinan penerapan pasal berlapis lainnya.

"Enam ini warga negara asing kita naikkan statusnya sebagai tersangka. Kami akan berkoordinasi terbitkan daftar pencarian orang serta red notice kepada kepolisian Interpol untuk mencari keberadaan orang-orang yang kita jadikan tersangka," tambahnya.

(TRIBUNBALI/TRIBUNNEWS)

Baca Lebih Lanjut
Polda Bali tetapkan enam WNA tersangka penculikan WN Ukraina
Antaranews
POLDA Bali Uji Kecocokan DNA dengan WNA Ukraina Hilang, Buru 6 Bule Rusia & Ukraina Diduga Penculik
Anak Agung Seri Kusniarti
TABIR Penemuan Potongan Tubuh Manusia di Ketewel Terungkap! Polda Bali Buru 6 Tersangka Bule Ukraina
Anak Agung Seri Kusniarti
Polda Bali Selidiki Penculikan WNA Ukraina di Kuta Selatan, Muncul Permintaan Tebusan 10 Juta Dolar
Putu Dewi Adi Damayanthi
Polda Bali: Penyewa mobil bagi penculik WN Ukraina pakai paspor palsu
Antaranews
Petunjuk Baru Misteri Potongan Mayat di Pantai Ketewel, Polisi Cocokan DNA, Diduga WNA Ukraina
Ngurah Adi Kusuma
INIKAH Identitas Pemilik Potongan Tubuh yang Ditemukan di Ketewel? Polda Bali Uji Kecocokan DNA
Aloisius H Manggol
Titik Terang Kasus Owen: Laporan Dugaan Penculikan Anak Avril Waloeyo Naik ke Tahap Penyidikan
Budi Sam Law Malau
KADISKES: Yang Penting Pelayanan Ditingkatkan, Tak Masalah Poli RSD Mangusada Buka Lima Hari Kerja
Anak Agung Seri Kusniarti
Maklumi Bali Kebanjiran, Turis: It Is What It Is
Detik