Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - FC Bekasi City menghajar PSMS Medan 2-1 dalam laga lanjutan Liga Pegadaian Championship 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, pada Sabtu (28/2/2026) malam.
Kemenangan itu membuat FC Bekasi City semakin kokoh di peringkat 4 klasemen dengan 34 poin, sementara PSMS Medan yang menelan kekalahan tergelincir ke peringkat 6.
Karena pada saat bersamaan, Persiraja Banda Aceh juga menang atas tuan rumah Persikad Depok dengan skor 3-2 sehingga menggusur PSMS di klasemen.
Dalam laga tersebut, PSMS tampil pincang karena kapten tim Kim Jeong- Ho tidak bermain karena akumulasi.
Akibatnya, lini belakang mengandalkan Erwin Gutawa dan Zikri Ferdiansyah, sementara motor serangan dipercayakan kepada dua pemain asing, Cadenazzi dan Clayton.
Sepanjang pertandingan, kedua tim saling jual-beli serangan melalui kedua sisi lapangan.
Namun rapatnya pertahanan masing-masing membuat peluang kerap patah di luar kotak penalti. Babak pertama pun berakhir dengan skor 0-0.
Memasuki babak kedua, FC Bekasi City yang tampil di hadapan publik sendiri langsung tampil agresif.
Hasilnya, baru satu menit babak kedua berjalan, Ramadhan Madon, mantan penyerang Persiraja, berhasil membuka keunggulan untuk Bekasi City.
Skor 1-0 membuat PSMS meningkatkan intensitas serangan, tetapi hanya bebebrapa menit berselang, pemain muda asal Aceh, Zikri Ferdiansyah, mendapat kartu kuning kedua dan diusir wasit pada menit ke-61.
Kehilangan Zikri membuat PSMS semakin kesulitan.
Pada menit ke-66, Bekasi City menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Gol ini menyakitkan bagi ayam kinantan karena dicetak oleh mantan Pemain PSMS, Ikhsan Chan setelah menerima umpan Renan Silva.
Tertinggal dua gol, PSMS berusaha mengejar ketertinggalan. Upaya mereka membuahkan hasil ketika mendapat hadiah penalti pada menit ke-81.
Cadenazzi yang menjadi algojo sukses mencetak gol dan mengubah skor menjadi 2-1.
Menjelang akhir pertandingan, Bekasi City berusaha mempertahankan keunggulan sementara PSMS terus menekan.
Namun pada menit ke-89 terjadi keributan antara Erwin Gutawa dan penyerang Bekasi City, Madon, sehingga keduanya diusir dari lapangan.
PSMS harus bermain dengan sembilan pemain pada masa injury time dan tidak mampu mengejar ketertinggalan hingga pertandingan berakhir.(*)