SRIPOKU.COM - Bagi Anda yang sedang mengikuti Pelatihan Pendidikan Inklusif Berjenjang Tingkat Dasar, berikut adalah bocoran soal dan kunci jawaban untuk materi Tema 1 Mengenal Keberagaman. 

Jawaban di bawah ini diharapkan dapat membantu Bapak/Ibu Guru mengevaluasi sejauh mana pemahaman mengenai prinsip keberagaman dan kepemimpinan inklusif di sekolah dasar.

Baca juga: 10 Jadwal Lengkap Pelatihan MOOC PINTAR Kemenag 2026, Tema 2026 Saatnya Naik Level

1. Seorang murid selalu ragu mengambil keputusan, tidak percaya diri, dan cenderung menunggu instruksi guru. Diketahui ia berasal dari keluarga yang sangat otoriter. Apa sikap guru yang paling tepat?

A. Memberikan perintah tegas dan membatasi pilihan siswa.

B. Membiarkan murid tetap diam agar tidak tertekan

C. Membimbing murid secara bertahap untuk mengambil inisiatif dan mengemukakan pendapat.

D. Menyesuaikan pembelajaran tanpa mendorong kemandirian murid.

Jawaban : C. Membimbing murid secara bertahap untuk mengambil inisiatif dan mengemukakan pendapat.

2. Jika Anda menjadi Pak Hardi dan menemukan murid-muridanda sangat beragam dalam cara belajar, solusi inovatif apa yang paling tepat diterapkan?

A. Menentukan kelompok belajar hanya berdasarkan hasil tes.

B. Menyeragamkan metode belajar agar semua murid mengikuti

C. Membuat variasi tugas dan cara belajar sesuai dengan karakteristik murid.

D. Memberi tugas tambahan hanya kepada murid yang lambat belajar.

Jawaban : C. Membuat variasi tugas dan cara belajar sesuai dengan karakteristik murid.

3. Guru yang berhasil menjadikan keberagaman sebagai kekuatan dalam kelas, menunjukkan kepemimpinan yang inklusif dan relevan untuk dijadikan model dalam pelatihan guru.

A. Benar

B. Salah

Jawaban : A. Benar

4. Guru yang bersikap netral dan menghindari interaksi dengan murid dari latar belakang tertentu menunjukkan sikap profesional dalam konteks keberagaman.

A. Salah

B. Benar

Jawaban : A. Salah

5. Guru memberikan perhatian hanya kepada siswa yang cepat memahami pelajaran dan cenderung mengabaikan siswa lain.
Bagaimana Anda menilai strategi ini dalam konteks pendidikan inklusif?

A. Tepat, karena guru perlu fokus pada siswa berprestasi.

B. Efisien, karena tidak membuang waktu untuk siswa yang sulit mengikuti.

C. Wajar, karena siswa lain bisa belajar dari teman yang lebih pandai

D. Kurang tepat, karena setiap siswa memiliki potensi dan hak untuk berkembang.

Jawaban : D. Kurang tepat, karena setiap siswa memiliki potensi dan hak untuk berkembang.

6. Seorang guru mengelompokkan murid berdasarkan nilai tertinggi dan hanya memberi tantangan belajar kepada kelompok itu.
Berdasarkan prinsip keberagaman, bagaimana Anda menilai tindakan ini?

A. Baik, karena akan memotivasi murid lain untuk meningkatkan nilai.

B. Efektif, karena memudahkan guru dalam mengelola waktu dan tugas.

C. Kurang tepat, karena mengabaikan potensi dan kebutuhan murid lainnya.

D. Tepat, karena mendukung kompetisi akademik dalam kelas.

Jawaban : C. Kurang tepat, karena mengabaikan potensi dan kebutuhan murid lainnya.

7. Seorang siswa dengan hambatan penglihatan terlihat tidak aktif dalam kegiatan diskusi kelompok berbasis gambar. Apa yang harus menjadi fokus evaluasi guru?

A. Kemampuan siswa dalam bersosialisasi dengan teman.

B. Kurangnya pemanfaatan media yang aksesibel bagi siswa tersebut.

C. Kebiasaan siswa yang cenderung menghindari aktivitas kelompok

D. Ketidaktertarikan siswa terhadap topik diskusi.

Jawaban : B. Kurangnya pemanfaatan media yang aksesibel bagi siswa tersebut.

8. Memberikan pilihan format pembelajaran yang berbeda kepada murid justru membingungkan mereka dan mengganggu proses belajar.

A. Salah

B. Benar

Jawaban : A. Salah

9. Seorang guru yang mampu merangkul keberagaman dalam kelas dan menciptakan lingkungan yang inklusit menunjukkan praktik kepemimpinan yang patut diteladani

A. Benar

B. Salah

Jawaban : A. Benar

10. Dalam suatu kelas, ada murid dengan hambatan pendengaran (tuli) yang terlihat kesulitan mengikuti diskusi kelompok. Apa penyebab utama yang harus dianalisis guru dari situasi ini?

A. Murid sengaja menghindari kerja kelompok untuk fokus belajar sendiri.

B. Murid tidak tertarik dengan materi pembelajaran.

C. Murid kurang berusaha untuk mendengar dengan alat bantu.

D. Hambatan komunikasi yang mengganggu proses interaksi sosial.

Jawaban : D. Hambatan komunikasi yang mengganggu proses interaksi sosial.

Baca Lebih Lanjut
Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 5 Halaman 116 Kurikulum Merdeka Semester 2
Hendri Gusmulyadi
Kunci Jawaban PKN Kelas 10 Halaman 138: Mengenal Suku Jawa hingga Asmat
Tim TribunTrends
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 20 Kegiatan 8b: Membuat Podcast
Garudea Prabawati
Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 10 Kurikulum Merdeka Halaman 119-120: Uji Kompetensi
Yurika NendriNovianingsih
Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas I0 Halaman 119-120 Kurikulum Merdeka: Budaya taat Hukum
Nurhadi Hasbi
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 20: Sistem Kekerabatan Matrilineal dan Patrilineal 
Tim TribunTrends
Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 5 SD/MI Semester 2 Halaman 131 Kurikulum Merdeka
Hendri Gusmulyadi
Kunci Jawaban Pendidikan Pacasila Kelas 9 Halaman 139: Uji Kompetensi Poin B
Rahma
Bagaimana Anda Menerapkan Inspirasi Tersebut Untuk Kemajuan Penguasaan Kompetensi? PPG 2026
Vanda Rosetiati
Soal PTS/STS Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP Semester 2 Kurikulum Merdeka 2026 Lengkap Kunci Jawaban
Ayu Wahyuni