TRIBUNMANADO.CO.ID - Kota Manado punya kuliner lebaran yang khas.
Namanya roti kukus.
Roti tersebut berasal dari Kampung Arab Manado.
Ini roti unik karena hanya ada di Kampung Arab dan hanya ada sekali setahun, yakni di bulan Ramadhan.
Baca juga: Ada Promo Spesial di Grand Whiz Megamas Manado, Ramadan Lebih Hangat dan Nyaman
Menurut cerita warga, roti tersebut adalah warisan dari para saudagar Arab yang mendatangi Manado beberapa abad lalu.
Dalam perkembangannya, roti tersebut telah menyerap rasa lokal dengan turutnya ikan cakalang sebagai bumbu penyedap rasa.
Hingga kini menyantap roti kukus menjadi tradisi dari warga Kampung Arab setiap buka puasa.
Kue tersebut wajib ada di meja berbuka.
Tribun manado menelusuri pembuat roti kukus di Kampung Arab Manado, Senin (2/3/2026).
Ada yang membuat roti itu untuk keluarga.
Tapi ada yang membuatnya untuk dijual.
Salah satunya Hadijah.
Ia bisa dibilang maestro penjual roti kukus.
Dalam sehari ia dapat memproduksi 1000 roti kukus.
"Ini untuk pasar di seputaran kampung Arab dan menu takjil di Mesjid," kata dia.
Untuk membuat roti sebanyak itu, ia dibantu dua pekerja serta anak anaknya.
Sebut dia, roti kukus memang laris manis di bulan Ramadhan.
Banyak yang mencari
hingga cepat ludes.
"Banyak yang cari," katanya.
Hadiah mulai membuat kue tersebut sejak 1991.
Awalnya hanya ingin mengisi waktu.
"Saya dapat resep ini dari seorang teman," katanya.
Tak disangka, menu itu laris manis.
Ia pun terus membuat roti kukus di bulan Ramadhan dan selebihnya sejarah.
Bagi dia, membuat roti kukus bukan hanya rasa, tapi juga merawat tradisi. (Art)
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini