TRIBUNJABAR.ID, SURABAYA - Nama Kakang Rudianto mengemuka sepanjang 90 menit lebih di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin 2 Maret 2026. Bek muda Persib itu seperti berada di pusat pusaran laga ketika timnya menahan Persebaya dengan skor 2-2.

Sejak awal pertandingan, perannya di jantung pertahanan Maung Bandung terlihat vital. Ia berdiri sejajar dengan Patricio Matricardi, mengawal pergerakan para penyerang Bajul Ijo yang tampil agresif di hadapan publik sendiri.

Tekanan pertama tuan rumah datang cepat. Saat Riyan Ardiansyah menusuk ke kotak penalti, koordinasi lini belakang menjadi ujian awal. Situasi itu memang diselesaikan Teja Paku Alam, namun keberadaan Kakang membantu menjaga struktur pertahanan tetap rapat.

Sepanjang babak pertama, ia berkali-kali terlibat duel fisik. Intensitas pertandingan membuat setiap kontak menjadi sorotan, terlebih ketika tensi meningkat di area pertahanan Persib.

Momen krusial yang menyeret namanya terjadi menjelang turun minum. Di menit 45+5, Kakang menyambar bola liar di kotak penalti Persebaya hingga bersarang di gawang. Selebrasi sempat pecah sebelum wasit memeriksa VAR.

Harapan itu buyar setelah gol tersebut tidak disahkan. Keputusan tersebut membuat Persib tetap tertinggal 0-1 hingga jeda, dan Kakang harus menahan kekecewaan atas peluang emas yang terlepas.

Aksi Eliano Reijnders (depan) dalam pertandingan pekan ke-24 Super League 2025-2026 Persebaya vs Persib di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, 2 Maret 2026.(KOMPAS.com/Suci Rahayu)
Aksi Eliano Reijnders (depan) dalam pertandingan pekan ke-24 Super League 2025-2026 Persebaya vs Persib di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, 2 Maret 2026.(KOMPAS.com/Suci Rahayu) (Kompas.com)

Tak berhenti di situ, namanya kembali muncul pada babak kedua saat laga memasuki fase paling panas. Tambahan waktu 11 menit menghadirkan situasi yang memancing emosi di tepi lapangan.

Dalam periode tersebut, pelatih Persebaya Bernardo Tavares dinilai mengulur waktu. Situasi itu membuat Kakang terpancing reaksi, mencerminkan betapa tingginya tensi duel di menit-menit akhir.

Sepanjang laga, Kakang juga menunjukkan disiplin dalam menjaga area pertahanan. Beberapa ancaman, termasuk tekanan udara dan umpan-umpan silang, berhasil diredam berkat koordinasi lini belakang.

Keberaniannya membaca arah bola membuat serangan Persebaya tak selalu leluasa berkembang. Ia tetap fokus meski atmosfer stadion dipenuhi tekanan dan kebisingan.

Bagi Kakang, pertandingan ini bukan sekadar soal hasil akhir. Ada momen gol yang dianulir, ada ketegangan di injury time, dan ada tuntutan menjaga konsentrasi di tengah drama yang silih berganti.

Kontribusinya menjadi bagian penting dari cerita besar laga ini, terutama karena duel berakhir tanpa pemenang setelah kedua tim berbagi angka 2-2.

Pemain Persebaya Surabaya Bruno Moreira saat laga pekan ke-24 Super League 2025-2026 melawan Persib Bandung yang berakhir dengan skor 2-2 di Stadion Gelora BUng Tomo Surabaya, Senin (2/3/2026) malam.(KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU)
Pemain Persebaya Surabaya Bruno Moreira saat laga pekan ke-24 Super League 2025-2026 melawan Persib Bandung yang berakhir dengan skor 2-2 di Stadion Gelora BUng Tomo Surabaya, Senin (2/3/2026) malam.(KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU) (Kompas.com)

Laga Penuh Keputusan Kontroversial

Pertandingan sendiri berlangsung ketat sejak menit awal. Persebaya unggul lebih dulu lewat penalti Bruno Moreira pada menit ke-44 setelah tinjauan VAR atas insiden sebelumnya.

Persib merespons pada babak kedua dengan tiga pergantian pemain. Ramon Tanque, Saddil Ramdani, dan Frans Putros ditarik keluar untuk memberi ruang bagi Andrew Jung, Beckham Putra Nugraha, serta Adam Alis.

Hasil perubahan itu terlihat cepat. Pada menit ke-51, Luciano Guaycochea menuntaskan umpan Adam Alis dan membuat skor menjadi 1-1.

Tekanan Persib berlanjut. Di menit ke-72, kerja sama Beckham dan Berguinho berujung pada umpan tarik yang diselesaikan Andrew Jung di depan gawang, membalikkan keadaan menjadi 2-1.

Namun Persebaya tak menyerah. Francisco Rivera menyambar umpan mendatar Toni Firmansyah pada menit ke-83 dan mengubah kedudukan kembali imbang 2-2.

Sebelumnya, beberapa kartu kuning mewarnai pertandingan, termasuk untuk Guaycochea dan Adam Alis di babak kedua. Intensitas tinggi membuat wasit harus beberapa kali mengambil keputusan tegas.

Di babak pertama, pelatih Persib Bojan Hodak juga menerima kartu kuning dari wasit Eko Saputro pada menit ke-21. Keputusan itu memicu reaksi dari bangku cadangan tim tamu.

PERSEBAYA PERSIB - Pertandingan babak pertama BRI Super League pekan #24 antara Persebaya melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Senin (2/3/2026) malam. (SURYA/HABIBUR ROHMAN)
PERSEBAYA PERSIB - Pertandingan babak pertama BRI Super League pekan #24 antara Persebaya melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Senin (2/3/2026) malam. (SURYA/HABIBUR ROHMAN) (Surya)

Bojan Hodak Pun Menahan Diri

Setelah laga usai, Hodak tetap menghadiri konferensi pers. Namun ia memilih tidak membahas detail teknis pertandingan.

Pelatih asal Kroasia itu menegaskan sikapnya terhadap awak media. "Saya katakan begini, saya selalu menghormati media dan menghargai pekerjaan kalian," kata Hodak.

Ia juga menjelaskan alasannya enggan berbicara mengenai kepemimpinan wasit.

"Namun, saya tidak bisa berbicara mengenai wasit hari ini. Jika saya tidak bicara soal wasit, maka tidak ada hal lain yang bisa dibicarakan dari pertandingan tadi. Karena itu, lebih baik saya tidak memberikan pernyataan apa pun agar tidak terkena sanksi," ucapnya.

Hasil imbang ini membuat Persib mengumpulkan 54 poin dari 23 pertandingan dan tetap berada di puncak klasemen sementara Super League 2025/26. Mereka masih unggul empat angka atas Persija Jakarta di posisi kedua.

Di tengah ketatnya persaingan papan atas, satu poin dari Surabaya tetap berarti. Dan bagi Kakang, malam itu menjadi panggung penuh emosi yang akan sulit dilupakan.

Baca Lebih Lanjut
Drama Wasit di Laga Persebaya Vs Persib: VAR, Penalti, Hujan Kartu, Gol Dianulir, hingga Adu Mulut
Muhamad Syarif Abdussalam
Gol Kakang Dianulir dan Wasit Beri Penalti yang Telat Untuk Persebaya
Ferri amiril
Beda VAR untuk Persebaya dan Persib, Penalti dan Gol yang Dibatalkan
Ravianto
Hasil Skor Akhir Persebaya Vs Persib Bandung Adalah 2-2 , Diwarnai Penalti dan Gol Dianulir
Dyan Rekohadi
Skor Akhir Persebaya Surabaya Vs Persib Bandung 2-2
Eko Darmoko
Skor Persebaya Surabaya Vs Persib Bandung Babak Pertama Berakhir 1-0, Bajul Ijo Unggul
Eko Darmoko
Hasil Skor 1-0 Persebaya Vs Persib Bandung Babak Pertama Super League, Posisi Persija di Klasemen
Nia Kurniawan
5 Fakta Persebaya Surabaya Vs Persib Bandung: Tragedi Kelam Klok, Wasit Petaka & Tavares Vs Hodak
Adisaputro
Siaran Indosiar Malam Hari, Ini Jadwal Bola Persebaya Surabaya vs Persib Bandung Super League 2026
Aprianto
Viking Indramayu Prediksi Persib Bakal Mampu Bungkam Persebaya Surabaya 2 Gol
Kemal Setia Permana