TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Asisten Pelatih PSM Makassar Ahmad Amiruddin membongkar masalah utama dihadapi timnya hingga pekan 24 Super League 2025/2026.

PSM Makassar kembali mendapat hasil negatif usai menyerah 2-4 dari Persita Tangerang di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (2/3/2026) malam.

Ini menjadi kekalahan kesebelas PSM Makassar musim ini.  

Sekaligus menjadi kekalahan terbanyak tim Juku Eja sejak 2017.

Sebelumnya, mereka hanya kalah 10 kali di Liga 1 2021/2022.

Kala itu, PSM Makassar yang ditangani Joop Gall baru bebas dari ancaman degradasi di pekan 33 atau satu laga sebelum kompetisi berakhir.

Baca juga: Dibayangi Zona Merah Usai Kalah 2-4 dari Persita, PSM Makassar Tolak Menyerah

Kondisi dialami klub kebanggaan masyarakat Sulsel saat ini tak jauh beda dengan lima tahun silam.

Mereka berjuang keluar dari ancaman turun kasta.

PSM Makassar sekarang bertengger di peringkat 13 dengan 23 poin.

Selisih lima poin dari PSBS Biak sebagai penghuni teratas zona merah

Ahmad Amiruddin meluruskan masalah utama dihadapi PSM Makassar sehingga alami rentetan kekalahan.

Ia tak ingin membela diri atau melindungi pemain.

Pelatih akrab disapa Amir ini mengungkapkan, performa berbeda ditunjukkan PSM Makassar ketika latihan dan pertandingan.

Ketika latihan dan menganalisa semuanya, ia merasa yakin di pertandingan skuad Laskar Ayam Jantan dari Timur akan tampil perform. Namun, situasinya justru berbeda.

“Saya mau meluruskan, bahwa problem utama kami yang kami pelajari sampai hari ini, kenapa performa kami ketika di latihan dan pertandingan jauh berbeda,” ungkapnya saat konferensi pers pasca pertandingan melawan Persita, Selasa (3/3/2026) dini hari.

Lawan Persita, sambung dia, PSM Makassar bisa mencetak dua gol. Ada progres dibandingkan dari pertandingan sebelumnya-sebelumya.

PSM Makassar di beberapa laga lalu hanya mencetak satu gol, bahkan sulit sarangkan  bola ke gawang lawan.

Sayangnya, hadapi Persita kali ini gawangnya kemasukan empat gol.

“Laga sebelumnya, kita tak cetak gol, lawan cetak satu. Tetap, 2-0, 3-0, 2-4, tetap kalah,” ujarnya.

Amir pun tak ingin membela diri atas hasil kurang bagus didapatkan PSM Makassar.

Ia mempersilakan suporter menyalahkan semua orang dalam tim.

Pelatih berlisensi A AFC ini realistis, karena timnya memang kalah dan sepak bola melihat hasil pertandingan.

Meski begitu, ia tak ingin berlarut dalam situasi sulit tersebut.

Poin dibutuhkan untuk membebaskan klub dengan tujuh trofi kasta tertinggi sepak bola Indonesia ini dari bayangan degradasi.

“Sekarang kita butuh poin. Percaya semua pemain, official, manajemen sudah berusaha, tapi sampai hari ini kami belum meraih kemenangan,” ucapnya.

Pelatih asal Bone ini pun meminta maaf atas hasil minor didapatkan tim besutannya.

“Mewakili pelatih, pemain dan manajemen memohon maaf sebesar-besarnya atas rentetan hasil buruk ini,” tutupnya.

Sementara Pengamat Sepak Bola Imran Amirullah menilai perbedaan performa PSM Makassar di latihan dan pertandingan disebabkan mentalitas bertanding.

Ia menyebut, Yuran Fernandes cs menghadapi pertandingan dengan beban berat. Bayangan kekalahan menghantui pemain.

“Ada trauma kalah, kalah lagi,  akhirnya itu yang terbawa. Mindsetnya perlu diubah,” sebutnya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Selasa (3/3/2026).

Olehnya itu, kata Imran, pemain perlu dikembalikan kepercayaan dirinya. Hal ini bisa dilakukan di latihan.,

Selanjutnya, mereka perlu dimotivasi. Dibutuhkan pula sosok pemimpin yang bisa menjembatani supaya mentalitasnya kembali.

“Di sini ada trauma kalah, jadinya tidak fokus, hilang konsentrasi di pertandingan. Mindset harus diubah, itu mesti ditanamkan,” ucap pelatih yang bawa Persibangga Purbalingga lolos ke Liga 4 Putaran Nasional. (*)

Baca Lebih Lanjut
Mengapa Tomas Trucha Absen Jumpa Pers Usai PSM Makassar Kalah dari Persita? Utus Asisten Pelatih
Sudirman
Ahmad Amiruddin Senjata PSM Makassar Redam Taktik Bernardo Tavares di Persebaya Surabaya
Sudirman
Jadwal dan Head to Head Persebaya vs PSM Makassar di Super League, Reuni Perdana Tavares-Juku Eja
Amiruddin
Tomas Trucha Absen, Amiruddin Pasang Badan Usai PSM Dipermalukan Persita 2-4
Ansar
Jadwal Terbaru Persebaya vs PSM Makassar Super League Indonesia Live Indosiar
Faridmukarrom
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs PSM Makassar Super League Indonesia, Bruno Moreira
Faridmukarrom
Prediksi Skor Persebaya vs PSM Makassar, Trucha Curhat, Tavares Tebar Janji
Amiruddin
Dibayangi Zona Merah Usai Kalah 2-4 dari Persita, PSM Makassar Tolak Menyerah
Sakinah Sudin
PSM Makassar Pincang Lawan Persita di Pekan 24 BRI Super League
Alfian
Misi Balas Dendam PSM Makassar, Wajib Kalahkan Persita di Parepare
Sukmawati Ibrahim