TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Angin kencang yang melanda kawasan Kota Semarang pada Rabu (4/3/2026) sore menjelang Magrib menumbangkan sejumlah pohon di sekitar kawasan RS Kariadi.
Beberapa diantaranya seperti di kawasan Pintu Gerbang Tengah RS Kariadi Semarang satu pohon terlihat tumbang dan menghantam satu pos istirahat pejalan kaki sehingga menyebabkan ringsek.
Kemudian jalan dokter Kariadi berhadapan dengan Soto Pak Wito beberapa dahan pohon berukuran besar sempat menimpa motor dan mobil yang sedang melintas.
Titik yang paling parah, pohon beringin besar yang berada di sekitar ruang Geriatri tumbang usai terkena angin kencang.
Beberapa kendaraan dilaporkan terdampak akibat kejadian tersebut.
Pohon beringin yang roboh menutup jalur utama kendaraan dari arah pintu masuk rawat jalan menuju pintu masuk pengunjung.
Seorang pekerja di kawasan Kariadi, Ageng, mengatakan hujan disertai angin kencang berlangsung cukup lama hingga menyebabkan beberapa pohon patah dan tumbang.
“Datang jam setengah delapan sudah mulai pada motong pohon beringinnya,” ujar Ageng kepada Tribunjateng.com, Kamis (5/3/2026).
Ia menyebut peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu dirinya sudah berada di sekitar lokasi
“Waktu kejadian persisnya saya tidak tahu, pas itu saya masih di sekitar pintu keluar Kariadi yang dijalan dokter Kariadi, pas itu juga ada pohon tumbang kena satu mobil Innova dan tiga motor. Saya sempat bantu, tapi tidak terlalu parah,” katanya.
Namun saat memasuki area rumah sakit, ia kembali mendengar suara keras dari arah dalam kawasan RS Kariadi.
Menurutnya, sebuah pohon beringin besar tumbang dan menimpa beberapa kendaraan yang berada di lokasi.
“Pas masuk Kariadi ada pohon beringin ambruk, dari luar saja kedengaran suara ‘brak’. Itu sampai mengenai mobil dan motor yang ada di sekitar situ saya tidak tahu jumlahnya,” ujarnya.
Ageng menuturkan angin kencang saat itu berlangsung cukup lama, diperkirakan sekitar setengah jam.
Akibat kejadian tersebut, akses menuju instalasi rawat jalan dari pintu masuk pengunjung rawat inap tertutup batang pohon yang tumbang.
Di lokasi terlihat belasan pekerja melakukan pembersihan dan pemotongan batang pohon untuk membuka kembali akses jalan di kawasan rumah sakit.
Sementara itu, Tribunjateng.com telah berupaya menghubungi pihak Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Kariadi Semarang untuk meminta keterangan terkait kejadian tersebut.
Saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, bagian Humas RSUP Dr Kariadi menyampaikan klarifikasi dari manajemen masih akan disiapkan.
“Nanti saja menunggu klarifikasi dari manajemen RS,” tulisnya singkat. (Rad)