TRIBUNPONTIANAK.CO.ID-  Suasana penuh haru menyelimuti acara tahlilan 40 hari kepergian Lula Lahfah yang digelar keluarga pada bulan Ramadan, Rabu 4 Maret 2026.

Momen tersebut menjadi waktu bagi keluarga, sahabat, dan kerabat untuk berkumpul serta memanjatkan doa bagi almarhumah.

Sang ayah, Muhammad Feroz, mengungkapkan bahwa acara tahlilan berlangsung dengan lancar dan dihadiri banyak sahabat dekat Lula. 

Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan sekaligus penghormatan terakhir bagi sosok yang dikenal memiliki banyak teman.

“Alhamdulillah berjalan lancar semua, teman-teman Lula hadir,” ujar Feroz dalam pernyataannya yang dikutip dari tayangan kanal YouTube Reyben Entertainment, Rabu 4 Maret 2026.

• Singgung Tekanan Mental, Wardatina Mawa Akui Tak Mau Bekas-Bekas Orang Lain

Menurut Feroz, kehadiran para sahabat menunjukkan bahwa Lula memiliki lingkaran pertemanan yang luas dan penuh ketulusan. 

Banyak di antara mereka datang khusus untuk memberikan doa dan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Meski acara berlangsung dengan khidmat, Feroz mengakui bahwa rasa kehilangan masih begitu terasa hingga hari ke-40 kepergian putrinya. 

Ia mengatakan bahwa dirinya dan keluarga masih berusaha belajar untuk menerima kenyataan tersebut dengan ikhlas.

“Sampai saat ini masih belum bisa move on banget, kita berusaha ikhlas,” tuturnya.

Momen Sulit

Ramadan tahun ini pun menjadi momen yang terasa sangat berat bagi keluarga. Feroz mengaku ada perasaan kosong yang sulit diungkapkan dengan kata-kata sejak kepergian sang anak.

“Merasa ada yang hilang aja, nggak lengkap,” katanya dengan suara lirih.

Ketika ditanya mengenai hal yang paling dirindukan dari Lula, Feroz tampak menahan haru. Ia menegaskan bahwa kehilangan seorang anak merupakan rasa duka yang tidak mudah untuk dijelaskan.

“Namanya anak saya, nggak mungkin bisa saya lupakan,” ucapnya.

Feroz juga diketahui sempat mengungkapkan rasa rindunya melalui media sosial. Bagi dirinya, unggahan tersebut menjadi salah satu cara untuk menyalurkan perasaan kehilangan yang sulit disampaikan secara langsung.

Dukungan dari para sahabat dan kerabat terus mengalir hingga kini. Bahkan beberapa di antaranya rela datang dari luar kota hanya untuk menghadiri acara tahlilan 40 hari tersebut.

“Kita puas dan senang, mereka datang cuma untuk menunjukkan sayang ke Lula,” ungkap Feroz.

• Profil Chelsea Olivia, Istri Glenn Alinskie yang Jalani Operasi di Malaysia Usai Alami Pendarahan

Dalam rangkaian acara tersebut, para sahabat dan anggota keluarga turut mengikuti sesi penaburan bunga matahari di area backdrop memorial. 

Momen tersebut menjadi simbol cinta, penghormatan, sekaligus kenangan terakhir bagi Lula yang masih begitu dirindukan oleh orang-orang terdekatnya.

Di akhir wawancara, Feroz menyampaikan doa terbaik untuk putrinya. Ia berharap almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.

“Kita minta almarhumah husnul khotimah dan dipermudah sama Allah,” tutupnya.

Acara 40 harian itu tak hanya menjadi ajang doa bersama, tetapi juga ruang bagi keluarga dan sahabat untuk saling menguatkan. Di tengah kesedihan yang belum reda, cinta untuk Lula tetap hidup dalam setiap doa yang dipanjatkan. (*)

Baca Lebih Lanjut
40 Hari Sepeninggal Lula Lahfah, sang Ayah: Belum Bisa Move On Banget, Ada yang Hilang
Wahyu Gilang Putranto
Ramadan Tanpa Lula Lahfah, Sahabat Kenang Momen Sahur, Bukber hingga Ajakan Hangout yang Kini Tinggal Kenangan
Argia Melanie Pramesti
Akui Lelah Urus Kasus Ammar Zoni, Dokter Kamelia Tak Lagi Pikirkan Jodoh: Aku Ikhlas
Moch Krisna
Bayi 7 Hari Alami Luka Serius saat Ayahnya Emosi Istri Punya Hubungan Gelap
Robertus Didik Budiawan Cahyono
Bapenda Targetkan Pajak Sarang Walet Rp3 Juta, Edwin Akui Belum Maksimal karena Kendala Data
Ricky Jenihansen
Santer Kabar Arema FC Berniat Permanenkan Rio Fahmi dan Hansamu Yama, Suporter Persija Ikhlas?
Luky Setiyawan
Kubu Raya Membara: Kebakaran Dekat Pemukiman RBK Raya Belum Padam 2 Hari gegara Minim Air
Agilio OktoViasta
Pria Ceraikan Istri setelah Tahu Anak yang Dikandung Ternyata Hasil Selingkuhan
Randy P.F Hutagaol
Polemik Latihan Resmi Borneo FC, Panpel Persija Tegaskan Tak Ada Diskriminasi Tapi Akui Hal Ini
Hasiolan Eko P Gultom
Jonathan Frizzy Kode soal Hari Bahagia dengan Ririn Dwi Ariyanti, Minta Raffi Ahmad Jadi MC
Whiesa Daniswara