Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Khairul Amin
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bonek memberi respons terkait pernyataan official Viking Persib yang menyampaikan, akan mulai menjaga jarak dengan Bonek juga mengistirahatkan slogan "Viking Bonek Satu Hati,".
Penjelasan Viking, pernyataan resmi ini lahir imbas kekerasan dan intimidasi oknum suporter di Surabaya ketika Viking away mengawal Persib pada laga Persebaya Vs Persib di Stadion GBT (2/3/2026).
Penyataan ini menjadi era baru persaudaraan Viking dan Bonek yang sudah terjalin erat selama ini.
Dimana Bandung dan Surabaya memang menyimpan kenangan tersendiri.
Bahkan, Persebaya diakui kembali oleh PSSI setelah dibekukan selama lima tahun, pada kongres yang berlangsung di Bandung 8 Januari 2017 lalu.
Baca juga: Kata Bonek saat Persebaya Imbangi Persib 2-2: Hasil yang Fair
"Harapan saya sih, tetep kumpul seduluran saja. Karena kami dengan Viking sudah lama hubungan erat," kata Mustaqim, salah satu Bonek pendiri Solidaritas Bonek Sayang Disabilitas pada surya.co.id, Kamis (5/3/2026).
Ia berharap semua suporter bisa bersaudara. Karena rivalitas hanya 90 menit di lapangan.
"Kalau saya pribadi, dan Bonek Sosial inginnya erat persaudaraan. Olahraga kan bukan gengster, dan suporter kan tujuannya untuk mendukung tim kesayangan. Bukan untuk mencari siapa saya dan siapa kamu," tegas pria asal Kenjeran, Surabaya itu.
Ia menilai sepak bola era baru sudah tidak zamannya rivalitas dalam arti negatif.
Apalagi bagi kelompok suporter yang selama ini persaudaraannya memang sudah terjalin erat.
"Yang penting itu ayo jejer bareng, support bareng menuju timnas untuk piala dunia," terangnya.
"Sekarang kami dengan Viking kalau dukung timnas kan satu tribun. Apa bedanya, sama-sama suporter Indonesia," tambah Mustaqim.
Ia juga mengenang pernah mengawal Viking ketika Persib away ke kandang Madura United.
"Waktu Viking away Madura, saya juga ikut mengamankan di Polres Tanjung Perak, ikut ngawal. Itu indahnya persaudaraan," ucapnya.
Mengenai oknum yang melakukan kekerasan, ia sangat mendukung diproses secara hukum untuk menimbulkan efek jera.
"Memang itu segelintir oknum saja yang memecah persaudaraan ini dengan Viking," pungkas pria hobi sepak bola itu.
Pernyataan berbeda disampaikan Ferry Choirudin, salah satu pendiri Bonek SKJ27.
Ia tidak mempermasalahkan pernyataan official Viking. Ia meyakini pernyataan itu sudah dipikir matang, termasuk dampak yang timbul nantinya.
Dan tidak sepantasnya Bonek "mengemis" persaudaraan yang sejatinya memang sudah dijalin sejak lama.